HSDS2019

HSDS2019

Jumat, 22 November 2019

Konflik Politik di Pangeran Menjangan (the deer and the cauldron)





Tanda Garis 
*merah : musuh , yang ber-konflik dalam cerita
*biru : sekutu
*merah muda : awalnya sekutu, kemudian berselisih
*biru muda: awalnya berselisih, kemudian jadi sekutu

Penjelasan Singkat
  1. Tian Di Hui (Heaven & Earth Society/kelompok Langit & Bumi/Triad)
    kelompok pemberontak yang ingin membangkitkan dinasti Ming kembali, yang dikepalai oleh Chen Jinnan. Mereka juga adalah cikal bakal semua kelompok Triad di Hongkong sekarang ini didunia nyata. ya, kelompok ini benar ada dalam sejarah nyata.
  2. Mu Palace (klan Mu)
    klan Mu ini awalnya terlibat perselisihan dengan Tian Di Hui soal masalah siapakah yang akan menjadi kaisar kelak jika mereka berhasil menjatuhkan dinasti Qing. klan Mu mendukung keturunan YongLi, sedangkan Tian Di Hui mendukung keturunan LongWu.
  3. WangWu Clan (klan WangWu)
    Bukan klan yang besar, anggotanya cuma ribuan, awalnya merupakan bawahan dari Wu Sangui, tetapi sejak Wu Sangui membuka gerbang dan berpaling kepada Qing, kemudian klan ini memisahkan diri dan pindah ke gunung WangWu. Dianggap sebagai kelompok bandit oleh Qing.
  4. Shaolin dan JiangHu (alias dunia persilatan)
    mereka adalah partai, aliran, sekte dunia persilatan yang bergabung menjadi sebuah aliansi. Mereka pernah melakukan sebuah rapat besar dengan mengumpulkan berbagai pendekar dan organisasi untuk menumpas Wu Sangui si pengkhianat dan mengusir Qing. Dalam rapat "penumpasan kura-kura" itu diputuskan bahwa membagi wilayah kordinasi menjadi 10 wilayah. Shaolin menjadi kepala dari wilayah Henan.
  5. Tunning (alias Taiwan)
    keluarga Zhuang menguasai Taiwan setelah menguasai bangsa asing (barat) dan mendirikan basis militer disana, melawan pemerintahan Qing. Mereka merupakan salah satu kekuatan besar yang ditakuti kaisar Kangxi
  6. Jiunan
    dia adalah Princess (tuan putri) Chanping dari dinasti Ming yang telah runtuh, anak kandung perempuan dari kaisar Ming terakhir, kaisar Chongzhen. Dia bekerja secara sendirian, tidak berminat bergabung terhadap kelompok resistance manapun. Awalnya dia sudah menjadi biksuni dan tidak berminat dengan usaha pemberontakan melawan Qing, sampai bertemu dengan Wei Xiaobao, semangat lama kembali muncul. Usaha dalam menjatuhkan Qing adalah dalam bentuk mencari 8 kitab 42-sutra yang memiliki lokasi rahasia letak "nadi naga" dari Qing yang dipercaya jika diambil akan meruntuhkan Qing. Selain Jiunan dan 2 muridnya, juga ada Tao Hongying yang menjadi mata-mata didalam istana untuk mencari jejak kitab itu. 
  7. Mongolia, Tibet, dan Luocha
    Luocha adalah nama Russia pada jaman dulu. Mereka bertiga awalnya melakukan aliansi dengan Wu Sangui, tetapi Wei Xiaobao berhasil mengubah pemikiran mereka untuk tidak membantu Wu Sangui .
  8. keluarga Gui
    mereka adalah tokoh yang juga muncul di cerita "Pedang Ular Emas" . Gui Xinshu adalah murid dari partai Huashan. Dia adalah salah satu tokoh terkuat dalam cerita "Pangeran Menjangan". 
  9. Shan Zixin dan Geng Jingzhong
    total ada 4 penjaga gerbang perbatasan yang paling penting, mereka adalah yang paling ditakuti oleh kaisar Kangxi, karena jumlah pasukan mereka sangat banyak sampai puluhan ribu masing-masing. Dari 4 orang itu, Wu Sangui yang paling mengerikan , sedangkan Shan dan Geng memiliki masalah internal yang melemahkan ambisi mereka. Kedua orang ini awalnya bergabung dalam aliansi Wu Sangui, mereka adalah tokoh sejarah nyata, dalam sejarah nyata, pemberontakan oleh 3 orang ini disebut "the Revolt of the 3 feudatories"
  10. Ao Bai Ao Bai dan pasukan bentukan pribadinya seperti fraksi Falcon dan Tiger sebenarnya tidak benar-benar ingin menjadi kaisar dan menggulingkan kaisar Kangxi, tetapi Ao Bai ingin paling dominan dalam kekuatan pemerintahan dan menguasainya dengan pengaruh, salah satunya adalah dengan menyingkirkan lawan politiknya yang paling besar termasuk Suksaha (salah satu Regent yang ditunjuk oleh kaisar terdahulu). Dia juga berani bersikap lantang, kasar dan tidak sopan terhadap kaisar Kangxi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar