Tang Clan dalam Serial Cerita Silat


Tang Clan



cerita-silat.net - Saat membaca novel cerita silat ataupun menonton drama wuxia dan film cerita silatmungkin kalian sering mendengar sebuah kelompok organisasi bernama Tang Clan, atau yang jika diterjemahkan ke Indonesia menjadi Klan Tang. 

Untuk huruf mandarinnya adalah 唐門 (simplified chinese: 唐门 / pinyin: Táng mén). Kadang mereka juga disebut Tang dari Sichuan ataupun tang jia bao . Sedangkan bahasa inggris selain clan, kadang disebut juga Tang Sect atau Tang Family.

Di Indonesia, dalam bahasa hokkien mereka disebut keluarga Tong. Bahasa cantonese juga menggunakan Tong family

Anggota klan ini biasanya adalah berasal dari keluarga marga Tang itu sendiri, sehingga mereka hanya memperbolehkan kerabat sendiri menjadi anggota, sebuah organisasi yang agak tertutup. Mereka sudah hadir selama ratusan tahun di dunia persilatan.

Organisasi Apa itu Tang Clan?


Tang Clan ini berasal dari provinsi Sichuan, terkenal akan tiga hal, yang pertama adalah keahlian membuat senjata, kedua adalah menggunakan senjata rahasia, dan ketiga adalah keahlian racun. Sehingga tidak heran biasa mereka sering membubuhi racun pada senjata rahasia mereka.

Karena tiga keahlian itu, mereka terkenal dan disegani oleh dunia persilatan, bisa karena keahilian racun mereka ataupun kemampuan memproduksi senjata bagus untuk dijual kepada komunitas tertentu. Boleh dibilang kemampuan dan kepandaian menggunakan senjata rahasia beracun mereka kelas satu, yang jarang ada tandingannya pada dunia persilatan.

Kebanyakan Tang Clan dalam cerita silat itu umumnya diceritakan merupakan sebuah organisasi  yang lebih ke sisi gelap atau jahat, seperti licik atau berperilaku jahat, tidak bermoral (biasa pengguna racun identik dengan itu juga sih).
.

Kenapa Jin Yong Tidak Menggunakan Tang Clan?

Yang menarik adalah Jin Yong tidak menggunakan sama sekali Tang Clan dalam lima belas karya cerita silatnya, jangankan muncul, bahkan disebut saja tidak. Padahal Tang Clan ini cukup terkenal dan beberapa pengarang lain pun menggunakannya, sebut saja Gu Long, Liang Yusheng, Wen Rui An, dan lainnya.

Tidak jelas kenapa Jin Yong tidak mau menggunakannya, padahal akan sangat menarik jika Klan Tang muncul di salah satu ceritanya. Mungkin paling cocok muncul dalam cerita Kisah Si Rase Terbang (the young flying fox), karena judul itu sangat banyak membahas racun.


Dalam Karya Gu Long

Berbeda dengan Jin Yong, nama Tang Clan ini cukup banyak disebut dalam cerita Gu Long (khu lung).

Beberapa karya Gu Long yang muncul atau disebut namanya adalah:
  • 7 Killers (七杀手)
  • Horizon, Bright Moon, Sabre (天涯明月刀)
  • The Sword and the Exquisiteness (名剑风流). 
  • White Jade Tiger
  • The Legend of Lu Xiao Feng buku ke-3
  • The Lover's Arrow

Latar Belakang: Seperti Apa Tang Clan itu?

Orang klan Tang tidak punya banyak teman, mereka agak tertutup terhadap luar, dan punya aturan keluarga yang sangat ketat. Mereka memiliki tradisi turun temurun dalam menjalankan bisnis dengan baik dan menguntungkan, terutama dalam produksi dan penjualan senjata. 

Anggota Tang Clan jumlahnya ribuan, dan mereka semua memiliki hubungan kerabat atau kaitan ikatan kekeluargaan, komunitas mereka sangat tertutup dan tidak memperbolehkan orang lain untuk bergabung, kecuali faktor ikatan pernikahan. 

Mereka tinggal di sebuah kompleks perumahan besar , dengan semacam rumah mansion ukuran besar mirip kastil, atau benteng. Yang jumlahnya berderet dan seolah mirip sebuah kota kecil, dimana bisa ditemui toko-toko, restoran rumah makan, pandai besi, dan lainnya. Kompleks mereka dikelilingi benteng kokoh.

Pada pusat "kota kecil" mereka itu terdapat sebuah gua yang merupakan tempat utama dalam memproduksi senjata. Di gua itu mengalir suatu aliran air mineral khusus yang cocok untuk memproduksi senjata mereka.

Gua ini tentunya dijaga sangat ketat, jadi biarpun sudah memasuki kompleks benteng atau mansion keluarga Tang Clan, mereka juga tidak bisa sembarang masuk ke "pabrik" ini karena di luar pintu masuk juga dijaga oleh beberapa pengawal kuat. Di dalam gua itu, benar-benar mirip pabrik senjata besar, dimana banyak ahli pandai besi berkumpul dan mengerjakan berbagai bagian berbeda dari senjata.

Dalam cerita, dikatakan Tang Clan sudah 300 tahun namanya terkenal. Setiap orang yang pertama kali ke Gua produksi senjata akan terkejut dan merasa kagum dengan kemegahannya.

Biasa hasil senjata mereka sangat spesial, dan mereka tidak memberitahu rahasia resep kepada orang luar. Seperti contohnya Gada Berduri, versi buatan mereka itu durinya bisa terbuka melebar lepas sendiri setelah mengenai daging orang dan menempel di daging, sehingga ingin mencabutnya bukan urusan mudah, harus mengiris daging sendiri juga. Dan yang menambah tingkat keparahan adalah setiap duri itu ada racunnya, total ada 13 jenis racun.

Dan ternyata, Gada Berduri itu tidak termasuk dalam salah satu dari 7 senjata pusaka rahasia yang menjadi andalan trademark Tang Clan. 

Ada beberapa senjata yang dibuat dari 70 hingga 80 pelat logam tipis. Misalnya konstruksi tabung untuk menahan 'Jarum Surgawi Kesembilan dan Neraka Kesepuluh'.

Biarpun para ahli pandai besi itu adalah orang sendiri dari klan Tang, tetapi mereka sengaja masing-masing hanya ditugaskan membuat bagian tertentu dari senjata, sehingga mereka hanya memiliki pengetahuan dan kemampuan pada bidang bagian tertentu, dan rahasia pembuatan senjata menjadi terjamin aman karena tidak ada yang tahu rahasianya secara utuh. Misalkan ada yang bekerja di bagian pembuatan plat logam, tapi mereka tidak tahu bagaimana nantinya plat logam akan berubah menjadi senjata seperti Gada Berduri.

Di dalam gua, terdapat ruangan batu atau rumah batu, yang mana pada bagian pintu masuk juga terdapat penjaga yang mengawasi dengan ketat, disana tinggal orang yang bertanggung jawab melakukan rakit berbagai bagian senjata menjadi satu kesatuan. Orang yang disana biarpun memiliki pengetahuan akan rahasia dalam perakitan senjata Tang Clan, mereka adalah orang-orang yang tinggal selamanya disana dan sudah tidak akan keluar lagi sampai meninggal dunia, umumnya mereka adalah orang-orang lanjut usia yang sudah tidak punya keluarga, dan mereka melakukannya atas kemauan sendiri.

Dalam pertarungan tangan kosong, Tang Clan juga terkenal akan ilmu tinju dan ilmu tapak, biarpun tidak setenar senjata rahasia dan racun mereka. Dalam cerita Gu Long, ada yang namanya Empat Wanita Klan Tang, yaitu empat orang wanita terkenal keluarga Tang yang memiliki paras cantik dan posisi jabatan tinggi dalam klan Tang.

Tang Clan Dalam Media lain

Game Age of Wushu

Tang Clan juga muncul dalam game berjudul 'Age of Wushu'. Berikut adalah deskripsinya:

Tang Clan adalah sekte keluarga yang telah menjadi bagian dari dunia persilatan selama beberapa ratus tahun, tetapi masih diselimuti banyak misteri. Mereka lebih memilih tinggal di kompleks keluarga yang terletak di Chongqing, Sichuan. Kompleks ini sangat dibentengi, dikelilingi oleh jebakan dan sangat sulit untuk disusupi.

Meskipun Tang Clan terkenal, sangat sedikit orang yang benar-benar mengenal mereka. Ketika mereka muncul, sulit untuk melacak mereka, sehingga orang sering berpikir mereka adalah sekte jahat. Rumornya adalah bahwa Tang Clan memiliki tujuh jenis senjata rahasia termasuk jarum beracun dan pasir yang menyilaukan. 

Senjata rahasia yang paling terkenal adalah "Jarum Bunga Badai Pir". Seorang pendekar dari Tang Clan dengan bela diri yang sangat terampil, dengan senjata ini dapat menembak 64 titik akupuntur musuh yang berbeda secara bersamaan, membuat teknik ini tidak mungkin bisa dihindari musuh.

Film The Duel

Film yang dibintang Andy Lau dan Ekin Cheng ini dikatakan diambil dari novel Lu Xiaofeng, tetapi isi ceritanya sangat melenceng jauh dari aslinya. Tiga kakak-beradik marga Tang adalah para pendekar dengan ahli senjata rahasia beracun yang mematikan, dan hanya mereka yang memiliki penawar racunnya.

Kemunculan di Film Lainnya

Beauty Of Tang Men (2021), Mu Chen Zhu - the Jade (iQiyi, 2018), Martial Arts: Tangmen's Secret Poison (2019), 唐门暗器1喋血秘宝 atau 唐门之毒影重重 (segera).


Tang Clan Dalam Sejarah

Pengarang wuxia yang pertama kali memperkenalkan Tang Clan nampaknya adalah Gong Baiyu, seorang pengarang Wuxia di sekitaran periode tahun 1900-an awal. 

Mungkin dia menggunakan berbagai informasi sejarah atau cerita rakyat tentang Tang Clan di dunia nyata dan menggambarkannya dalam novel wuxia. Tapi tidak ada informasi yang bisa saya dapat saat menelusuri Tang Clan dalam dunia nyata.

Satu-satunya yang saya dapat adalah kutipan dari sebuah forum:

It's said that Bai Yu made reference to a woman called Tang Sister (唐大嫂) in an old book that recorded the martial artists in late Qing period (the book's name is 武术汇综, A Sorted Collection of Martial Arts). Tang Sister was referred to as an example of poisoned pellets users. Bai Yu extended the name to a sect that is famous in Sichuan, skilled in poison and hidden weapons, cruel to enemies and quite patriotic in terms of fighting foreign invaders.

 

Jika mengutip dari Wikipedia, Tang Clan ini malahan bukan dari provinsi Sichuan, tapi lebih dikaitkan dengan wilayah Hong Kong, merupakan salah satu silsilah keluarga yang paling tua terekam. Entah kenapa saya ragu yang dimaksud Wikipedia itu apakah Tang Clan yang sama dalam pembahasan.

Ada beberapa informasi tambahan di Baidu, tapi karena pembahasan disini adalah cerita silat dalam fiksi, sehingga tidak perlu pembahasan lebih lanjut.
 

Dalam Cerita Liang Yusheng

Tang Clan ada muncul pada novel Liang Yusheng berjudul Longhu Dou Jinghua (judul saduran indonesia: Kisah 2 Saudara Seperguruan Thay Kek Pay), yang merupakan novel wuxia pertama karangan Liang Yusheng, bersetting cerita di era dinasti Qing. 

Juga muncul pada novelnya yang berjudul Jianghu San Nuxia (huruf u pada 'Nuxia' disini dibaca seperti Xiao Long Nu atau Lu Bu, biasa kebanyakan orang tulis huruf v untuk membedakan pengucapannya). Jianghu San Nuxia saat disadur ke bahasa Indonesia menggunakan judul '3 Dara Pendekar'.

Kemudian juga ada tokoh Tang Clan di novel Wudang Yijian (first sword of wudang).

Ada juga di Baifa Monu Zhuan (wanita gagah perkasa), disebut Tang Family dari Wanxian, wanxian ini adalah nama lama dari distrik Wanzhou, sekitar 500km dari Sichuan, tapi dulunya merupakan bagian dari provinsi Sichuan.

Pada Muye Liuxing (anak pendekar), tidak ada tokoh Tang Clan yang muncul, cuma disebut sekali nama besarnya sebagai ahli senjata rahasia yang tiada tandingan, dan para muridnya ahli dalam ilmu ringan tubuh. 

Juga muncul di beberapa seri Tianshan lainnya, tapi kebanyakan hanya disebut namanya, contoh sebagai nama jurus pada novel 'Bidadari dari Sungai Es'.

Dalam Cerita Wen Rui An

Novel Wen Rui An yang terdapat Tang Clan adalah pada seri novel the Four atau 4 Opas. Kemudian juga disebut dalam novel Shen Zhou Qi Xia (pendekar aneh tiongkok), Da Xia Chuan Qi, dan Da Zhen Zhang (pertempuran besar).

Disini Tang Clan dikisahkan dibagi menjadi tiga kategori keahlian; senjata rahasia, bubuk mesiu, dan racun. Tang Clan adalah salah satu dari 13 perguruan terkenal.

Juga muncul di beberapa novel dari seri Shuo Yingxiong Shei Shi Yingxiong (Say hero who is hero), yang adaptasi drama wuxia-nya akan hadir tidak lama lagi dengan judul Heroes 2022, dibintangi Joseph Zheng yang menjadi Zhang Wuji di HSDS2019.


Dalam XianXia & Xuanhuan


Muncul juga dibeberapa cerita XianXia dan Xuanhuan, tapi yang paling terkenal adalah Douluo Continent (atau Douluo Dalu). Sang tokoh utama cerita, Tang San, berasal dari Tang Sect. Selain keahlian dalam senjata rahasia dan racun, di Douluo Continent, mereka juga terkenal akan ilmu ringan tubuhnya.

Dalam versi adaptasi dramanya, Douluo Continent dibintangi oleh aktor Xiao Zhan.

Pengarang Lainnya

Mengutip sumber situs china, juga muncul di novel berjudul Sushoujie (legend of heroes), dan jin jian diao ling (Golden Sword and Carved Feather) oleh Wolong Sheng.

Juga ada muncul pada serial drama wuxia Pendekar Ulat Sutra buatan tahun 1984 yang diadaptasi dari novel Tian Can Zai Bian karangan Huang Ying.




Akhir Kata

Terakhir, biarpun Jin Yong (chin yung) tidak menggunakan Tang Clan dalam ceritanya, semoga ada sutradara atau produser film drama wuxia yang menggunakannya dalam produksi drama wuxia adaptasi Jin Yong mereka. Melenceng dari novel atau cerita asli tidak apa selama itu keren disukai penonton.

(ANT/WI).
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url