HSDS2019

HSDS2019

Selasa, 03 April 2018

Mandarin Duck Blades (novel singkat)

Mandarin Duck Blades adalah novel singkat karya Jin Yong, saya men-translasi kedalam bahasa Indonesia, dan juga membuatnya menjadi lebih singkat lagi, jadi ini versi singkat , dan berdasarkan edisi 2 (edisi revisi). Jadi hanya kejadian penting yang dicantumin, cara bertarung , gerakannya dan percakapan yang tidak penting tidak dimasukin, terutama yang tentang puisi atau pepatah (novel ini sangat banyak berisi pepatah).

Cerita berpusat pada kaisar dinasti Qing yang mencari barang pusaka, yaitu Golok Kembar yang konon siapapun pemiliknya tidak akan tertandingi diseluruh dunia.

Chapter 1
- Seorang Pemerintah tingkat provinsi bernama Liu Yuyi mendatangi Ekspedisi Zhou Weixin, untuk mengirimkan sebuah paket pedang kembar yang legendaris ke ibukota utk Kaisar. rumor mengatakan pemilik pedang kembar ini "matchless in the whole world" (tak tertandingi di seluruh dunia).

- Escort Zhou berangkat dari kota xian bersama 70an anak buah nya, termasuk 4 orang kepercayaan pemerintah provinsi diutus. kemudian pemerintah tingkat provinsi mengundang keluarga zhou weixin jalan2 ke rumah dan kamp militer, bahkan membiayai seluruh pengeluaran, sebagai bentuk ganda secara halus menyandera agar zhou weixin tidak berpikir macam-macam, atau keluarganya terancam bahaya. Mereka berangkat sebagai penyuplai garam, dengan bawaan lain 1000 tael silver (kamuflase ganda)
- Perjalanan dari kota xian ke beijing melewati sekitar 30-40 desa. Zhou Weixin terkenal dengan julukan "Cambuk Besi yang memadamkan 8 penjuru" , yap dia adalah ahli senjata cambuk.
- Dalam perjalanan, Bertemu 4 orang yang memblock jalan dekat hutan, 4 orang itu disebut "Four Heroes of Grand Mountain" (4 pahlawan gunung agung, selanjutnya disingkat "GM") , mereka meminta Zhou melepas barang berharga. 4 orang itu bernama Xiaoyaozi, Chang Changfeng, Hua jianying, Gai Yiming (memiliki julukan yang sangat sangat panjang). Xiaoyaozi adalah yang paling senior. Salah satu dari mereka memiliki senjata aneh, yaitu Batu nisan.
- Zhou Weixin yang takut karena tidak mengetahui kekuatan 4 orang itu, berusaha kabur dengan kuda ke dalam hutan, sedangkan semua pengawalnya termasuk escort Zhang melawan 4 orang itu. ternyata 4 orang itu ga sekuat mulut besar mereka, mereka dikalahkan dan kabur. escort zhang memberitahu ke ketua Zhou bahwa sudah aman dan uda bisa kembali ke barang bawaan (supply garam).
- 4 heroes GM yang sudah dikalahkan, berhenti disuatu tempat dan mengungkapkan kekesalan. Kemudian mereka bertemu dengan seorang pelajar yang lewat, berusaha untuk merampas atau menodong. Si pelajar yang mempunyai mulut manis, memuji dan membangga2kan mereka, keadaan menjadi terbalik, pada akhirnya malah menjadi mereka yang kasih uang ke pelajar. Sang pelajar yang bersama dengan pembantunya , setelah berjalan agak jauh mereka membuka buku2 untuk mengecek, ternyata kertas2 didalam buku itu ada yang tersisip lembaran kertas emas.
- 4 heroes GM bertemu seorang wanita menggendong bayi sedang mengejar pria, sang wanita memiliki ketapel dan si pria menggunakan pedang, 4 heroes berpikir untuk merampok. kemudian berusaha memblock/menghadang jalan si wanita, wanita bernama Ren Feiyang, si pria bernama Lin Yulong . Ren menembak ketapel ke 4 heroes , semuanya kena dan terluka. Ren Feiyang kembali mengejar Lin yulong . 4 heroes hanya terdiam kesakitan, dan ada yang berdarah.
-  Tak lama kemudian, 4 heroes GM mendengar langkah kuda, dari langkah kuda diketahui kalo itu pasti kuda bagus, mereka berusaha menculiknya, memasang jebakan tali ikat ke pohon, saat kuda mendekati ternyata stop dan siasat itu gagal, yang menunggangi seorang wanita , terjadi adu mulut dan kemudian si wanita menyerang 4 heroes, wanita itu ternyata mengerti ilmu silat, Xiaoyaozi dicengkram bagian lehernya dan ditarik dengan kuda.
- ketiga heroes GM lain mengejar mengejar wanita itu , yang bernama Xiao Zhonghui. Kemudian karena tau tidak bisa mengalahkan Zhonghui , memohon ampun . Dalam pembicaraan dgn zhonghui diketahui kalo mereka berbuat begitu karena sedang mencari uang (butuh uang), untuk membeli hadiah untuk perayaan ulang tahun hero Xiao Banhe (seorang "hero" terkenal yang dikagumi dunia persilatan)
- Xiao Zhonghui tertawa, kemudian memberi mereka tusuk kondong rambut-nya ke mereka, dan bilang permata yang tertanam disitu berharga sangat tinggi. Zhonghui kemudian pergi.


Chapter 2
- Xiao zhonghui sampai ke sebuah penginapan, untuk beristirahat. saat hampir terlelap di tengah malam, terdengar suara langkah kaki dan ketukan tongkat, terus orang itu mengetuk pintu penginapan, terdengar suara penjaga penginapan membuka pintu. terlihat orang itu mengemis minta tinggal secara gratis karena ga ada uang. pemilik penginapan memaki dan memarahi orang itu, karena kasihan zhonghui bangun dari tidur dan mengambil uang
- Di luar ternyata sudah ada pria yang sedang berdebat dengan pemilik penginapan, pria itu adalah sang pelajar (yg sebelumnya bertemu dgn 4 HGM). pelajar itu berusaha membujuk pemilik untuk memberinya secara gratis, terjadi adu debat, pada akhirnya xiao zhonghui yang kasih uang ke pemilik penginapan.
- Terdengar suara bertarung di penginapan, di salah satu kamar 2 orang bertarung (ini pasangan yang dijalan tadi, tapi Xiao Zhonghui ga tau mereka pasangan). Xiao zhonghui menyangka sang pria adalah orang jahat, kemudian dia mengambil pedang di kamar dan menyerang pria itu, sang pria terluka lututnya, kemudian sang wanita menyerang Zhonghui . Zhonghui kebingungan, ternyata mereka adalah suami istri dan bayi itu adalah bayi mereka. mereka sering bertengkar. Pria itu bernama Lin Yulong, wanita bernama Ren Feiyan. Ren feiyan mengutuk zhonghui dan orang tuanya karena kesal telah melukai Lin yulong, zhong hui yg ga trima  membawa kabur bayi mereka. setelah mereka sadar bayi mereka hilang, kemudian mereka mengejar sampai di luar
- Xiao Zhonghui yang bersama bayi sembunyi dan tinggal di sekitar  pepohonan, esok paginya, mendengar suara ribut sekelompok orang, yang ternyata adalah ekspedisi (escort) zhou weixin. Ternyata Zhou Weixin pagi-pagi sudah berangkat dari penginapan.
- Zhou Weixin kemudian merasa ada orang yang mengikuti mereka dari belakang, seorang kakek tua  ada dibelakang daritadi mengikuti mereka. Weixin kemudian menyuruh escort Zhang dan Zhan untuk bergerak cepat. kelihatan seperti mereka berhasil meninggalkan si pak tua dibelakang, tetapi tidak lama kemudian mereka melihat si pak tua bisa menyusuli mereka.
- escort Zhang menyerang si pak tua dengan kelereng, si pak tua tangkis dengan tongkat nya dan kelereng itu malah balik pantul dan mengenai kepala escort zhang, kemudian semua team escort mengepung pak tua.(total 78 orang) . si pak tua dengan tongkatnya memukul satu per satu orang ekspedisi.
- Zhou Wenxin memerintahkan escort zhang untuk menangkap pak tua, wenxin sendiri akan lanjut jalan duluan , berjanji ketemuan di suatu tempat kota selanjutnya.
- saat memacu kuda, melewati hutan, terlihat bayangan-bayangan di sekitar semak2, zhou wenxin merasa ada serangan ambush dari teman kelompok pak tua yang sedang sembunyi
- saat berjalan semakin maju , melihat ada orang yang sedang berlari di belakang dengan membawa pedang, tanpa berpikir panjang zhou wenxin langsung menyerang orang itu dengan panah
- orang itu berhasil menghindar kemudian marah2 mengutuk siapa yang menembak panah, tidak lama kemudian agak kejauhan ada seorang wanita yang menggunakan ketapel menembak kaki kuda, kemudian kuda Zhou wenxin jatuh , kemudian 2 orang itu bergerak cepat menuju ke zhou wenxin dan menodong pedang ke leher, dan bertanya kenapa menyerang mereka (terjadi kesalahpahaman)
- kedua orang itu adalah Ren Feiyang dan Lin Yulong, kemudian mereka meraba-raba kotak (yg isi pedang kembar)  yang ada dibelakang badan zhou wenxin dan bertanya apa isinya, zhou wenxin yang sedang panik karena kedua pedang sedang menghunus di leher, tanpa sadar mengatakan "Pedang kembar", Lin dan Ren terkejut mendengarnya. Ren Feiyang memaksa mengambil kotak itu, yang terikat dengan kuat dibadan zhou wenxin ,tidak lama kemudian terjadi perkelahian zhou wenxin dengan mereka, zhou wenxin meninju Lin sampe terjatuh belakang, Ren kemudian menggunakan bagian pedang yang tidak tajam memukul keras leher belakang zhou wenxin
- seorang wanita tiba-tiba datang dan bertanya "apakah kalian ingin anak kalian kembali?" , wanita itu ternyata adalah xiao zhonghui, mereka gembira dan dengan respons cepat bersama2 menerima bayi mereka, sedangkan zhonghui saat itu menggunakan pedang memaksa memotong tali yang mengikat kotak pedang dan badan zhou wenxin. kemudian menguasainya dan membawa kabur.
- Saat zhonghui mau kabur dengan kuda , tiba-tiba didepan ada yang mencegat kuda , orang itu adalah ternyata pak tua tadi.
- Xiao Zhonghui di totok nadi nya sehingga tidak bisa bergerak, kemudian Ren Feiyang dan Lin Yulong  menghunuskan pedang ke pak tua , pak tua menarik pedang kembar dari tangan Zhonghui dan memblok serangan itu,  kedua pedang pasangan Lin dan Ren patah setelah beradu dengan pedang kembar. bukan hanya pedang patah saat adu senjata itu, tapi semua badan mereka menjadi kaku dan susah bergerak, serta beberapa daerah akunpuntur (spt area jempol) mereka jadi sakit (karena inner energy nya pak tua yang besar?)
- Zhou Wenxin ikut menyerang , dengan menggunakan jurus "Total Annihilation" dari ilmu silat keluarganya "Huyan 18 Whip" , dia menyerang si pak tua, tapi tak disangka si pak tua malah menyimpan pedang kembar kembali dalam sarungnya, kemudian mengeluarkan cambuk dan menggunakan jurus yang sama, kedua cambuk terjadi "clash"/gesekan dan saling terlilit, kemudian si pak tua menggoyangkan cambuk nya dengan tenaga dalam , membuat cambuk milik zhou wenxin terlepas dari tangannya dan bahkan berdarah di telapak tangan-nya. Wenxin kebingungan kenapa si pak tua bisa ilmu silat andalan keluarganya.
- Pak tua itu bahkan bertanya "apakah kamu belum menguasai stance terakhir dari 18 Huyan whip?". selama ini jurus Huyan Whip hanya diturunkan ilmunya sebanyak 17 stance, dan yang terakhir telah hilang.
- Ternyata pak tua tadi adalah utusan kaisar dan bernama Zhuo Tianxiong , yang berusaha menjaga ekspedisi zhou wenxin secara rahasia. Zhou Wenxin berlutut dan memanggil Paman Guru, wenxin pernah mendengar nama Zhuo TianXiong dari gurunya, tetapi tidak pernah bertemu dengannya. pak tua Zhuo menyerahkan pedang kembar ke Zhou Wenxin dan bilang dia akan memberesi para musuh.
- kemudian muncul lagi seorang pelajar , yang bernama Yuan Guannan, dia mengatakan terinspirasi membuat puisi setelah melihat gerak-gerik pak tua Zhuo. awalnya Yuan Guannan berpura2 lemah, tetapi kemudian pak tua zhuo menyerang yuan guannan karena mencurigainya, perkelahian itu memakan beberapa waktu, tetapi Zhuo tianxiong masih jauh lebih unggul , lutut yuan guannan terkena pukulan dari tongkat dan cidera parah, yuan guannan yang tau tidak akan menang , kemudian mengatakan kalo dia akan menggunakan racun dari "Nun 5 poison" (biksuni 5 racun, ahli racun paling terkenal jaman itu). Zhuo ketakutan setelah mendengar nama itu , dipikirnya tinta dan kuas ada racunnya
- Yuan Guannan melangkah maju dan berusaha menempelkan tinta ke Zhuo, Zhuo panik dan mundur beberapa langkah terus, Yuan mengganti target ke Zhou Wenxin, berpura-pura mau menyerang arah muka, Zhou dengan refleks menaikkan tangan untuk menahan serangan itu, ternyata Yuan hanya menipu, langsung merampas pedang kembar dari tangan Zhou Wenxin. Pak tua Zhuo yang melihatnya langsung menyerang dari belakang, meninju bahu Yuan, dan Yuan membalas serangan dengan kuas tintanya. pak tua Zhuo merasa kulit tangannya terasa dingin, ternyata terkena tinta , kemudian jadi panik, takut dan kabur dari hutan itu , Zhou wenxin yang melihatnya juga ikut kabur karena sudah tidak ada sekutu yang bantu.
- pelajar Yuan Guannan membawa kedua pedang kembar itu dan saat mau pergi, zhonghui memohon agar dia melepas totokan , yuan melempar batu kecil untuk melepas totokan , tapi zhonghui terjatuh dari kuda , Yuan terkejut dan kemudian cek kondisi Zhonghui, ternyata Zhonghui pura2 , memukul yuan guannan terus merampas salah satu pedang dari pedang kembar itu dan kemudian kabur.
- pasangan suami istri Feiyang dan Lin Yu Long mengejar Zhonghui , si pelajar Yuan Guannan juga memaksa mengejar biarpun lututnya cidera.

Chapter 3
- beberapa saat  setelah Yuan Guannan  berlari , melihat ada sebuah kuil, dia berhenti disana dan masuk kedalam, disana ada biksuni, dia bertanya ke biksuni apakah melihat ciri2 wanita spt Zhonghui, si biksuni bilang tidak pernah melihatnya, tidak lama kemudian terdengar suara tuk... tuk... tuk..., nampaknya itu adalah suara tongkat Zhuo Tianxiong, karena takut Yuan Guannan sembunyi dibalik tirai patung
- ternyata benar orang itu adalah Zhuo Tianxiong, si Zhuo Tianxiong juga bertanya ke biksuni itu apakah bertemu orang-orang itu, dan biksuni itu kembali mengatakan tidak ada . ternyata di balik tirai itu juga ada Zhonghui, Feiyang, Yulong yang daritadi sembunyi disana.
- Zhuo Tianxiong keluar dari kuil dan kembali mencari mereka di jalan . ke empat orang itu keluar dari pesembunyian  mereka, dan mereka berpikir bahwa daerah itu sudah di penuhi oleh orang ekspedisi + orang pemerintah pusat + pemerintah lokal yang sedang mencari mereka dan lagipula ilmu silat dari Zhuo Tianxiong jauh lebih kuat dari mereka sehingga mereka tidak akan bisa menang melawannya, dan juga ilmu meringankan tubuh serta ilmu tracking Zhuo Tianxiong diatas angin, sehingga cepat lambat akan menemukan mereka.
- pasangan suami istri itu kemudian mendapat akal , mereka akan mengajari Zhonghui dan Yuan guannan "ilmu pedang pasangan" yang mereka pelajari dari seorang biksu , tapi karena mereka sering bertengkar , jadi tidak bisa menggunakan ilmu pedang itu. dikatakan ilmu pedang ini memiliki 72 gerakan, dan jika berhasil menguasainya maka tidak ada individual yang mampu menandinginya.
Ilmu silat ini saling cover (menutupi), seperti yang satu menyerang, yang satu bertahan, sehingga membutuhkan sinkronisasi yang kuat dari sebuah pasangan.
- saat belajar sampe 16 gerakan, ternyata zhuo tianxiong sudah berhasil tracking mereka dan menyusul balik kembali di kuil.
- Ren Feiyang dan Lin Yulong bertarung dengan pak tua Zhuo, mereka kemudian menggunakan ilmu pedang pasangan melawannya, sayangnya ilmu silat ini tidak efektif dikarenakan pasangan ini tidak sinkronisasi , sama sama terlihat egois, sehingga mereka akhirnya dikalahkan karena gerakan mereka seperti tidak terkoordinasi.
- Yuan Guannan menyuruh Xiao Zhonghui kabur, dan dia akan menahannya. Zhonghui menolak, kemudian si pak tua menyerang, Yuan dan Zhonghui membalas serangan dengan ilmu yang baru mereka pelajari. Entah kenapa kerjasama mereka sangat serasi dan cocok, jurus pedang pasangan itu terbukti ampuh . Serangan yang dikeluarkan kelihatan sempurna , padahal mereka tidak pernah menggunakannya dalam pertarungan sebenarnya, mereka hanya mengikuti jalan hati mereka dan secara otomatis mereka saling menjaga. Zhuo tianxiong yang kalah kabur.
- Mereka merasa lega karena musuh kuat telah kabur, kemudian Yuan dan Zhonghui saling memandang, sebuah "perasaan" tumbuh di hati kedua orang yang berbeda jenis kelamin itu. Mereka terdiam cukup lama sampai Lin Yu Long berteriak "bagus bagus!, kecantikan istri dan bakat suami lebih berharga daripada 10 ribu mutiara"
- Maksudnya untuk memuji ilmu silat keduanya, tetapi Xiao Zhonghui merasa malu dan dengan muka memerah menundukkan kepala dan keluar dari biara dan lari jauh.
- Zhonghui kembali ke rumah nya untuk mempersiapkan ulang tahun ayahnya yang ke-50. Keluarga xiao terdiri dari Xiao Banhe (ayah xiao Zhonghui) , madam Yang (ibu dari xiao zhonghui) dan madam Yuan (istri kedua dari Xiao Banhe, tetapi menyayangi zhonghui seperti anak sendiri)
- Pesta ulang tahun ini dihadir banyak pesilat tangguh, beberapa tamu memiliki undangan khusus yang dimana pada kertas undangan terdapat permintaan rahasia untuk mencari pedang kembar , hanya tamu yang sangat dekat dengan Xiao Banhe yang mendapat permintaan khusus itu untuk menghindari kebocoran ke telinga pemerintah.
- Nyonya (madam) Yang dan Yuan melihat Xiao Zhonghui sedang bercermin, kemudian tiba-tiba tersenyum sendiri dan muka tersipu-sipu. Nyonya Yang bilang ke Ny. Yuan "Anak ini pulang dengan sebilah pedang dari pedang kembar, tentu dia kadang-kadang bisa gembira, tetapi semenit kemudian dia terlihat khawatir, seperti ada sesuatu yang membebaninya. Dia berumur 18 tahun ini, mungkin dia bertemu playboy muda dari keluarga kaya". Kemudian Ny. Yang melihat tusuk konde rambut nya dan merasa yang ini baru dan tidak ada mutiara berharga seperti yang lama.
- Ny Yang bertanya ke Zhonghui, "kemanakah tusuk konde dan mutiara yang bibi Yuan kasih?". Zhonghui membalas bahwa dia memberikannya kepada seseorang. Ny Yang dan Yuan saling memandang dan senyum2 seperti sudah tahu maksudnya. Zhonghui berkata bahwa orang itu harusnya datang ke ulang tahun Ayah hari ini.
- Zhonghui dan madam Yang dan Yuan berbicara2 disuatu ruangan dan kemudian masuk seorang pembantu tua mengiformasikan kalo ada 4 orang aneh datang yang membawa hadiah aneh, yaitu sebuah tusuk rambut. Zhonghui tersenyum, kedua madam mengira orang itu adalah pria idaman zhonghui, kemudian segera pergi melihat rupa orang itu ingin mengetahui rupa orang yang membuat Zhonghui tergila-gila.
- Ternyata rupa orang itu tidak sesuai harapan, 4 orang itu adalah 4 Heroes of Grand Mountain, dan yang berdiri didepan memberi hadiah adalah seorang yang pendek kecil , jelek, kelihatan aneh, dan tidak kelihatan menarik. Kedua madam merasa kecewa. Setelah mengucapkan selamat, Ke-empat orang itu memperkenalkan diri ke hero Xiao Banhe.
- kemudian datang lagi 3 orang , 2 orang pria dan 1 orang wanita, yang wanita mengendong bayi, ternyata mereka adalah Ren feiyang, Lin yulong dan Yuan guannan. Mereka memberi hadiah sebuah pedang (salah satu pedang kembar) (dari sini bisa kita simpulkan kalo mereka mendapat undangan khusus). Xiao Banhe terkejut dan berteriak "Pedang Kembar".
- Zhonghui keluar menyapa mereka, kemudian kedua madam (nyonya) baru menyadari kalo antara Zhonghui dan Yuan guannan memiliki hubungan khusus. Kemudian Xiao banhe menjodohkan anaknya dengan Yuan guannan .
- Di balik halaman rumah , Feiyang dan Yulong kembali melatih jurus pedang kembar yang sebelumnya mereka hanya latih belasan stance. 4 HGM datang melihat dan meremehkan jurus pedang kembar itu. pasangan suami-istri bilang itu adalah hadiah pernikahan untuk zhonghui dan yuan guannan, tidak seperti 4 HGM yang tidak memberikan apa2. Kemudian Ren Feiyang menceritakan ada sebuah kodok istimewa didekat situ, dan kodok itu sangat sulit ditangkap, khasiat setetes darah kodok itu sama kuatnya dengan melatih tenaga dalam 10 tahun, dan menantang 4 HGM untuk menangkapnya sebagai hadiah. Salah satu HGM bermarga Gai sangat percaya diri, karena dia dijuluki "Pengejar kodok, - terbang melewati air dengan 1 kaki". 4 HGM semangat dan kemudian pergi mencari nya.
- Xiao Banhe muncul ide agar pernikahan segera dilaksanakan sekalian karena banyak tamu yang datang. Yuan Guannan pun bersujud ke calon mertua nya, saat bersujud dan menyalami madam Yuan, terlihat ada 6 jari di masing masing tangan nya (tangan kiri 6, tangan kanan 6). Yuan Guannan terkejut dan pucat, kemudian dia mengeluarkan rantai  emas dengan hiasan giok singa dan menanyakan kepada ibu mertuanya "apakah kamu mengenali ini?" . Madam Yuan bertanya balik "ka...kamu... shiguan?"
- Ternyata madam Yuan adalah ibu kandungnya, yang telah terpisah selama 16 tahun , yuan guannan hilang sejak umur 3 tahun.
- Zhonghui yang mendengar kata "Ibu" merasa shock! terkejut karena ternyata mereka adalah kakak-adik , dan itu berarti mereka tidak bisa melanjutkan hubungan pasangan suami-istri.
- Zhonghui kemudian berlari menuju keluar rumah dengan sedih, bertabrakan dengan seseorang dan terjatuh, ternyata itu adalah Zhou Wenxin , kemudian Wenxin mengambil kesempatan mencengkram tangan Zhonghui dan menyandera nya , meminta Xiao Banhe menukar zhonghui dengan pedang kembar.
- dari arah belakang, Yuan Guannan melempar uang kertas yang sebelumnya disimpan dibuku-buku miliknya, ke arah atas dan berterbangan , semua orang berebut dan berhamburan, dan area itu menjadi kacau dan ricuh. Xiao Banhe kemudian menyerang Zhou Wenxin dan..

bersambung ke part 2....... 

2 komentar:

  1. Jujur, sewaktu saya membaca tulisan ini, saat itu pula saya sedang membaca kisah Wan-yo-to ini. Ceritanya seru dan lucu. Tetapi di versi yang saya baca itu, tidak lengkap (siapa yang punya versi lengkap?), yaitu ketika ceritanya saat Siau Tiong Hui mendengar suami istri itu bertengkar di kamar, tiba-tiba cerita melompat ke bagian cerita Toh Thian Hiong mencengkeram nadi gadis itu dan Ciu Wi Sin merebut golok Wan-yo-to pendek gadis itu, dan akhirnya gadis itu jadi tawanan. Jadi, membingungkan, kenapa bisa ceritanya sampai ke situ? Ternyata memang ada yang hilang.
    Kedua, baiknya kalau ada yang mau menyempurnakan, antumkan pula pepatah-pepatah karena di situlah kelucuan dan sindiran-sindiran halusnya cerita itu. Terima kasih.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk karya Jin Yong yang disadur oleh Gan KL/OKT ke bahasa indonesia , biasa menggunakan novel edisi 1 (tahun 60an-70an) dan nama hokkien. untuk edisi 2 (revisi pertama) tidak ada bahasa indonesia, untuk edisi 3 (revisi kedua/terakhir) ada trilogy condor heroes dan SPW .
      saya kurang akrab dengan nama hokkien dan kurang tertarik dgn edisi 1 karena terlalu jadul ^^; , tapi kalo ga bermasalah dengan bahasa inggris, isinya lengkap dan menggunakan edisi 2.
      kayaknya sih memang ada cukup banyak bagian yang hilang diantara 2 scene itu.

      Hapus