HSDS2019

HSDS2019

Minggu, 16 Desember 2018

Binatang Sakti di karya Jin Yong

Terdapat banyak binatang spesial yang tidak normal dalam karya-karya cerita silat buatan Jin Yong, berikut 10 hewan pilihan yang dianggap spesial (tidak berurut).





10. Elang Kembar - LOCH
sepasang burung elang ini dipelihara oleh Guo Jing saat masa muda nya di Mongolia. Burung Elang ini berbulu putih dan diselamatkan oleh Guo Jing saat mereka masih kecil, dimana orang tua mereka dibunuh oleh kumpulan kawanan burung elang berbulu hitam (karena dianggap berbeda). Elang Kembar ini kemudian menemaNi anak Guo Jing yaitu Guo Fu (dan tentu saja Duo tukang tempel Wu).
Salah satu burung elang dibunuh oleh Jin Lun Fawang (hakim roda mas), kemudian yang lain bunuh diri karena ikatan batin mereka sangat kuat. Ukuran elang ini juga cukup besar dibandingkan elang pada umumnya, dan memiliki IQ yang tinggi untuk ukuran hewan.


9. Kakak Rajawali - ROCH
ini adalah binatang yang paling terkenal di karya om Jin Yong, yang melatih Yang Guo (yoko) bertangan satu menjadi pendekar rajawali yang kuat, dengan bantuan pedang besi berat dan berlatih di air terjun, menjadikannya bahkan lebih kuat dibanding saat mempunyai 2 tangan. Rajawali ini telah menemani senior Dugu Qiubai pada jaman dahulu (seorang ahli pedang tanpa tandingan), sehingga diperkirakan umur Rajawali ini setidaknya 100+ tahun. Rajawali ini dianggap spesies khusus dan tidak normal, berumur panjang, ukuran besar dibanding rajawali umum dan tidak bisa terbang (karena badan besar ga sebanding dengan sayap). Rajawali biasa pada umumnya hanya bisa hidup sampai 70 tahun. Rajawali ini memiliki bulu yang jarang, dan bagian kepala botak.


8. Kera 9-Yang - HSDS
Kera ini semasa muda nya bernasib sial, perutnya dibedah untuk disisipin kitab 9-Yang berjumlah 4 jilid , sebuah kitab ilmu silat yang di curi dari Shaolin. Aslinya merupakan kitab suci untuk umat Buddha berbahasa sansekerta , tapi didalamnya ada yang selipin ilmu 9-Yang dalam bahasa mandarin. Total ada 4 jilid.
Kera ini saya perkirakan berumur setidaknya 100 tahun, karena saat biksu Jiuyan dan Jungbao mengejar pencuri kitab sampai era awal HSDS itu sekitar 78 tahun, ditambah umur Zhang Wuji (thio buki) saat dia menemukan sang kera dan tambah lagi umur kera saat masih muda saat perutnya mau  dimasukin kitab. Sebenarnya yang membuat dia spesial bukan hanya umur nya yang panjang, tetapi dia mampu menahan sakit dalam waktu yang begitu lama tapi ga mati-mati, selama berada diperut sekitar 90 tahun gitu, harusnya periode masa dia mengalami “sakit” juga terhitung lama. Kera ini berwarna putih (sesuai dengan tv adaptasi 2009). pada edisi 1 dan 2 roch, disebut berwarna hijau, edisi 3 sudah dicabut pernyataan itu. Edisi 3 HSDS menyebut Salah satu penyebab umur panjang adalah buah persik yang tumbuh didekat gua, selain membuat lebih pintar dan lincah, juga membuat bulunya dari yang berwarna hitam berubah menjadi putih. Ukuran kera ini tidaklah sebesar gambar. Tidak diketahui jenis kera ini.


7. Martes / Marten si Petir – DGSD
ya ini adalah binatang yang paling manis dibanding semuanya di kebun binatang JY. Binatang martes ini adalah milik Zhong Ling di novel Demi Gods and Semi Devils. Bicara soal racun, biasa kita kenalnya ular, kalajengking, lipan, kodok, dan laba-laba. Tapi yang ini hebat, cuma seekor martes (sejenis keluarga tupai,musang) . Racun pada giginya pun bukan main-main , jika sial digigit , maka akan kena racun dan hidup orang itu tidak akan lebih dari 1 minggu jika tidak segera disembuhin, dan obat penyembuhnya pun tergolong langka (karena ga umum juga sih digigit musang bisa kena racun). Hanya ayah Zhong Ling yang punya penawarnya. Martes ini diasuh sejak kecil dan telah berumur 4 tahun, dan hanya mendengar perintah Zhong Lin (bahkan ayah dan ibu zhong lin tidak didengarnya) . Para korban gigitan nya termasuk Si Kong dan Duan Yu. Makanan favorit sehari-hari si Martes adalah ular beracun, sehingga Zhong Ling selalu membawa ular saat berpergian dengan Martes. 
6. si Kakek putih - SYM
sebutan kakek putih ini adalah untuk seekor Gorilla. Gorilla ini lah yang melatih Aqing menjadi pendekar wanita tangguh, salah satu orang terkuat di era-nya . Perkenalan gorilla ini dengan aqing bermula dari saat sang kakek putih sering menganggu binatang ternak peliharaan Aqing. Gorilla ini ahli dalam menggunakan stik bambu untuk bermain teknik pedang tingkat tinggi, sehingga ga heran Aqing setelah berlatih tanding dengan dia, akhirnya mampu menjadi salah satu tokoh terkuat didalam karya Jin Yong.
beberapa terjemahan menggunakan kera jenis lain, ada yang sebut Gibbon, ada lagi simpanse, kalo tidak mau pusing, sebut saja Kera. 
5. Ular milik Liang Ziweng– LOCH
Ular ini dipelihara oleh salah satu anak buah Wanyan Honglie, Liang Ziwang. Darah pada ular ini memiliki khasiat khusus (edisi lama novel meningkatkan tenaga dalam, edisi baru cuma anti-racun, adaptasi tv seri 2017 mengikuti edisi lama yang meningkatkan tenaga dalam). Liang Ziweng memelihara ular ini hampir 20 tahun lamanya dan akan segera di panen (dihisap darahnya), tapi siapa sangka dibunuh oleh Guo Jing(kwe ceng) dan darahnya dihisap oleh Guo Jing. Itu membuat Liang Ziweng mendemdam kepada Guo Jing karena usahanya yang lama menjadi sia-sia.
4. Ulat Sutera Es – DGSD
Ulat Sutera Es ini berasal dari gunung Kunlun. Biksu shaolin Huijing berhasil menangkap satu ekor dan memeliharanya di Shaolin, Ulat ini juga menjadi target dari Ding Chunqiu, sehingga Ding merasa kesal karena Huijing menangkap duluan. Ulat ini kemudian dicuri oleh You Tanzhi dan A’zi. Pertemuan Ding Chunqiu selanjutnya dengan biksu Huijing, terjadi adu mulut saling menuduh, kemudian Ding Chunqiu “menculik” Huijing, tujuannya untuk membawanya ke gunung Kunlun menangkap Ulat Sutera lain (karena Huijing memiliki kemampuan untuk itu). Saat itu diketahui ternyata Huijing menderita luka dalam permanent akibat racun es dari ulat ini, kemudian Ding Chunqiu “meminta”(memaksa dgn halus) tabib Xue untuk menyembuhkannya. You Tanzhi setelah terkena racun es ulat ini , kemudian mampu menguasai jurus Tapak Es dan tenaga dalamnya pun meningkat drastis.
3.  Zhuha – DGSD
katak beracun ini merupakan idaman para ahli racun, karena memiliki khasiat jika memakannya akan membuat orang tersebut imun terhadap segala jenis racun. Katak Zhuha ini dijuluki sebagai raja dari semua binatang beracun. Sang pangeran dari negeri Tayli , Duan Yu tanpa sengaja menelannya dan kemudian menjadi anti-racun (si kodok beracun ini mengejar lipan yang memasuki mulut Duan Yu). Tentu saja biarpun anti-racun, tetapi tidak anti obat bius dan sejenisnya (duan yu juga ikut pingsan/terbius pas di kediaman oleh nenek suruhan Mrs. Wang)


2. Kuda Merah Guo Jing - LOCH
ada berbagai macam kuda yang muncul, mulai dari kuda nya Yang Guo (yoko), kuda-nya Mu Wanqing, kuda putihnya Lu Wenxing (bahkan judul novel menggunakan nama kuda putih), kuda Zhonghui, kuda hitam-putih pasangan Shi Qing - Min Rou, kuda putih di the book and the sword, kuda salah satu guru guo jing, kuda lin pingzhi, dan lain-lain. Dari semua kuda itu, dipilih yang menurut saya terbaik, yaitu kuda keringat merah milik Guo Jing. Dia mendapatkannya saat masih di Mongolia. Kuda ini sangat liar dan sulit ditangkap, sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Guo Jing dengan ilmu meringankan tubuh yang baru dipelajari dari Ma Yu. Kuda ini merupakan jenis kuda yang sama dengan yang digunakan oleh Lu Bu dalam cerita samkok (romance of three kingdoms). Sangat cepat, lincah dan gagah. Asal muasal kuda ini katanya sih berasal dari asia tengah (sekitaran uzbekistan), jenisnya Ferghana.


1. Rubah Ekor 9 – ROCH
Sepasang rubah ini merupakan teman dari Yinggu (kekasih zhou botong), yang menjadi spesial selain jumlah ekornya yang banyak yaitu 9 biji ekor. kemudian kemampuan darahnya yang dapat menyembuhkan luka dalam berat seseorang. Yang Guo pernah membantu salah seorang anggota dari Desa Binatang Buas yang sedang terluka berat, hanya bisa disembuhkan jika meminum darah Rubah ekor-9 , karena rubah ini sangat cepat dan lihai, sehingga para anggota Desa Binatang Buas gagal menangkapnya. Rubah ini memiliki kaki yang besar dan lebar, sehingga membuatnya menjadi gesit. salah satu rubah bahkan sempat berpura-pura mati saat ditangkap Yang Guo, kemudian setelah Yinggu muncul, baru bangun lagi, Yang Guo merasa gusar bukan main, tapi juga merasa lucu. Rubah ini biarpun bernama ekor 9, tapi tidak benar-benar berekor 9.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar