HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label 18 Tapak Penakluk Naga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 18 Tapak Penakluk Naga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2021

13 Pengguna ilmu 18 Tapak Penakluk Naga

tapak naga di legend of condor heroes 2017
Guo Jing dalam legend of condor heroes 2017

KweeCeng (alias Kwe Cheng atau Guo Jing) adalah seorang pendekar yang terkenal akan ilmu 18 Tapak Penakluk Naga, tapi ada beberapa orang lagi pengguna yang menguasai atau mempelajari ilmu 18 tapak penakluk naga ini, baik yang hanya 1 jurus, maupun semua 18 jurusnya.  Ilmu 18 Tapak Penakluk Naga ini dipopulerkan oleh Jin Yong, sehingga yang akan dibahas adalah tokoh tokoh dalam cerita Jin Yong agar tidak bentrok dengan cerita silat lainnya. Berikut daftar pengguna ilmu 18 Tapak Penakluk Naga. 

Kamis, 06 Agustus 2020

ilmu 18 Tapak Penakluk Naga (atau 28 Tapak Penakluk Naga)

Kwee Ceng 18 tapak naga
Legend of Condor Heroes 2017 - 18 Tapak Penakluk Naga
Tapak Penakluk Naga
ilustrasi Guo Jing (Kwee Ceng) 

Pendahuluan
Sebenarnya ini sudah umum dibicarakan, tetapi mari kita bahas ulang karena tidak semua orang tahu. 

Senin, 25 Februari 2019

Kapan Pertama Kali 18 Tapak Naga muncul di Cersil?


18 Tapak Penakluk Naga (18 dragon subduing palm) atau kita singkat menjadi 18 Tapak Naga biar ga kepanjangan, merupakan sebuah ilmu tapak favoritnya Jin Yong, yang menjadi populer karena beliau, sebelum beberapa pengarang lain ikut menggunakannya dalam karangan atau karya mereka sendiri karena cukup populer.
Ilmu 18 Tapak Naga merupakan ilmu trademark dari partai pengemis (kaipang/beggar sect), biasanya seorang ketua pengemis menguasainya, biarpun ada juga anggota diluar partai pengemis yang menguasainya.

 Di jaman DGSD (demi gods and semi devils/pendekar dari negeri tayli), ilmu ini masih berupa 28 Tapak, sebelum disederhanakan menjadi 18 Tapak (10 tapak lainnya dianggap repetation atau mirip2 pengulangan dari 18 tapak, sehingga digabung) .

Lalu kapan kah pertama kali Jin Yong memperkenalkan 18 Tapak Naga ke dalam karya / novel nya?