HSDS2019

HSDS2019

Minggu, 30 September 2018

The Battle at Lama Temple


The Battle at Lama Temple
 Lokasi: Peking (Beijing)
 Waktu: sekitar tahun 1741-1751 Dinasti Qing
 Hasil:
 - Pasukan khusus utusan Dowager musnah
 - Perjanjian Gencatan Senjata antara Red Flower Society dan Qianlong
 - Kaisar Qianlong memantapkan posisinya di kekaisaran dinasti Qing

Belligerent 1Belligerent 2Belligerent 3
Red Flower SocietyManchu - QianlongEmpress Dowager
*********************************************************
Anggota Red FlowerLama Monk Pasukan khusus Qing
jumlah: 10+jumlah: 800 biksujumlah : 100 tentara
partai Wudang----------------------------
jumlah: 1 Penerima tamu
-----------------------------------jumlah: 3
Reinforcement:----------------------------
Shaolin Selatanteam pembasmi
jumlah: ratusan biksukomandan: Baizhen
Xu Tianhong & gangjumlah: ribuan
jumlah: ??----------------------------
Iron Manorteam pembersih
jumlah: 2komandan: Fu Kangan
TwinEagles of Heaven mountjumlah: ribuan (perkiraan)
------------------------------------
Rescue Force:
Xin Yan
Lodge Provinsi
jumlah: ??
Gate Force:
Leopard Wei
Iron Pagoda Yang
jumlah : ??



Jumlah Korban
tidak diketahuiratusan100

Ringkasan peristiwa:
Pertempuran ini terjadi disebabkan oleh keinginan oleh Kaisar Qianlong untuk memantapkan kekuasaan nya sebagai seorang kaisar tanpa dipengaruhi oleh pihak lain. sang Kaisar sengaja mengundang Perkumpulan Bunga Merah untuk acara makan, tetapi dibelakang mengumpulkan pasukan untuk membasmi mereka dengan api, sekaligus melenyapkan "barang penting" yang disimpan oleh Empress Dowager (ibu suri) didalam Temple, jadi 1 batu untuk melempar 2 ekor burung sekaligus. Perkumpulan bunga merah telah mendengus siasat kaisar Qianlong ini, melalui kecurigaan terhadap meninggalnya secara mendadak putri Kasili (hasli, puteri harum, dll). Kaisar Qianlong memerintahkan Jendral Baizhen untuk memimpin pasukan besar untuk membasmi mereka, dan biksu biksu di Lama temple untuk menghabisi pasukan khusus Empress Dowager dan menyalakan api. Jendral Utama Qing, Fu Kangan, diperintahkan untuk menjaga di sekitar pagoda dan pagar-gerbang luar untuk menangkap orang yang berusaha kabur melarikan diri. Gencatan Senjata diberlakukan setelah terjadi penyanderaan dan perjanjian.

Jumat, 21 September 2018

Guo Jing

Guo Jing

Guo Jing adalah seorang tokoh utama dalam cerita Pendekar Pemanah Rajawali karya Jin Yong. Nama hokkien dari Guo Jing adalah Kwee Ceng, mungkin nama ini lebih terkenal di Indonesia. Pendekar ini terkenal dalam menjaga kota Xiangyang dari serangan Mongol. Dia dan ayah kandung dari Yang Guo adalah saudara angkat.

Kota Xiangyang merupakan pusat perbatasan penting dengan daerah kekuasaan Mongol, sehingga sangat kritis dan perlu dijaga ketat. Guo Jing sejatinya dibesarkan di Mongol dan mempunyai hubungan baik dengan keluarga Khan (mulai dari jengis khan, tolui, dll) . Tetapi dia tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Song. Saat bangsa Mongol menghancurkan negara Jin , berkeinginan untuk lanjut menyerang negera Song, dan memberi perintah rahasia jika Guo Jing melawan, akan dieksekusi. Guo Jing yang mengetahui ini kemudian melarikan diri dengan kuda merah nya.

Guo Jing yang berperawakan mata besar, alis tebal, dada bidang dan wajah sekilas seperti sosok kasar, mempunyai sifat yang mementingkan negara diatas urusan pribadi, dan mempunyai pikiran yang lambat (sekilas kelihatan seperti bodoh), lambat dalam belajar, dan kaku. Dia seperti seseorang yang susah atau agak kesulitan untuk mengutarakan apa yang ada dipikirannya atau mengutarakan pendapatnya.

Kwee Ceng
Kwee Ceng di Legend of the Condor Heroes


Keluarga Guo Jing adalah keturunan salah satu dari 108 pahlawan Liangshan (cerita Water margin/Suikoden) bernama Guo Sheng.  Guo Jing sangat lambat dalam mempelajari ilmu silat , biarpun dia memiliki keinginan yang keras dan tekun dalam belajar. Kekurangan itu lumayan terbantu saat dia memiliki tenaga dalam yang tinggi. Dengan rajin berlatih, tenaga dalam yang tinggi, dan orang-orang hebat yang mengajarinya, akhirnya dia berhasil menjadi seseorang tokoh yang sangat kuat. 

Guo Jing pertama kali pergi ke daratan tengah pada umur 18 tahun, saat itu dia masih belum mengetahui perjanjian yang dilakukan Qiu Chuji dan 7 orang aneh dari Jiangnan. Disitu dia bertemu dengan seorang gelandangan, yang kemudian menjadi teman pertama dia di daratan tengah, nantinya "teman" itu diketahui merupakan seorang wanita yang sedang menyamar, dan kelak menjadi kekasihnya (yaitu Huang Rong). Guo Jing sebelumnya sempat ditunangkan dengan Koji, putri Jenghis Khan, sehingga sempat membuat masalah menjadi rumit, apalagi dia tidak pernah mengatakannya kepada Huang Rong perihal itu.
Guru Guo Jing adalah 7 orang aneh dari Jiangnan, tapi sebenarnya yang melatih dia hanya 6 orang, karena satu telah meninggal dunia sebelum sempat melatihnya, padahal orang itu dikatakan memiliki karakteristik yang paling cocok dan mirip dengan Guo Jing (pikiran lambat), dimana ilmu silatnya pun kasar tanpa banyak perubahan sehingga cocok dengan tipikal Guo Jing. Selain 6 guru itu, dia juga dilatih oleh Ma Yu dari Quanzhen, tetapi Ma Yu tidak pernah mengangkatnya menjadi murid apalagi jadi anggota Quanzhen. Kemudian dia dilatih oleh tetua partai pengemis Hong Qigong, diajarin 15 tapak penakluk naga, saat itu dia belum diangkat menjadi murid Hong Qigong jadi cuma diajarin 15 tapak, dan Guo Jing sempat membuat sendiri 3 jurus palsu untuk melengkapi 18 tapak saat melawan Ouyang Ke.

Selain bertarung dan ilmu silat, Guo Jing juga ahli memanah dan berkuda, salah satu hal menghebohkan yang dia lakukan adalah saat memanah 2 ekor elang dengan sekali tembakan, saat itu dia menggunakan panah dan busur milik Jebe, yang lebih berat dari busur umumnya. Karena keahlian memanahnya itu juga, dia sering digambarkan menggunakan panah sebagai ciri khas atau ikonnya, padahal sepanjang cerita dia sendiri jarang memanah. 

Pada akhir novel the legend of the condor heroes, Guo Jing menjadi orang terkuat ke-7 yang masih hidup di era itu, cuma dibawah 4 "the Greats" , Zhou Botong, dan Qiu Qianren (hampir2 imbang). Suatu hasil yang menakjubkan untuk usia yang masih begitu muda.

Guo Jing Kwee Ceng

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biodata Guo Jing

nama hokkien: Kwee Ceng
julukan: Pendekar Utara

umur:

  • 7-8 tahun (saat di latih 7 orang aneh Jiangnan di Mongol)
  • 16 tahun (saat bertemu Ma Yu)
  • 18 tahun (start novel setelah dewasa)
  • 19 tahun (saat membantu mongol menyerang negara Khoresm)
  • 20 tahun (perkiraan saat end loch)
  • 33 tahun (perkiraan awal roch)
  • 38 tahun (saat bertemu yang guo dewasa di gathering pengemis)
  • 40 tahun (saat yang guo berpisah dgn xiao long nu)
  • 56 tahun (post-16 tahun)
  • 68-69 tahun (saat meninggal mempertahankan Xiangyang) 

Orang Tua:

  • ayah: Guo Xiaotian
  • ibu: Li Ping
Partai/Organisasi: Tidak ada

Hubungan Asmara:

  • Huang Rong
  • Hua Zheng
  • Mu Nianci (dijodohkan Qiu Chuji dan Yang Tiexin)
  • Cheng Yaojia (sepihak)
  • Qin Nanqin (edisi 1)

Saudara Angkat:

Guru dan Pengajar:

  • 7 orang aneh Jiangnan (hanya sisa 6 orang) - Guru resmi
  • Ma Yu - pengajar bukan guru
  • Hong Qigong - Guru resmi
  • Jebe - pengajar bukan guru
  • Zhou Botong - pengajar bukan guru
  • Huang Yaoshi - pengajar bukan guru
Murid dan anak:
  • anak: Guo Fu, Guo Xiang, Guo Polu
  • murid: Wu bersaudara, Yang Guo(cuma sebentar), Yelu Qi
Senjata:
  •  Busur Panah
  •  Pisau Belati dari Qiu Chuji
  •  Golok emas (pisau) dari Jenghis Khan
Hewan Peliharaan
  • Sepasang Elang Kembar
  • Kuda Keringat Merah
  • Anjing kecil

Ilmu Silat

dari Tujuh Orang Aneh Jiangnan(tepatnya 6 orang, karena 1 sudah meninggal diawal cerita)
  • Melepas sendi mencabut tulang (Disconnect the Muscles and Separating the Bones) dari Zhu Cong
  • ilmu Tombak dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tapak Pemecah Gunung (membelah gunung) dari Nan Xiren
  • ilmu Tapak Gunung Selatan dari Nan Xiren
  • ilmu tapak Pembuka Gunung dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tongkat Penakluk Iblis dari Ke Zhen'e
  • Ilmu Cambuk Naga Emas dari Han Baoju
  • Ilmu Golok Pegunungan Selatan *
  • Ilmu Tombak Huyan *
  • Ilmu Pedang Gadis Yue dari Han Xiaoying
  • "tidak disebut namanya", ilmu kaki mirip bebek mandarin, diajarin Hao Baoju
  • Jurus Melucuti Tangan Kosong (ilmu Tangan Kosong Merebut Senjata)
  • jurus ikan kakap berdiri tegak
  • jurus tinju Harimau Hitam menerang jantung (jurus yang menyerang dada, gurunya berpesan agar jangan pernah menggunakan ini saat berlatih dengan Han Xiaoying)
  • dasar ilmu ringan tubuh diajarkan oleh Zhu Cong, Quan Jinfa, Han Xiaoying
dari Hong Qigong
  • 18 Tapak Penakluk Naga 
dari Ma Yu
  • Tenaga Dalam Quanzhen dari Ma Yu
  • ilmu meringankan tubuh Burung Welilis Emas (ed.1) - Flight of the Golden Eagle (ed.2) - Angsa Liar Emas (ed.3 hal 304) dari Ma Yu
dari Zhou Botong
  • 72 jurus Tinju Kosong
  • Ilmu membagi 2 pikiran dan ilmu kedua tangan saling bertempur
  • prinsip ilmu Quanzhen, Tenaga Dalam, juga jurus Quanzhen
  • berbagai teori dari kitab ilmu 9-Yin
dari orang Mongol
  • Teknik memanah dan ilmu tombak dari Jebe
  • ilmu Gulat Mongolia diajarin Jebe dan Borokul
  • bab menarik otot mengerutkan tulang
  • teori ilmu menggerakkan sukma (cuma teori, tidak tahu apakah dia bisa melakukannya)
  • ilmu pedang
  • Tenaga Kapas Terbang
  • ilmu memulihkan luka dalam
  • berbagai teori dari kitab 9-Yin
dari Biksu Yideng:
  • mendapat pencerahan lebih mengerti isi 9-Yin saat Yideng sedang menyembuhkan Huang Rong, dan penjelasan intisari terpenting dari 9-Yin yang dalam bentuk bahasa sansekerta diterjemahkan oleh Yideng
  • Yideng memberi pengarahan intisari ilmu silat selama 2 jam kepada Guo Jing, Huang Rong, dan 4 muridnya sesaat sebelum mereka berangkat pergi
lain-lain:
  • Meniru ilmu jari matahari (hanya luarnya)
  • ilmu meringankan tubuh Tangga ke Surga atau naik tangga ke surga (Stairs to Heaven/上天梯) 
  • Teknik Jari Peluru / Menjentik Jari dari huang yaoshi, saat di LOCH masih cuma meniru, di ROCH sudah diajarin.
  • Pengetahuan Formasi Tujuh Bintang Utara atau formasi bintang biduk Quanzhen
  • diberi tips ringan tipu muslihat oleh Qiu Chuji 
  • meminum darah ular khusus, edisi 1 dan 2 meningkatkan tenaga dalam dan anti racun, sedangkan edisi 3 jadi cuma anti racun
  • jurus Menyangga Balok Atap Mengganti Pilar
  • jurus Dengan Mudah Mendorong Perahu
  • pernah menciptakan 3 jurus tapak palsu, ciptaan sendiri saat melengkapi 18 tapak
  • menekan ribuan kilogram
Jurus-jurus yang tidak jelas dari ilmu apa (semua di loch):
  • jurus Burung feng terbang naga naik (pedang) *
  • jurus Membalik badan memetik buah
  • jurus Melangkah maju menjinjing keranjang
  • jurus Menggeser awan melihat matahari (tongkat)
  • jurus tapak Membariskan Awan Mendorong Bulan (jurus tapak, tapi bukan dari 18 tapak, karena GJ menggunakannya sebelum belajar 18 tapak naga)

Keahlian lain:

  • Taktik perang dari kitab Wumu yang dibuat jendral Yue fei
  • Mahir Berkuda
  • Anti Racun
  • Berenang dan mengatur pernafasan di air oleh Huang Rong
  • menulis oleh Zhu Cong
  • bahasa Mongol
  • cara menjinakkan kuda dari Hao Baoju

Rabu, 19 September 2018

Xiao Zhonghui


Xiao Zhonghui adalah tokoh utama wanita dari salah satu novel karya Jin Yong. dia adalah anak dari Xiao Banhe, seorang yang terkenal di dunia persilatan. Xiao Banhe memiliki 2 istri, Xiao Zhonghui adalah anak dari istri ke-2, tapi istri pertamanya juga menyayangi Xiao Zhonghui dengan baik dan memperlakukannya seperti anak sendiri.
Sejak kecil dia dilatih ilmu silat oleh ayahnya, sehingga menjadi lumayan kuat setelah dewasa, dan karena mendengar cerita bahwa di luar sana, ilmu orang pada umumnya biasa-biasa saja, sehingga dia tergiur untuk pergi keluar untuk mengetes ilmu silatnya. Pertarungan pertamanya adalah saat melawan 4 Pendekar Taiyue dan menang mudah.
Setelah bertemu musuh yang kuat dan jauh diatas dia, bersama dengan Yuan Guannan melatih ilmu pedang baru, sebuah ilmu yang memerlukan kerjasama dan mengandalkan kekompakan dan pengertian diantara keduanya. ilmu golok berpasangan ini saat diciptakan , ternyata bukan untuk membunuh, sehingga biarpun kuat, tidaklah menyerang titik titik berbahaya pada tubuh.
Pada akhirnya dia mengetahui kalau dia bermarga Yang karena merupakan keturunan dari seorang bermarga Yang yang terkenal didunia persilatan, dan Xiao Banhe bukanlah ayah kandungnya.

Nama:
Xiao Zhonghui
Yang Zhonghui

Umur: 18 tahun

Orang Tua:
  • Ayah asuh: Xiao Banhe
  • Ibu: ms. Yang
  • Ayah asli: marga Yang dari provinsi Hunan

Hubungan Asmara: Yuan Guannan

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Ilmu Silat:
  • ilmu silat keluarga Xiao, dari ayahnya Xiao Banhe
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
Senjata:
  • Pedang ganda (pas awal2 cerita)
  • Pedang biasa
  • salah satu dari Twin Sabers (yg pendek)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nama: Yuan Guannan
Umur : 19 tahun

ilmu silat:
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
  • ??? (tidak dijelasin darimana dia belajar)
ilmu lainnya: mengerti ilmu kaligrafi, puisi, sastra (orang terpelajar/sastrawan)

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Senjata:
  • Kuas tinta
  • Pedang 
  • Marble
  • salah satu dari Twin Sabers

Selasa, 11 September 2018

The Battle at Shaolin Temple



- The Battle at Shaolin Temple -
Lokasi: Puncak Shaoshi, Gunung Song
Waktu: bulan September 1359
Hasil: kemenangan pemberontak Han
Novel: HSDS

Peserta
Pemberontak Han Pemerintah dinasti Yuan (Mongol)

Komandan / Pemimpin
Zhang Wuji komandan Mongol
Kekuatan
Sekte Ming
- 10 ribu
Aliansi persilatan
- 4700+
Shaolin
- 1000-2000 (perkiraan kasar)
----------------------------
Reinforcement:
*Xu Da
*Chang Yuchun
- perkiraan belasan ribu prajurit
50,000 pasukan terbagi
menjadi 5 pasukan per-10rb


setiap 10rb terbagi menjadi
per-seribu lagi
Jumlah korban
ribuan (perkiraan kasar) belasan ribu (perkiraan kasar)

Penyebab dan Hasil:
Saat terjadi acara penyembelihan Singa yang diselenggarakan oleh Shaolin, yang dimana Shaolin mengundang banyak orang dari dunia persilatan, pasukan Mongol mengambil kesempatan menyerang untuk membasmi semuanya. Dengan bantuan kitab perang Wumu, Zhang Wuji berhasil bertahan untuk sesaat sebelum akhirnya kalah, penyebab kekalahan adalah karena jumlah pasukan musuh yang terlalu banyak, ditambah lagi kurangnya persiapan dan kitab Wumu baru dibaca sebentar pertama kali dan uda langsung digunakan. Keadaan berbalik saat pasukan bala bantuan dari 2 unit yang dipimpin Xu Da dan Chang Yuchun datang membantu dan berhasil memukul mundur pasukan Mongol.

Senin, 10 September 2018

Xiao Feng

Xiao feng adalah salah satu dari 3 tokoh utama di novel Demi Gods and Semi Devils (pendekar negeri tayli/tian long ba bu). Dia adalah seorang ketua dari partai pengemis, partai terbesar karena memiliki jumlah pengikut terbanyak yang terpencar diseluruh negeri. Awalnya bernama Qiao Feng, setelah dia mengetahui bahwa dirinya adalah orang bangsa Khitan (Qidan) , kemudian dia mengganti marganya sesuai dengan ayah kandungnya menjadi Xiao Feng. Karena berdarah suku Khitan yang merupakan orang dari bangsa Liao, dia diberhentikan dan dikeluarkan dari partai pengemis, karena bangsa Liao adalah musuh bebuyutan bangsa Song pada saat itu.
Setelah keluar dari partai pengemis, Selama masa itu, dia mencari pembunuh ayahnya untuk membalas dendam, sampai akhirnya dia ke daerah suku Jurchen di sekitaran gunung changbai (suku ini yang nantinya menjadi cikal bakal negara Jin, dan orangnya memiliki rambut taucang), dan berteman baik dengan kepala suku disana dan tinggal selama 1 tahun lebih. Kemudian mengangkat saudara dengan raja negara Liao yang bernama Yelu Hongji. Suatu waktu dia menyelamatkan Yelu Hongji dari perang saudara, kemudian Xiao Feng diberikan gelar bangsawan serta jabatan tinggi sebagai Khan Selatan yang menguasai wilayah ibukota selatan negara Liao (beijing saat ini). Saat negara Liao ingin menyerang negara Song, Xiao Feng menolak dan akhirnya dijebloskan ke penjara. Pada akhirnya dia bunuh diri demi kehormatan dan kedamaian.

Kisah asmara Xiao Feng kurang berjalan dengan mulus, dia berkenalan dengan A Zhu dan setelah mengalami beberapa saat bersama, kemudian jatuh cinta kepadanya, sayang hubungan mereka tidak berjalan lama, dengan akhir tragis dimana A Zhu harus meninggal dibawah pukulan tapak Xiao Feng sendiri. Setelah kematian A Zhu, dia harus menjaga adik nya yang kejam dan bandel, sehingga sering membuat repot.

Xiao Feng memiliki kegemaran untuk minum alkohol , dan memiliki kekuatan minum yang luar biasa, dia tidak pernah mabuk biarpun minum puluhan cangkir alkohol kuat. Dia mudah berteman dengan orang yang banyak bicara dan suka minum dan kurang menyukai orang yang pendiam ataupun tidak minum. Dia tidak mempermasalahkan bergaul dengan bawahannya yang jauh lebih rendah tingkatannya ataupun derajatnya lebih bawah dari dia. Xiao Feng mengangkat saudara dengan Duan Yu, yang nantinya secara otomatis juga mengangkat saudara dengan Xuzhu.

Ilmu silat Xiao Feng sangat tinggi, dia disegani dan ditakuti, sertai dikagumi oleh dunia persilatan. Tidak seperti tokoh utama cerita lain yang belajar banyak ilmu silat, Xiao Feng tidak begitu, ilmu silat utamanya tidak banyak, juga tidak diceritakan bagaimana proses belajarnya, jadi saat kemunculan pertama sudah langsung kuat. Dikatakan dia sudah ratusan kali menang, beberapa diantaranya memiliki tenaga dalam yang lebih besar, tetapi Xiao Feng tetap bisa mengalahkannya. Salah satu yang paling hebat dari Xiao Feng adalah insting bertarungnya, yang boleh dibilang insting alami dari bakat bawaan, sebuah ilmu silat biasa pun bisa menjadi kuat saat berada ditangannya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama:
  • Xiao Feng
  • Qiao Feng
Umur:
  • 30 tahun
  • 33-34 tahun (perkiraan akhir novel)
Organisasi/Partai/Aliran:
  • Negara Liao
  • Partai Pengemis
  • Shaolin
Keluarga:
  • Ayah: Xiao Yuanshan
  • Ibu: tidak disebut namanya
  • Ayah angkat: Qiao Sankui/Qiao Sanhuai
  • ibu angkat: tidak disebut namanya
  • Saudara: tidak ada
  • Saudara Angkat: Duan Yu, Xu Zhu, Yelu Hongji
Hubungan Asmara:
  • Azhu
  • Azi (sepihak)
  • Kang Min (sepihak)
Guru:
  • Xuan Ku
  • Wang Jiantong
  • Elder Xi (bukan guru asli, tapi pernah memberi petunjuk)
Senjata: setiap ketua partai pengemis memegang tongkat pemukul anjing, tetapi Xiao Feng tidak tertarik menggunakannya, dan memilih tangan kosong

Ilmu Silat:
  • 28 Tapak Penakluk Naga
  • Tongkat Pemukul Anjing (tidak pernah digunakan, tetapi setiap ketua pengemis wajib bisa)
  • Demon Subduing Palm (tapak penakluk iblis) dari Shaolin
  • Qin Long Shou (Dragon Capturing Hands) - juga membuatnya mampu melakukan teknik mengambil pedang ditanah tanpa perlu membungkuk
  • Mountain-splitting Palm strike
  • Founder's Long Fist (64 moves)
  • Celestial Maiden Scatters Flowers’ stance in flexible whip techniques
  • beberapa pengolahan dasar Tenaga Dalam Shaolin
  • pengetahuan tentang Formasi Memukul Anjing
  • Dragon Claw Hand (digunakan saat lawan feng bo'e)
  • Twin-Palm Parting Cloud
  • Cotton Softness skill, teknik umum bertarung ditanah
  • ilmu meringankan tubuh dari Shaolin
  • ilmu menangkap Wading Great Creek
  • sempat memegang kitab yijinjing Shaolin, tetapi tidak mempelajarinya karena tidak mengerti bahasa sansekerta yang ada didalamnya
keahlian lain:
  • kuat minum arak tanpa bisa mabuk

Selasa, 04 September 2018

Duan Yu


Duan Yu merupakan salah satu dari 3 tokoh utama di novel Demi Gods and Semi Devils karya Jin Yong. Biarpun novel itu memiliki 3 tokoh utama, tetapi Duan Yu yang paling mirip ciri-ciri seorang tokoh utama, karena cerita berawal dari dia, dan juga berakhir dengan dia, kemudian Duan Yu lah yang menjadi penghubung antara kedua tokoh utama lainnya. Dia adalah seorang pangeran dari negeri Dali (hokkien : Tayli) , seorang putera mahkota dari negara Dali karena sang Kaisar saat itu, Duan Zhengming, tidak memiliki putra penerus . Sejak kecil dia tidak menyukai ilmu silat, sehingga tidak mempelajarinya, dan menyukai ilmu sastra, seni, catur, puisi. Biarpun dia dipaksa untuk melatih ilmu silat, dia menolaknya dan memilih untuk kabur dari istana, tapi siapa sangka dalam perjalanannya malahan dia mempelajari 3 ilmu tingkat tinggi secara kebetulan. Pada akhirnya dia menjadi Kaisar dari negara Dali (tayli) menggantikan ayahnya (Duan Zhengming, sang kaisar saat itu pensiun dan menjadi biksu di kuil Naga Langit, adalah menjadi langganan kebiasaan kaisar dan keluarga kerajaan Dali sejak dulu untuk menjadi biksu, sedangkan Duan Zhengchun yang harusnya menjadi kaisar penerus/pengganti, meninggal dunia).

Duan Yu memiliki ibu yang adalah orang dari suku Bai , sehingga Duan Yu memiliki 1/2 darah keturunan suku Bai. Duan Yu sepanjang cerita banyak menghabiskan waktu membuntuti dan mengekor seorang wanita bernama Wang Yuyan, yang merupakan wanita idamannya, wanita ini memiliki wajah yang mirip dengan patung giok dewi yang ditemuinya di sekitar kaki gunung Wuliang, Dali. Duan Yu boleh dibilang tebal muka, padahal statusnya adalah seorang pangeran dan putera mahkota, boleh dibilang tindakannya berbeda dengan sikap Duan Zhengchun yang lebih elegan. Duan Yu pada akhir cerita menikahi 3 orang wanita, dimana terdapat perbedaan pada edisi lama dan edisi baru, pada edisi lama ketiga wanita tersebut adalah Wang Yuyan, Mu Wanqing, dan Zhong Ling, sedangkan pada novel edisi baru, sudah tidak ada lagi Wang Yuyan (wang yuyan memilih kembali ke sepupunya Murong Fu yang sudah tidak waras), dan diganti dengan Xiao Lei.
Duan Yu biarpun merupakan anggota keluarga kerajaan Duan, tetapi tidak menguasai 2 ilmu keluarga Duan yang terkenal yaitu YiYang finger (ilmu jari matahari) dan ilmu pedang keluarga Duan, bahkan sampai akhir cerita pun tidak menguasainya. Duan Yu menguasai ilmu pedang 6 nadi (six meridians divines swords) saat dia berada di kuil naga langit untuk menyembuhkan diri, ilmu ini adalah salah satu ilmu terkuat dalam novel Jin Yong, sayangnya Duan Yu tidak begitu sempurna menguasainya, sehingga saat mau menggunakannya terkadang macet, tidak bisa leluasa dan bebas kapan mau menggunakannya. Duan Yu juga menguasai ilmu-ilmu dari Sekte Hidup Bebas (Carefree sect), sehingga ilmu nya boleh dibilang satu aliran atau satu perguruan dengan Xuzhu.

Duan Yu boleh dibilang memiliki sifat atau sikap yang kurang bisa membaca kondisi keadaan dan situasi, terkadang terkesan bertindak tidak sopan, dan dia tidak menyadarinya, mungkin itu juga dipengaruhi oleh kehidupannya yang serba di layani sejak kecil karena statusnya yang adalah pangeran kerajaan Dali. Sifat lainnya adalah pada keras kepala nya dan sangat fokus terhadap sesuatu yang disukainya. Saat dia menekuni sesuatu yang disukanya, dia bisa fokus sampai seharian terus menerus (ibunya pernah bilang ke Duan Zhengchun, mungkin jika suatu hari dia punya minat akan ilmu silat, maka dia akan lebih serius dan rajin dari ayahnya, sehingga ibunya tidak pernah memaksa Duan Yu mempelajari ilmu silat seperti ayahnya). Pada akhir cerita pendekar negeri tayli, Duan Yu menjadi kaisar Dali.


Duan Yu
umur: 
  • 19 tahun (awal kemunculan)
  • 20 tahun (saat bertemu Mu Wanqing)
  • 21 tahun (saat di Lingjiu)
  • 22 tahun (perkiraan akhir novel)
Orang Tua:
  • Ayah: Duan Zhengchun
  • Ibu: Dao Baifeng
  • Ayah Kandung: Duan Yuanqing
  • Paman: Duan Zhengming
Saudara angkat:
  • Xuzhu
  • Xiao Feng
Hubungan Asmara:
  • Mu Wanqing 
  • Zhong Ling
  • Wang Yuyan (edisi 1 dan 2)
  • Xiao Lei (edisi 3)
  • diatur oleh keluarga kerajaan untuk tunangan ke anak salah satu menteri (edisi 1)
  • (adaptasi TV) ditunangkan ke putri Uyghur (adaptasi tv tahun 2013)
Organisasi/partai/aliran: negara Dali

Guru: Meng ShuSheng 
Murid: Yue Laosan (bukan murid sesungguhnya, hanya karena Yue Laosan kalah taruhan)

Ilmu Silat:
  • 6 Meridian Divine Swords , salah satu ilmu terkuat dalam dunia Jin Yong, seperti tembakan dengan jari , jauh lebih kuat daripada Yiyang Finger, ini lebih mirip seperti serangan tusukan pedang dan invisible (sehingga susah dihindari). setiap jari dan meridian memiliki karakteristik berbeda diantara kecepatan dan kekuatan. 
  • Northern Darkness , ilmu menghisap tenaga dalam lawan, tidak semua bagian meridian milik Duan Yu mampu melakukannya, nampaknya dia tidak belajar agar semua meridian dirinya bisa hisap
  • Tenaga dalam Northern Darkness, hasil dari hisap ilmu diatas kemudian di convert menjadi tenaga dalam secara permanent
  • Graceful Steps upon the Waves (ling bo wei bo), ilmu meringankan tubuh tingkat tinggi dari Carefree Sect, lebih cocok digunakan untuk pertempuran/pertarungan, saat Duan Yu menggunakan ilmu ini lawan sulit menyentuhnya, kelebihan lain dari ilmu ini adalah di skillnya yang semacam auto-pilot (contoh: Duan Yu mata tertutup saat melawan Murong Fu)
  • Anti Poison  , didapat setelah dia digigit Lightning Marten yang beracun, terus Lipan yang masuk kemulutnya dan diikuti Kodok Merah Tua beracun langka yang masuk ke mulutnya.
  • Tenaga dalam keluarga Duan 
Keahlian lain
  • ahli Sastra, Seni, Kaligrafi, Puisi, Buddhisme
  • ahli bermain Catur Go
  • pengetahuan tentang 8 trigrams (bagua)
  • dasar pengetahuan titik akupuntur dari orang tua

Senin, 03 September 2018

Yuan Chengzi

Yuan Chengzhi adalah seorang tokoh utama dari novel Sword Stained With Royal Blood alias  Pedang Ular Emas, seorang anak yatim piatu karena kedua orangnya telah meninggal , karena dikambing hitamkan dan akhirnya mati atas perintah kaisar. Ayahnya adalah seorang pejabat tinggi bernama Yuan Chonghuan. Kejadian itu saat Yuan Chengzhi berumur sekitar 6-7 tahun. Yuan Chengzhi bergabung dengan partai Huashan saat berumur 10 tahun dan langsung menjadi murid dari Mu Renqing, menerima pengajarannya langsung.
Dia menerima ajaran gabungan 3 ilmu silat tingkat tinggi yang menyebabkan dia menjadi orang yang sangat kuat di usia yang masih sangat muda. Ibunya meninggal tidak lama setelah ayahnya meninggal (saat Yuan Chengzhi masih kecil), sejak itu dia diasuh oleh 4 pengawal setia ayahnya.
Yuan Chengzhi memiliki bekas luka dekat diatas alis area jidat, dikarenakan pernah dilukai oleh seorang ahli pedang saat kecil, luka itu membekas permanent. Yuan Chengzhi telah mahir bertarung sejak masih kecil dibawah 10 tahun dibanding tokoh utama di cerita lain. Yuan Chengzhi mempunyai sifat karakter pembawaan yang sangat tenang dan dapat mengendalikan emosi dengan baik biarpun dalam situasi tertekan, dia berusaha menyelesaikan masalah dengan pikiran yang tenang. Dia dan kelompok yang dibangun pengawal ayahnya yang setia, ShanZhong, bergabung dengan pemberontak Li Zicheng untuk menggulingkan dinasti Ming yang dianggap sudah bobrok dan penuh korupsi.
Di akhir cerita, Yuan Chengzhi yang kecewa dengan tindakan Li Zicheng saat menjadi kaisar, yang dianggapnya tidak berbeda dengan kaisar Chongzhen sebelumnya, kemudian meninggalkan dunia persilatan dan pergi ke pulau lain yang disinyalir merupakan pulau Borneo jika dilihat dari jaraknya , arah, dan merupakan sebuah pulau. Yuan Chengzhi mendapat peta untuk pulau ini dari Peter (orang bule) .

Peter said, "This is an island in the eastern ocean and is situated more than one thousand li from the seacoast. The island has a warm climate, and it is plentiful; truly it is like heaven. I have been there before when I sailed the seas."

Nama HokkienSin Cie

Umur: 
  • 8-9 tahun (kemunculan awal)
  • 20 tahun (setelah dewasa)
Orang Tua:
  • Ayah: Yuan Chonghuan (berdasarkan figur asli sejarah nyata)
  • Ibu: ?? (ga disebut namanya)
  • saudara: tidak ada
  • Saudara angkat: Li Yan, Wen Qing2
Hubungan Asmara:
  • Xia Qingqing / Wen Qing2 (resmi)
  • A'Jiu / Princess Changping
  • Jiao Wan'er (sepihak, di edisi 2 dan 3)
  • He Tieshou (agak kabur, sepihak, di edisi 3)
Guru:
  • Mu Renqing (resmi)
  • Ciu San (setengah resmi)
  • Priest Mu Sang (tidak resmi)
  • belajar ilmu pedang ular emas dari kitab yang ditinggalkan Xia Xueyi
Murid
  • He Tieshou
Senjata
  • Pedang Huashan
  • Pedang Ular Emas
  • Biji Go 
  • Snake Awl (bor besi ular, senjata rahasia)
  • Rompi anti tajam

Organisasi/Partai/Aliran:
  • Huashan (murid ke-3)
  • Serikat Perkumpulan Jianghu / dunia persilatan 7 Propinsi (pemimpin)
  • Shanzhong
  • pasukan pemberontak Li Zicheng
Ilmu silat
  • ilmu pedang Huashan 
  • Tenaga Dalam Huashan (walaupun ga dibilang namanya ataupun disebut, tetapi karena sumber ilmu utama Yuan Chengzi dari Huashan, maka kemungkinan tenaga dalam yang digunakan adalah dari Huashan)
  • Bayangan Setan Yang Berubah 100x /Shen Xing Bai Bian (Divine Walk Hundred Changes), ilmu meringankan tubuh dari Priest Musang
  • cara menggunakan senjata rahasia dari Priest Musang (terutama biji Go)
  • ilmu Pedang Ular Emas
  • ilmu Senjata Bor Ular 
  • ilmu penakluk harimau (hokkien: hok-hou-ciang) , terdiri dari 108 stances, dr Ciu San
  • berbagai kungfu dasar dari 4 pengawal ayahnya selama 2 tahun
  • ilmu Golok 1 Tangan
  • ilmu Tombak Keluarga Gak Hui
  • ilmu silat Memecahkan Batu Kumala
  • ilmu totokan khusus Huashan 
  • ilmu ringan tubuh Sip Toan Kim dari Huashan
kemampuan lain
  • ahli bermain catur
  • pengetahuan kitab perang
  • pengetahuan tentang 8 trigrams dan kitab i-ching
  • mengetahui kelemahan ilmu pedang dari Xiandu Sect dan cara memecahkan formasi keluarga Wen (ada dimuat dalam tulisan peninggalan Xia Xueyi)
  • keahlian menggunakan 2 tangan mengeluarkan 2 ilmu berbeda

secara detail, ilmu silat yang dipelajari oleh nya adalah (penjabaran yang muncul di novel ed1):