HSDS2019

HSDS2019

Selasa, 03 April 2018

Mandarin Duck Blades (novel singkat)

Mandarin Duck Blades adalah novel singkat karya Jin Yong, saya men-translasi kedalam bahasa Indonesia, dan juga membuatnya menjadi lebih singkat lagi, jadi ini versi singkat , dan berdasarkan edisi 2 (edisi revisi). Jadi hanya kejadian penting yang dicantumin, cara bertarung , gerakannya dan percakapan yang tidak penting tidak dimasukin, terutama yang tentang puisi atau pepatah (novel ini sangat banyak berisi pepatah).

Cerita berpusat pada kaisar dinasti Qing yang mencari barang pusaka, yaitu Golok Kembar yang konon siapapun pemiliknya tidak akan tertandingi diseluruh dunia.

Chapter 1
- Seorang Pemerintah tingkat provinsi bernama Liu Yuyi mendatangi Ekspedisi Zhou Weixin, untuk mengirimkan sebuah paket pedang kembar yang legendaris ke ibukota utk Kaisar. rumor mengatakan pemilik pedang kembar ini "matchless in the whole world" (tak tertandingi di seluruh dunia).

- Escort Zhou berangkat dari kota xian bersama 70an anak buah nya, termasuk 4 orang kepercayaan pemerintah provinsi diutus. kemudian pemerintah tingkat provinsi mengundang keluarga zhou weixin jalan2 ke rumah dan kamp militer, bahkan membiayai seluruh pengeluaran, sebagai bentuk ganda secara halus menyandera agar zhou weixin tidak berpikir macam-macam, atau keluarganya terancam bahaya. Mereka berangkat sebagai penyuplai garam, dengan bawaan lain 1000 tael silver (kamuflase ganda)
- Perjalanan dari kota xian ke beijing melewati sekitar 30-40 desa. Zhou Weixin terkenal dengan julukan "Cambuk Besi yang memadamkan 8 penjuru" , yap dia adalah ahli senjata cambuk.
- Dalam perjalanan, Bertemu 4 orang yang memblock jalan dekat hutan, 4 orang itu disebut "Four Heroes of Grand Mountain" (4 pahlawan gunung agung, selanjutnya disingkat "GM") , mereka meminta Zhou melepas barang berharga. 4 orang itu bernama Xiaoyaozi, Chang Changfeng, Hua jianying, Gai Yiming (memiliki julukan yang sangat sangat panjang). Xiaoyaozi adalah yang paling senior. Salah satu dari mereka memiliki senjata aneh, yaitu Batu nisan.
- Zhou Weixin yang takut karena tidak mengetahui kekuatan 4 orang itu, berusaha kabur dengan kuda ke dalam hutan, sedangkan semua pengawalnya termasuk escort Zhang melawan 4 orang itu. ternyata 4 orang itu ga sekuat mulut besar mereka, mereka dikalahkan dan kabur. escort zhang memberitahu ke ketua Zhou bahwa sudah aman dan uda bisa kembali ke barang bawaan (supply garam).
- 4 heroes GM yang sudah dikalahkan, berhenti disuatu tempat dan mengungkapkan kekesalan. Kemudian mereka bertemu dengan seorang pelajar yang lewat, berusaha untuk merampas atau menodong. Si pelajar yang mempunyai mulut manis, memuji dan membangga2kan mereka, keadaan menjadi terbalik, pada akhirnya malah menjadi mereka yang kasih uang ke pelajar. Sang pelajar yang bersama dengan pembantunya , setelah berjalan agak jauh mereka membuka buku2 untuk mengecek, ternyata kertas2 didalam buku itu ada yang tersisip lembaran kertas emas.
- 4 heroes GM bertemu seorang wanita menggendong bayi sedang mengejar pria, sang wanita memiliki ketapel dan si pria menggunakan pedang, 4 heroes berpikir untuk merampok. kemudian berusaha memblock/menghadang jalan si wanita, wanita bernama Ren Feiyang, si pria bernama Lin Yulong . Ren menembak ketapel ke 4 heroes , semuanya kena dan terluka. Ren Feiyang kembali mengejar Lin yulong . 4 heroes hanya terdiam kesakitan, dan ada yang berdarah.
-  Tak lama kemudian, 4 heroes GM mendengar langkah kuda, dari langkah kuda diketahui kalo itu pasti kuda bagus, mereka berusaha menculiknya, memasang jebakan tali ikat ke pohon, saat kuda mendekati ternyata stop dan siasat itu gagal, yang menunggangi seorang wanita , terjadi adu mulut dan kemudian si wanita menyerang 4 heroes, wanita itu ternyata mengerti ilmu silat, Xiaoyaozi dicengkram bagian lehernya dan ditarik dengan kuda.
- ketiga heroes GM lain mengejar mengejar wanita itu , yang bernama Xiao Zhonghui. Kemudian karena tau tidak bisa mengalahkan Zhonghui , memohon ampun . Dalam pembicaraan dgn zhonghui diketahui kalo mereka berbuat begitu karena sedang mencari uang (butuh uang), untuk membeli hadiah untuk perayaan ulang tahun hero Xiao Banhe (seorang "hero" terkenal yang dikagumi dunia persilatan)
- Xiao Zhonghui tertawa, kemudian memberi mereka tusuk kondong rambut-nya ke mereka, dan bilang permata yang tertanam disitu berharga sangat tinggi. Zhonghui kemudian pergi.