HSDS2019

HSDS2019

Rabu, 20 Mei 2020

Event kedai makan di Niujia



Peristiwa beruntun di Desa Niujia dan Kedai Teh-nya



Pendekar Yang Hadir:
Guo Jing, Huang Rong, Yin Zhiping, Lu Guanying, Hou Tonghai, Cheng Yaojia, Peng Lianhu, Tolui, Kojin, si dewa panah Jebe, jendral pemimpin pasukan Song berserta pasukannya, Borokul, Mu Nianci, 8 orang Pengangkat peti mati, si gadis bodoh Shagu, Qiu Chuji, Ma Yu, Wang Chuyi, Sun bu er, dua pengemis si kurus dan si gendut yang pernah di tolong mu nianci (pangkat 8 kantong),  Qiu Qianzhang, Hao Datong, Liu Chuxuan, Tan Chuduan, Ouyang Feng, Ouyang Ke, Yang Kang, Wanyan Honglie, Sha Tongtian, Liang Ziweng, biksu Lingzhi, Ke Zhen'e, Zhu Cong, Han Baoju, Nan Xiren, Quan Jinfa, Han Xiaoying, Zhou Botong, Mei Chaofeng, Huang Yaoshi, tidak terlupakan juga kuda merah Guo Jing, dan 2 elang putih kembarnya. Hong Qigong juga ada datang tetapi belakangan.

Hadirin Masa lalu: 
Yang Tiexin, berbagai pengawal pemerintahan Jin dan Song, Guo Xiaotian, Qu Lingfeng (Qu San), Shi Yanming, Li Ping, Bao Xiruo, Duan Tiande, Zhang Shiwu.


Peristiwa Kedai Makan di desa Niujia merupakan salah satu peristiwa utama yang terjadi di cerita LOCH, jadi lucunya ntah kenapa begitu banyak pendekar bisa kebetulan bertemu di tempat yang sama dalam waktu yang hampir bersamaan juga, jadi ibaratnya Fengshui (hongsui) kedai makan ini sangat bagus, bisa mengumpulkan banyak pendekar dunia persilatan datang kemari, haha, tapi ya namanya saja cerita silat, merupakan hal wajar jika ada cerita "kebetulan" bertemu biarpun dunia itu luas. Kedai Makan ini lah yang menjadi saksi bisu berbagai peristiwa yang beruntun terjadi selama 7 hari 7 malam. Nama resmi kedai ini adalah Kedai Teh Paviliun Hujan Musiman.

Awalnya saya hanya mau membahas kedai araknya saja, tetapi kemudian saya mengubahnya menjadi konteks yang lebih luas yaitu Desa Niujia. Desa Niujia ini jika di translasi ke indonesia menjadi Niu = Lembu, Jia = keluarga yang berarti desa Keluarga Lembu, tapi karena namanya ga enak didengar atau disebut, biasa orang cuma menyebut Desa Niujia atau inggrisnya Ox Village. Desa Niujia nampaknya hanya desa fiksi, tidak ada didunia nyata. Lokasi Desa Niujia berada dekat dengan Lin'an (dulu adalah ibukota dinasti Song, sekarang adalah prefektur).
Desa Niujia adalah desa kecil yang hanya ada sekitar 18 rumah, dan kedai makan berlokasi sedikit agak jauh dan tersendiri dari rumah-rumah di desa. Pemilik kedai bernama Qu San yang kakinya pincang,  yang nantinya diketahui dia adalah murid dari pemilik pulau persik Huang Yaoshi, dengan nama asli Qu Lingfeng. Qu Lingfeng baru pindah ke desa Niujia sekitar 1 tahun lalu. Setelah kematian Qu San (Qu Lingfeng), kedai ini tidak digunakan lagi dan terbengkalai. Anak perempuan Qu San yang sempat dibawa Bao Xiruo ke desa sebelah tempat tinggal orang tuanya untuk diasuh, nantinya setelah besar kembali dan bermain-main disini.

Berbagai peristiwa terjadi disini dalam waktu yang hampir berdekatan selama 7 hari. Bermula dari Guo Jing yang terluka berat oleh tapak ilmu kodok Ouyang Feng dan tusukan belati Yang Kang, kemudian Huang Rong memutuskan untuk membawanya kesini untuk menyembuhkan luka dengan salah satu ilmu dari kitab 9-yin tentang bab penyembuhan luka, yang memerlukan waktu 7 hari 7 malam tanpa diganggu. Mereka bersembunyi di ruang rahasia . Ruang rahasia ini dulunya digunakan oleh Qu Lingfeng untuk menyembunyikan berbagai harta seni yang dia curi dari istana kaisar. Harta karya seni bernilai tinggi itu dikoleksi oleh Qu Lingfeng untuk diberikan kepada gurunya Huang Yaoshi, berharap agar gurunya dapat mengampuninya. Sayang beribu sayang, dia ketahuan oleh pengawal kerajaan yang mengejarnya dan terbunuh oleh tusukan pedang. Sebelum mati, dia sempat membunuh pengawal kerajaan itu (sehingga mati bersama) dan menutup jalan rahasia (pintu). Ruang rahasia ini kemudian tidak tersentuh selama belasan tahun sampai Huang Rong menemukannya. 

Beberapa peristiwa yang terjadi adalah pertarungan antara 7 murid Quanzhen dengan formasi bintang biduk melawan Mei Chaofeng, kemudian dilanjuti dengan melawan Huang Yaoshi. Saat melawan Huang Yaoshi, hasilnya adalah imbang biarpun mereka bertarung sangat lama. Kejadian lain adalah pertarungan Hou Tonghai melawan Lu Guanying dan Cheng Yaojia, dimana Hou Tonghai berpikir mereka adalah siluman (setelah sebelumnya ditakut-takuti oleh Huang Rong). Kemudian juga ada pertarungan Ouyang Ke yang kakinya patah melawan Huang Rong, Lu Guanying, Cheng Yaojia, Mu Nianci. Selain berbagai pertempuran , juga ada pernikahan antara Lu Guanying dan Cheng Yaojia disini yang dipaksa oleh Huang Yaoshi, juga ada kejadian dimana Ouyang Ke hampir "memetik bunga" tiga gadis cantik, yang akhirnya Ouyang Ke mati dibunuh oleh Yang Kang.  Disini Huang Yaoshi juga mempermalukan Wanyan Honglie dan pengawalnya. Sedangkan untuk kejadian di luar kedai makan adalah lomba lari antara 3 orang pendekar tingkat "The Greats" yaitu Zhou Botong, Huang Yaoshi, dan Ouyang Feng. Guo Jing juga mendapat pemahaman dari melihat formasi bintang biduk Quanzhen yang kemudian juga meningkatkan kemampuan ilmu 9-Yin nya.

Peristiwa kedai arak berakhir dengan berbagai kematian , mulai dari Ouyang Ke, Mei Chaofeng, dan salah satu murid Quanzhen, Tan Chuduan. Kedua orang yang terakhir disebut mati di tangan Ouyang Feng, si racun barat. 7 orang (yang dimana sisa 6 orang) Aneh Jiangnan pun kebetulan datang setelah tidak berhasil menemukan Huang Yaoshi di pulau persik. Huang Yaoshi yang melihat mereka pun langsung menyerang mereka tanpa berbicara banyak. 6 Orang Aneh kalah telak dan hampir mati terbunuh, kemudian Guo Jing yang hampir selesai penyembuhannya (saat itu hari ke-7) dan merasa guru-gurunya dalam keadaan kritis, langsung menghancurkan pintu rahasia. Karena proses penyembuhan luka belum selesai penuh, sehingga titik nadi Guo Jing ada yang terguncang setelah mengeluarkan tapak, kemudian Huang Yaoshi membantu menyembuhkannya dengan mengalirkan energi tenaga dalam dan menotok-memijit titik penting Guo Jing selama setengah jam dan akhirnya Guo Jing sembuh total. Akhirnya ketahuan berbagai siasat licik dan adu domba yang dilakukan oleh 4 orang ke berbagai pihak dunia persilatan, yang mereka (Guo Jing & Huang Rong) dengar dan lihat melalui lubang kecil di dalam ruang rahasia.

akhir kata:
mungkin kalo saya jadi producer drama TV dan sedang menggarap LOCH, akan ku-ubah ceritanya sedikit, kutambah-tambahin lagi orang yang datang kesini. Tapi kira-kira siapa ya yang cocok ditambahin untuk datang kesini?

Pertemuan Qiu Chuji dan Yang Tiexin + Guo Xiaotian di desa Niujia,
yang menjadi cikal bakal cerita LOCH.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar