HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label Yue Maiden. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yue Maiden. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Oktober 2021

Jenis Kakek Putih dalam Pedang Gadis Yueh

Pedang Gadis Yueh
Ah Qing, Fan Li, dan Kakek Putih

Sword of Yue Maiden (pedang gadis yueh) adalah karya cerita silat karangan Jin Yong (chin yung) yang paling tipis isinya. Merupakan karya ke-15 (novel terakhir) dari Jin Yong.

Sabtu, 06 Oktober 2018

Yue Maiden (Pedang Gadis Yueh)

Yue Maidenyue maiden 2

Ternyata cerita Pedang Yue Maiden bukanlah karya orisinal Jin Yong, cerita silat Yue Maiden sebenarnya adalah sebuah cerita yang berasal dan berkembang dari tahun 25-220 masehi (dinasti Han Timur), dan merupakan Cerita Silat yang pernah paling awal terekam , yang akhirnya melahirkan berbagai cerita silat selanjutnya yang kita kenal sampai sekarang. Jadi boleh dibilang cerita Yue Maiden adalah nenek leluhur dari cerita silat. Dari sini lah Jin Yong kemudian mengambilnya dan kemudian mengubah sebagian isi nya dan menjadi versi nya. Beberapa perubahan yang dilakukan oleh Jin Yong contohnya seperti siapa dan bagaimana Gadis Yue melatih ilmu dan menjadi kuat. Sebenarnya cerita asli pun terbagi menjadi beberapa versi. Cerita antar versi original dan versi Jin Yong masih seputar tentang perang negara Yue dan Wu (dan Chu juga terlibat dikit) pada jaman Musim Semi dan Musim Gugur (496–465 SM atau sekitar 2500 tahun lalu), dimana Raja Goujian dari negara Yue (saat itu belum ada istilah kaisar) yang ingin menyerang negara Wu, atas saran seorang penasihat, merekrut seorang gadis muda yang ahli ilmu silat untuk melatih tentaranya. Setelah beberapa waktu melatih tentara Yue (versi jin yong cuma latih beberapa hari, versi original latih 3 tahun), tentara Yue menjadi ahli dan kemudian memenangkan peperangan dgn Wu.

Jika Raja Goujian adalah tokoh yang berdasarkan sejarah nyata, tetapi Gadis Yue ini masih diperdebatkan antara cerita sejarah ataupun cerita dongeng yang dibuat, tapi apapun itu , ceritanya dianggap merupakan cerita silat yang paling awal terekam. Beberapa sumber yang mendukung keaslian tokoh gadis Yue, mengakui teori-teori ilmu silat Gadis Yue dan mengatakan lebih ke aliran Taoisme. Yue maiden mempunyai berbagai sebutan nama, mulai dari "Aliao" dan "the Maiden of the Southern Forest" dan "the lady of Yue". Nama aslinya sudah tidak diketahui, gelar dan sebutan Yuen├╝ (yue maiden) diberikan oleh raja Goujian. Pengaruh Yue Maiden (gadis yue) mempengaruhi ilmu silat tiongkok selama berabad-abad sesudahnya

Yue Maiden dalam karya Jin Yong

Yue Maiden yang secara harfiah dalam bahasa Indonesia berarti Gadis negeri Yue, bernama asli A`Qing (Ah Qing) , seorang gadis muda (karena disebut muda, diperkirakan berumur belasan tahun) , memiliki wajah lonjong / oval , cantik, kulit putih , alis panjang dan jelas, mempunyai mata besar yang terang. Dia suka menggunakan baju berwarna hijau dan bekerja sebagai pengembala hewan sehari-hari nya. Satu-satunya keluarga yang tinggal bersamanya adalah ibunya. A'Qing melakukan pelatihan ilmu pedang kepada para tentara Yue selama tiga hari (sekitar 80 tentara), kemudian pergi menghilang tanpa kabar.
  • Nama: A Qing
  • Umur: belasan tahun (perkiraan)
  • Organisasi: tidak ada
  • Ilmu silat: Pedang Gadis Yueh, tenaga dalam Gadis Yueh (secara resmi tidak memiliki nama)
  • Guru: Kakek Putih (seekor kera, guru tidak resmi)
  • Hubungan asmara: Fan Li
  • Senjata: bambu

Bonus tambahan: Fan Li dalam karya Jin Yong

Nama: Fan Li

Organisasi:
  • negara Yue
  • negara Chu (mantan)
Hubungan Asmara:
  • Xi Shi
  • Ah Qing (sepihak)
Ilmu Silat: tidak jelas bisa atau tidak, kemungkinan besar tidak.

Fan Li adalah seorang tokoh utama dari cerita pendek karya Jin Yong. Dia adalah menteri dari negara Yue, merupakan penasihat utama dari raja Goujian. Seorang pria yang sudah separuh baya ini dulunya bekerja pada negara Chu. Tidak jelas apakah dia mengetahui ilmu silat atau tidak karena tidak pernah kelihatan bertarung. Info yang paling mendekati juga samar-samar. Saat diperintah oleh raja Goujian untuk tes ketajaman senjata pedang, kemudian dia beradu pedang dan pedang lawan patah. Saat dia melihat Aqing dan gurunya bertanding , juga dikatakan dia bukan ahli ilmu pedang. Wanita yang dicintainya, Xi Shi, merupakan salah satu dari empat wanita tercantik dalam sejarah Tiongkok.


Gallery

yue maiden 3 yue maiden 4yue maiden 5yue maiden 6