HSDS2019

HSDS2019

Kamis, 14 Maret 2019

ilmu Silat Yang Paling Sulit Dipelajari

Setiap ilmu silat memiliki tingkatan kesulitan berbeda dalam mempelajarinya, ada yang sangat sulit, ada juga yang gampang. Dalam karya Gu Long, biasanya proses pembelajaran ilmu itu kurang jelas atau kurang dibahas, sehingga ini lebih diperuntukkan untuk karya novelis Jin Yong saja.

Yang disebutkan total ada 9 buah, dan tidak langsung saya sebut semuanya sekaligus, tetapi satu per satu, dimulai dari yang nomor 8, sampai nantinya yang paling sulit dipelajari, jadi rajin-rajin saja ya kesini untuk lihat updatenya. Setiap hari update 1 ranking, jadi 8 hari selesai.

kita mulai dengan nomor 9...


9. ilmu Membagi Pikiran (update: tgl 14 maret)

ilmu ini dirintis oleh Zhou Botong, saat mengalami kebosanan dikurung di pulau persik, dia menciptakan ilmu ini, Zhou Botong adalah maniak ilmu silat tapi setelah dikurung dia tidak bebas bertemu orang, sehingga dia berharap tangan kanan dan tangan kirinya bisa bertarung untuk mengurangi kebosanan. Ilmu ini tahap pertamanya disuruh berlatih untuk menggambar kotak dengan satu tangan, dan tangan lain menggambar lingkaran secara bersamaan. Ilmu ini tidak bisa dipelajari oleh orang yang memiliki macam-macam pikiran, apalagi yang rumit pikirannya, sedangkan yang bisa mempelajarinya adalah yang memiliki pikiran sederhana dan tidak berliku-liku. Hal ini membuat orang dengan kecerdasan tinggi seperti Huang Rong gagal mempelajarinya. Setelah berhasil mempelajari ilmu ini, orang itu akan mampu menggunakan kedua tangannya secara mandiri terpisah sendiri-sendiri, masing-masing tangan bisa bergerak mengeluarkan ilmu atau jurus berbeda, membuatnya efektif untuk melawan musuh.

8. ilmu pedang 9-Dugu (update: 15 maret)

ilmu ini diciptakan oleh tetua Dugu Qiubai , seorang tokoh yang tidak pernah kalah di jamannya , dia selalu mencari orang yang bisa mengalahkannya, tetapi itu hanyalah mimpi, karena tidak ada yang mampu melakukannya, sehingga dia mengalami kesepian dan kesedihan mendalam, akhirnya melewati masa-masa hidup yang menyendiri. Ilmu ini memiliki sangat banyak prinsip , salah satunya adalah dengan tidak menggunakan jurus untuk mengalahkan jurus . karena tidak ada jurus, bagaimana cara lawan memecahkannya? . Mempelajari ilmu pedang ini gampang gampang sulit, maksudnya ilmu pedang ini kelihatan sederhana tetapi untuk memahami intisari nya sangat sulit. Ibaratnya orang sudah terbiasa menghafal ilmu-ilmu silat tetapi disuruh melupakannya, dan menggunakan ilmu pedang yang bebas sesuai air mengalir tanpa terikat, mengikuti kondisi dan arus serta keadaan saat itu, melupakan aturan ilmu silat yang umum . Seorang cendekiawan bisa menghafal dan mengenal ribuan karya puisi orang lain, tetapi dia sendiri tidak bisa menciptakannya, kira-kira itu yang digambarkan dalam 9-Dugu. Linghu Chong yang sangat cerdas disebut memerlukan 20 tahun untuk benar-benar mengerti dan memahami secara penuh ilmu pedang ini.

7. Sad Melanholic Palm (tapak merindukan kekasih)(update: 16 maret)

ilmu ini diciptakan oleh pendekar rajawali Yang Guo, memerlukan perasaan sedih mendalam untuk membuat ilmu ini menjadi sangat kuat dan efektif. Yang Guo menciptakan ilmu ini berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya akan banyak ilmu silat yang pernah dia pelajari sepanjang hidup, kemudian menciptakan suatu ilmu baru yang efektif dan kuat , dan selama penciptaan itu, Yang Guo memiliki perasaan rindu dan sedih mendalam , sehingga tercipta sebuah ilmu yang berkaitan dengan perasaan dan emosi. Makin sedih perasaan , maka ilmu ini akan semakin kuat dan ganas. Ilmu ini memiliki gabungan gerakan aneh yang tidak lazim , variasi yang luas tetapi juga ada gerakan yang kaku, menggunakan semua bagian tubuh secara maksimal untuk menyerang. Zhou Botong pernah meminta Yang Guo untuk mengajarinya, Yang Guo mengajari beberapa jurus, tetapi tentunya Zhou Botong tidak bisa berhasil mempelajarinya. Saat pertempuran melawan Hakim Roda Mas, karena perasaan nya sedang senang setelah bertemu dengan Xiao Long Nu, ilmu tapak nya sempat menjadi berkurang kelihaiannya.

6. Yijinjing (tendon altering sutra) / Yoga Sutra (update: 18 maret)

ilmu ini muncul di 3 cerita (DGSD, SPW, DOMD), banyak yang merasa Yijinjing pada DGSD dan SPW terasa beda, ga heran Jin Yong me-revisi cerita, sehingga yang di DGSD yang dipelajari You Tanzhi ceritanya diganti dari Yijinjing menjadi ilmu Yoga dari india. Saya merasa bahkan yang di DOMD juga beda. Yang kita bahas disini lebih ke Yijingjing versi DGSD edisi 1 dan 2, bukan yang versi SPW.
Dalam mempelajari ilmu ini, Metode Kultivasi-nya sangat sulit, seorang praktisi yang belajar harus menghilangkan perbedaan antara diri sendiri dan orang lain. Dan yang paling penting, harus menghilangkan keinginan untuk belajar ilmu silat biarpun cuma sedikit. Hanya biksu shaolin kelas 1 yang berkesempatan untuk melihat ilmu ini, tetapi biksu shaolin tersebut sangatlah berani dan semangat untuk berhasil mempelajari ilmu ini, setelah mereka mendapat kesempatan melihat buku ilmu ini, siapa yang tidak ingin segera cepat cepat mempelajarinya dan mendapat keuntungannya? jadi bagaimana mereka bisa sukses? sehingga sangatlah susah untuk mereka untuk menghilangkan keinginan dan nafsu untuk belajar ilmu silat ini secara total. Selama ratusan tahun, banyak biksu yang mempelajarinya, tetapi setelah bertahun tahun belajar, tidak terasa ada peningkatan signifikan. Tidak heran, saat azhu mencuri kitab ini, para biksu tidak terlalu heboh memperdulikannya. 100 tahun yang lalu, seorang biksu terkenal gagal mempelajarinya dan kesal sehingga mencampakkan kitab ini, murid nya yang kurang waras mengambilnya dan tertawa dan mempelajarinya, kemudian dia menjadi ahli silat tingkat atas. Kitab ini terdiri dari gambar dan tulisan sankrit, gambarnya hanya akan muncul jika terkena air.

5. Qiankun Da Nuo Yi (ilmu pemutar langit dan bumi) (update: 19 maret)

ilmu ini merupakan trademark dari sekte Ming. Asalnya berasal dari Persia, yang kemudian masuk ke daratan tengah. ilmu ini terdiri dari 7 level. Pada level pertama, seorang ahli silat yang pintar dan berbakat akan mampu menyelesaikannya dalam waktu 7 tahun, yang kurang berbakat memerlukan 14 tahun. Pada level ke-2, kembali butuh 7 tahun untuk yang berbakat, dan 14 tahun lagi untuk yang kurang berbakat, jika setelah 21 tahun ga mampu menyelesaikan tahap 2, maka tidak bisa lanjut ke tahap 3 karena akan menyebabkan penyimpangan api dan tewas. Tahap 3 dan 4 memerlukan waktu yang lebih lama lagi dibanding tahap 1 dan 2, pada tahap ke-4 , saat berlatih warna muka bisa berubah menjadi hijau dan merah bergantian, karena melakukan redirect energi alami tubuh, pergerakan aliran energi yin dan yang saling berputar. Ilmu ini membutuhkan tenaga dalam yang sangat besar. Sebelum Zhang Wuji, ketua-ketua sekte Ming sebelumnya hanya ada 1 orang yang berhasil mencapai tahap 5, dan itupun tidak lama kemudian meninggal karena penyimpangan api. Penciptanya sendiri hanya mampu sampai tahap 6. Ilmu ini membuat penggunanya dapat melihat aliran energi lawan yang sedang bergerak , sehingga mampu meniru ilmu lawan seketika.

4.  Luohan Arhat Demon Subduing (update: 20 maret)


ilmu tenaga dalam tingkat tinggi yang berasal dari Shaolin ini merupakan salah satu dari 72 ilmu shaolin tingkat mahir. Langkah pertama saja memerlukan orang yang berlatih membuang jauh semua pikiran-pikiran yang menganggu (nafsu,hasrat,kebencian,kemarahan,birahi,dll). Orang yang pintar dan cerdas biasanya terlalu banyak pertimbangan-pertimbangan untuk berhasil mempelajari ilmu ini, sedangkan yang kurang pintar tidak bisa memecahkan variasi dan cara berlatih ilmu ini yang rumit.
Pencipta ilmu ini merasa orang yang sangat berbakat, yang pintar, tetapi juga jujur dan sederhana, sangatlah langka. Biarpun ada biksu yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi dan mempunyai tingkat spiritual yang bagus, tetapi saat mempelajari ilmu ini, mereka akan jadi terpancing untuk  sepenuh hati mempelajari ilmu silat ini dan menghancurkan nilai buddhisme mereka. Hanya ada 1 dari 100.000 orang yang memiliki kriteria itu. Shi Potian mempelajari ilmu ini dari 18 boneka kayu, ditemukan setelah tanah liat boneka retak akibat Shi Potian tidak sengaja menekan dengan tenaga dalam yang terlalu besar .

3. ilmu pedang 6 Nadi (six meridians)(update: 22 maret)


merupakan ilmu kebanggaan daripada keluarga kerajaan Dali. biarpun bernama ilmu pedang tetapi tidak menggunakan pedang, mirip konsep Dugu Qiubai. Ilmu ini merupakan versi upgrade yang jauh lebih mahir daripada ilmu yi yang zhi (ilmu jari matahari). Tentunya mempelajari ilmu ini tidak perlu belajar dulu ilmu jari matahari seperti yang ditunjukkan oleh Duan Yu (versi tv series drama ada yang bisa sebelum belajar 6 meridians harus belajar yi yang zhi dulu). ilmu ini mengumpulkan Qi dengan  menggunakan 6 jalur Nadi didalam tubuh dan akhirnya mengeluarkannya tenaga dalam tersebut melalui titik akunpuntur di Jari-jari tangan . sekilas memiliki kemiripan dengan yi yang zhi, memang benar ada kemiripan, tetapi padahal tidak sepenuhnya mirip, karena ini lebih ke mengerahkan energi Qi dan membentuknya menjadi sebuah pedang. Seberapa susahnya mempelajari ini? selama berapa ratus tahun tidak ada yang mampu mempelajarinya , kebanyakan orang hanya mampu mempelajari 1 nadi, seperti yang dilakukan oleh 6 biksu di Kuil Naga Langit, 6 tetua nya yang merupakan ahli silat kelas tinggi masing-masing mempelajari hanya 1 nadi. Duan Yu mampu mempelajari 6 Nadi sekaligus karena tenaga dalamnya yang super sangat berlimpah, tetapi itupun dia tidak mampu mengontrolnya dengan baik, terkadang macet. Suatu waktu Qiao Feng pernah memberi dia tips agar dia saat bertarung konsen hanya dengan 1 nadi, dan Duan Yu lebih leluasa melakukannya. Jika Duan Yu mampu dengan bebas dan leluasa menggunakan semua 6 nadi nya, maka tidak bisa dibayangkan seberapa ganasnya ilmu ini.

2. Xia Ke Xing (update: 25 maret)

ilmu ini terukir dalam dinding gua, di pulau para pendekar, ada 24 ruang gua, setiap ruang terdapat ukiran tulisan yang berupa puisi dan gambar-gambar, seperti sebuah teka-teki yang harus dipecahkan, yang berhubungan dengan jurus-jurus. Pada ruang ke-24, jika berhasil memecahkan rahasia nya, akan masuk kedalam keadaan mode Trance (alam bawah sadar), yang nantinya memperagakan semua jurus yang berhasil dipelajari dari ruang 1 sampai 23 secara otomatis dalam keadaan tidak sadar, akhirnya akan berhasil mempelajari ilmu Xia Ke Xing dalam keadaan Trance dan kemudian terbangun, sadar, dan langsung menguasai ilmu ini. Sulitnya memecahkan rahasia tulisan dan gambar pada gua dan memahami maksudnya , serta berhubungan dengan keadaan Trance, membuat ilmu ini hanya bisa didapat oleh orang yang benar-benar beruntung dan memiliki jodoh dengan ilmu ini. Dua bos dari pulau pendekar setiap 10 tahun mengundang para pendekar di dunia persilatan untuk menghadiri pulau itu dan bersama sama memecahkan susunan teka-teki yang terukir di dinding gua, sayangnya setelah mengundang ratusan pendekar selama 30 tahun (pendekar yang diundang hanyalah para Ketua dari sebuah partai atau sekte terkenal, dan harus memiliki rekam jejak hebat seperti menciptakan ilmu silat sendiri atau memiliki pengetahuan ilmu silat yang luas), termasuk Shaolin dan Wudang, masih belum bisa memecahkan rahasia teka-teki didalamnya selama berpuluh-puluh tahun.

1. Elephant Dragon (long xiang ban lao gong)(update: 26 maret)


ilmu ini memiliki 13 tingkatan. Penciptanya sendiri hanya mampu sampai tingkat ke-8. tingkatan tertinggi yang pernah dicapai adalah tingkat 10 dan orang itu adalah Jinlun Fawang (atau jinlun guoshi atau roda mas), sebelum dia ada 1 orang yang juga pernah mencapai tingkat 10, tetapi tidak lama kemudian menjadi gila dan setelah itu meninggal dalam 7 hari, jadi hanya Jinlun Guoshi yang berhasil tanpa menjadi gila. Setiap tingkatan itu x2 lamanya, sehingga membutuhkan waktu lama.
tingkatan pertama sangat mudah, bahkan orang idiot pun dapat mempelajarinya dengan bantuan seorang master dalam 2 tahun. tingkatan ke-2 lebih sulit dan butuh 3-4 tahun. tingkatan ke-3 butuh 7-8 tahun. Sehingga mau naik dari tingkat 4 ke tingkat 5 saja butuh lebih dari 30 tahun. Jadi tidak memungkinkan untuk mempelajari semua 13 tingkatannya, karena orang tidak bisa hidup ribuan tahun. ilmu ini diciptakan oleh seorang biksu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar