Guo Jing

Guo Jing

Guo Jing adalah seorang tokoh utama dalam cerita Pendekar Pemanah Rajawali karya Jin Yong. Nama hokkien dari Guo Jing adalah Kwee Ceng, mungkin nama ini lebih terkenal di Indonesia. Pendekar ini terkenal dalam menjaga kota Xiangyang dari serangan Mongol. Dia dan ayah kandung dari Yang Guo adalah saudara angkat.

Kota Xiangyang merupakan pusat perbatasan penting dengan daerah kekuasaan Mongol, sehingga sangat kritis dan perlu dijaga ketat. Guo Jing sejatinya dibesarkan di Mongol dan mempunyai hubungan baik dengan keluarga Khan (mulai dari jengis khan, tolui, dll) . Tetapi dia tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Song. Saat bangsa Mongol menghancurkan negara Jin , berkeinginan untuk lanjut menyerang negera Song, dan memberi perintah rahasia jika Guo Jing melawan, akan dieksekusi. Guo Jing yang mengetahui ini kemudian melarikan diri dengan kuda merah nya.

Guo Jing yang berperawakan mata besar, alis tebal, dada bidang dan wajah sekilas seperti sosok kasar, mempunyai sifat yang mementingkan negara diatas urusan pribadi, seorang patriotisme, setia, jujur, polos, dan mempunyai pikiran yang lambat, lambat dalam belajar, dan kaku. Dia seperti seseorang yang susah atau agak kesulitan untuk mengutarakan apa yang ada dipikirannya atau mengutarakan pendapatnya.

Kwee Ceng
Kwee Ceng di Legend of the Condor Heroes


Keluarga Guo Jing adalah keturunan salah satu dari 108 pahlawan Liangshan (cerita Water margin/Suikoden) bernama Guo Sheng.  Guo Jing sangat lambat dalam mempelajari ilmu silat , biarpun dia memiliki keinginan yang keras dan tekun dalam belajar. Kekurangan itu lumayan terbantu saat dia memiliki tenaga dalam yang tinggi. Dengan rajin berlatih, tenaga dalam yang tinggi, dan orang-orang hebat yang mengajarinya, akhirnya dia berhasil menjadi seseorang tokoh yang sangat kuat. 

Guo Jing pertama kali pergi ke daratan tengah pada umur 18 tahun, saat itu dia masih belum mengetahui perjanjian yang dilakukan Qiu Chuji dan 7 orang aneh dari Jiangnan. Disitu dia bertemu dengan seorang gelandangan, yang kemudian menjadi teman pertama dia di daratan tengah, nantinya "teman" itu diketahui merupakan seorang wanita yang sedang menyamar, dan kelak menjadi kekasihnya (yaitu Huang Rong). Guo Jing sebelumnya sempat ditunangkan dengan Koji, putri Jenghis Khan, sehingga sempat membuat masalah menjadi rumit, apalagi dia tidak pernah mengatakannya kepada Huang Rong perihal itu.

Guru Guo Jing adalah 7 orang aneh dari Jiangnan, tapi sebenarnya yang melatih dia hanya 6 orang, karena satu telah meninggal dunia sebelum sempat melatihnya, padahal orang itu dikatakan memiliki karakteristik yang paling cocok dan mirip dengan Guo Jing (pikiran lambat), dimana ilmu silatnya pun kasar tanpa banyak perubahan sehingga cocok dengan tipikal Guo Jing. Selain 6 guru itu, dia juga dilatih oleh Ma Yu dari Quanzhen, tetapi Ma Yu tidak pernah mengangkatnya menjadi murid apalagi jadi anggota Quanzhen. Kemudian dia dilatih oleh tetua partai pengemis Hong Qigong, diajarin 15 tapak penakluk naga, saat itu dia belum diangkat menjadi murid Hong Qigong jadi cuma diajarin 15 tapak, dan Guo Jing sempat membuat sendiri 3 jurus palsu untuk melengkapi 18 tapak saat melawan Ouyang Ke.

Selain bertarung dan ilmu silat, Guo Jing juga ahli memanah dan berkuda, salah satu hal menghebohkan yang dia lakukan adalah saat memanah 2 ekor elang dengan sekali tembakan, saat itu dia menggunakan panah dan busur milik Jebe, yang lebih berat dari busur umumnya. Karena keahlian memanahnya itu juga, dia sering digambarkan menggunakan panah sebagai ciri khas atau ikonnya, padahal sepanjang cerita dia sendiri jarang memanah. 

Pada akhir novel the legend of the condor heroes, Guo Jing menjadi orang terkuat ke-7 yang masih hidup di era itu, cuma dibawah 4 "the Greats" , Zhou Botong, dan Qiu Qianren (hampir2 imbang). Suatu hasil yang menakjubkan untuk usia yang masih begitu muda.

Guo Jing Kwee Ceng

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biodata Guo Jing

nama hokkien: Kwee Ceng
julukan: Pendekar Utara

umur:

  • 7-8 tahun (saat di latih 7 orang aneh Jiangnan di Mongol)
  • 16 tahun (saat bertemu Ma Yu)
  • 18 tahun (start novel setelah dewasa)
  • 19 tahun (saat membantu mongol menyerang negara Khoresm)
  • 20 tahun (perkiraan saat end loch)
  • 33 tahun (perkiraan awal roch)
  • 38 tahun (saat bertemu yang guo dewasa di gathering pengemis)
  • 40 tahun (saat yang guo berpisah dgn xiao long nu)
  • 56 tahun (post-16 tahun)
  • 68-69 tahun (saat meninggal mempertahankan Xiangyang) 

Orang Tua:

  • ayah: Guo Xiaotian
  • ibu: Li Ping
Partai/Organisasi: Tidak ada

Hubungan Asmara:

  • Huang Rong
  • Hua Zheng
  • Mu Nianci (dijodohkan Qiu Chuji dan Yang Tiexin)
  • Cheng Yaojia (sepihak)
  • Qin Nanqin (edisi 1)

Saudara Angkat:

Guru dan Pengajar:

  • 7 orang aneh Jiangnan (hanya sisa 6 orang) - Guru resmi
  • Ma Yu - pengajar bukan guru
  • Hong Qigong - Guru resmi
  • Jebe - pengajar bukan guru
  • Zhou Botong - pengajar bukan guru
  • Huang Yaoshi - pengajar bukan guru
Murid dan anak:
  • anak: Guo Fu, Guo Xiang, Guo Polu
  • murid: Wu bersaudara, Yang Guo(cuma sebentar), Yelu Qi
Senjata:
  •  Busur Panah
  •  Pisau Belati dari Qiu Chuji
  •  Golok emas (pisau) dari Jenghis Khan
Hewan Peliharaan
  • Sepasang Elang Kembar
  • Kuda Keringat Merah
  • Anjing kecil

Ilmu Silat

dari Tujuh Orang Aneh Jiangnan(tepatnya 6 orang, karena 1 sudah meninggal diawal cerita)
  • Melepas sendi mencabut tulang (Disconnect the Muscles and Separating the Bones) dari Zhu Cong
  • ilmu Tombak dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tapak Pemecah Gunung (membelah gunung) dari Nan Xiren
  • ilmu Tapak Gunung Selatan dari Nan Xiren
  • ilmu tapak Pembuka Gunung dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tongkat Penakluk Iblis dari Ke Zhen'e
  • Ilmu Cambuk Naga Emas dari Han Baoju
  • Ilmu Golok Pegunungan Selatan *
  • Ilmu Tombak Huyan *
  • Ilmu Pedang Gadis Yue dari Han Xiaoying
  • "tidak disebut namanya", ilmu kaki mirip bebek mandarin, diajarin Hao Baoju
  • Jurus Melucuti Tangan Kosong (ilmu Tangan Kosong Merebut Senjata)
  • jurus ikan kakap berdiri tegak
  • jurus tinju Harimau Hitam menerang jantung (jurus yang menyerang dada, gurunya berpesan agar jangan pernah menggunakan ini saat berlatih dengan Han Xiaoying)
  • dasar ilmu ringan tubuh diajarkan oleh Zhu Cong, Quan Jinfa, Han Xiaoying
dari Hong Qigong
  • 18 Tapak Penakluk Naga 
dari Ma Yu
  • Tenaga Dalam Quanzhen dari Ma Yu
  • ilmu meringankan tubuh Burung Welilis Emas (ed.1) - Flight of the Golden Eagle (ed.2) - Angsa Liar Emas (ed.3 hal 304) dari Ma Yu
dari Zhou Botong
  • 72 jurus Tinju Kosong
  • Ilmu membagi 2 pikiran dan ilmu kedua tangan saling bertempur
  • prinsip ilmu Quanzhen, Tenaga Dalam, juga jurus Quanzhen
  • berbagai teori dari kitab ilmu 9-Yin
dari orang Mongol
  • Teknik memanah dan ilmu tombak dari Jebe
  • ilmu Gulat Mongolia diajarin Jebe dan Borokul
  • bab menarik otot mengerutkan tulang
  • teori ilmu menggerakkan sukma (cuma teori, tidak tahu apakah dia bisa melakukannya)
  • ilmu pedang
  • Tenaga Kapas Terbang
  • ilmu memulihkan luka dalam
  • berbagai teori dari kitab 9-Yin
dari Biksu Yideng:
  • mendapat pencerahan lebih mengerti isi 9-Yin saat Yideng sedang menyembuhkan Huang Rong, dan penjelasan intisari terpenting dari 9-Yin yang dalam bentuk bahasa sansekerta diterjemahkan oleh Yideng
  • Yideng memberi pengarahan intisari ilmu silat selama 2 jam kepada Guo Jing, Huang Rong, dan 4 muridnya sesaat sebelum mereka berangkat pergi
lain-lain:
  • Meniru ilmu jari matahari (hanya luarnya)
  • ilmu meringankan tubuh Tangga ke Surga atau naik tangga ke surga (Stairs to Heaven/上天梯) 
  • Teknik Jari Peluru / Menjentik Jari dari huang yaoshi, saat di LOCH masih cuma meniru, di ROCH sudah diajarin.
  • Pengetahuan Formasi Tujuh Bintang Utara atau formasi bintang biduk Quanzhen
  • diberi tips ringan tipu muslihat oleh Qiu Chuji 
  • meminum darah ular khusus, edisi 1 dan 2 meningkatkan tenaga dalam dan anti racun, sedangkan edisi 3 jadi cuma anti racun
  • jurus Menyangga Balok Atap Mengganti Pilar
  • jurus Dengan Mudah Mendorong Perahu
  • pernah menciptakan 3 jurus tapak palsu, ciptaan sendiri saat melengkapi 18 tapak
  • menekan ribuan kilogram
Jurus-jurus yang tidak jelas dari ilmu apa (semua di loch):
  • jurus Burung feng terbang naga naik (pedang) *
  • jurus Membalik badan memetik buah
  • jurus Melangkah maju menjinjing keranjang
  • jurus Menggeser awan melihat matahari (tongkat)
  • jurus tapak Membariskan Awan Mendorong Bulan (jurus tapak, tapi bukan dari 18 tapak, karena GJ menggunakannya sebelum belajar 18 tapak naga)

Keahlian lain:

  • Taktik perang dari kitab Wumu yang dibuat jendral Yue fei
  • Mahir Berkuda
  • Anti Racun
  • Berenang dan mengatur pernafasan di air oleh Huang Rong
  • menulis oleh Zhu Cong
  • bahasa Mongol
  • cara menjinakkan kuda dari Hao Baoju

Next Post Previous Post
1 Comments
  • NataL 32™
    NataL 32™ 23 September 2018 pukul 13.02

    Umur Kwee Ceng saat end ROCH 56 tahun..

Add Comment
comment url