HSDS2019

HSDS2019

Rabu, 26 Desember 2018

Tersedianya Buku Novel Wuxia pada bahasa lain

Buku Novel fisik sekarang ini sudah sangat jarang, disebabkan oleh efek beredarnya e-book (buku digital) yang mudah didapatkan dan tentu saja gratis. Belum lagi masalah orang yang menyadurkan/translate dari bahasa Mandarin ke bahasa lain sangat sedikit jumlahnya.

Untuk Bahasa Indonesia, yang sudah beredar dalam bentuk fisik cukup banyak, mulai dari karya Jin Yong (chin yung/louis cha), Gu Long (khu lung), Liang Yusheng (liang i shen), Kho Ping Hoo, dan lainya. Kebanyakan menggunakan nama hokkien untuk tokoh-tokohnya atau beberapa istilahnya.

Minggu, 16 Desember 2018

Binatang Sakti di karya Jin Yong

Terdapat banyak binatang spesial yang tidak normal dalam karya-karya cerita silat buatan Jin Yong, berikut 10 hewan pilihan yang dianggap spesial (tidak berurut).

Rabu, 12 Desember 2018

Pedang & Golok Pusaka

10 PEDANG & GOLOK SAKTI di karya Jin Yong 

Berbeda dengan karya Gu Long yang banyak bercerita tentang tokoh utamanya adalah seorang swordsman dan cerita pedang sakti. di karya Jin Yong , tokoh utamanya mayoritas adalah bukan swordsman , bahkan hanya satu tokoh utama yang murni swordsman yaitu Linghu Chong (lainnya lagi kalo nga hybrid ya ga bisa sama sekali). Nah apa apa aja sih pedang/golok sakti yang muncul?

10. Pedang Wanita dan Pria (Ladies and Gentlement)
pedang yang berasal dari warisan keluarga Gongshun di lembah putus cinta, kemudian digunakan oleh pasangan Yang Guo (yoko) dan Xiao Long Nue (bibi lung) untuk mengeksekusi jurus pedang hati suci dan menghajar lawan-lawannya. Kedua pedang ini adalah tumpul , sehingga tidak cocok untuk membunuh atau melancarkan ilmu yang mematikan, itulah sebabnya sangat cocok dengan ilmu pedang gadis giok / pedang hati suci , yang lebih banyak digunakan untuk mengalahkan lawan daripada membunuh lawan.
Kedua pedang ini nantinya akan dilebur menjadi Pedang Langit.

9. Taiji Sword / Wudang Sword
Taiji Sword / Wudang Sword bukanlah nama pedang , tetapi merujuk ke pedang yang merupakan simbol  ketua partai Wudang, warisan turun temurun partai Wudang. Terdapat 2 pedang yang terkenal digunakan oleh partai Wudang, yaitu pedang Zhenwu dan pedang Zamrud Beku. Pedang ZhenWu dikatakan digunakan oleh Zhang Sanfeng pada masa muda nya saat mengembangkan ilmu silatnya, kemudian diwariskan secara turun temurun kepada ketua Wudang selanjutnya. Sarung pedang Zhengwu terbuat dari tembaga dan berwarna hijau loreng, bertuliskan karakter nama ZhenWu. Sedangkan pada masa dinasti Qing, pedang itu sudah tidak ketahuan keberadaannya, tetapi gantinya adalah pedang Zamrud Beku, pedang ini digunakan oleh Zhang Zhaozhong, yang merupakan murid Wudang, boleh dibilang dia merampasnya, karena dia adalah murid yang berkhianat dan bukan ketua Wudang. Nantinya pedang ini sempat berpindah tangan beberapa kali, sempat digunakan oleh Luo Bing, Zhou Qi dan lainnya.

8. Golok keluarga Hu 
Golok keluarga Hu merupakan golok pusaka yang sangat tajam. Pernah digunakan oleh Hu Yidao saat melawan Miao Renfeng, saat itu miao renfeng menggunakan pedang yang dibawanya, tapi patah, kemudian anak buah Tian Guinnong meminjamkan pedang , nantinya pedang pinjaman itu juga patah, jadi total 2x patah, sebelum akhirnya Hu Yidao menggunakan pedang biasa agar pertarungan lebih fair. Setelah kematian Hu Yidao, kemungkinan Golok ini jatuh di tangan Tian Guinnong, alasannya saat Ping A'si jatuh dari tebing setelah tangannya terpotong, dia hanya membawa bayi Hu Fei dan 2-3 lembar halaman dari kitab silat keluarga Hu, sedangkan kotak yang terbalut kain kuning dan golok keluarga Hu  tidak ikut terbawa. Pada novel other fox atau young fox, terlihata Tiang Guinnong suatu waktu menggunakan satu pedang + satu golok di masing-masing tangan, dikatakan golok itu adalah golok pusaka tetapi Tian Guinnong tidak mengerti ilmu golok, jadi golok itu hanya digunakan untuk menangkis agar pedang lawan patah . Karena Jin Yong menulis Fox Volant of Snowy mountain (si rase terbang dari pegunungan salju) sesudah Other Fox/Young Fox, sehingga tidak dibilang sejarahnya di novel other fox.

7. Pedang Ular Emas
pedang fleksibel yang dimiliki sang legenda Xia Xueyi ini menggetarkan dunia persilatan . Pedang fleksibel ini ditemukan oleh tokoh utama Yuan Chengzi di cerita "Sword stained with royal blood", padahal xia xueyi sendiri tidak pernah bertemu dengan yuan chengzi. Pedang ini mempunyai lekukan seperti ular , tidak datar seperti pedang umumnya, dan ujungnya seperti ada lidah ular (lancip dua). Pedang ini aslinya merupakan benda pusaka dari sekte 5 racun sebelum diambil oleh Xia Xueyi. Penggabungan dari pedang ini dengan ilmu silat ular emas, membuat Yuang Chengzi menjadi salah satu tokoh terkuat di era itu. Di edisi 3 novel dibilang yuan chengzi berhasil menguasai versi pembaharuan dari ilmu ular emas.

6. Golok Darah
Golok ini konon setiap bulan purnama perlu memenggal kepala orang , jika tidak malah ketajaman golok  akan berkurang. Golok sadis ini telah membunuh banyak orang, tidak terhitung jumlahnya.
Golok ini digunakan oleh ketua generasi ke-4 dari Sekte Qinghai Hitam (dark qinghai), yang merupakan salah satu cabang dari aliran jahat terbesar di eranya, Sekte Golok Darah. Golok yang haus darah ini nantinya akan jatuh ke tangan Di Yun, sang pendekar lugu.  Golok ini cukup flexible, dan terdapat warna merah di tepinya, seperti warna darah. berbahan baja. Dibawah sinar bulan, golok ini kelihatan semakin nampak angker.

5. Pedang Besi Berat dan Pedang-pedang Dugu Qiubai lainnya

Dugu Qiubai memiliki 4 pedang yang digunakan selama hidup, yang no.1 digunakan selama masa remajanya berkelana didunia persilatan menantang para jagoan, pedang ini berwarna hijau. pedang no.2 disebut pedang mawar ungu, karena pernah melukai orang baik tanpa sengaja, jadi merasa berdosa dan membuangnya ke tebing sungai (pedang ini muncul di novel edisi 1, di hilangkan ceritanya di edisi 2 dan 3). pedang no. 3 adalah pedang besi yang berat dan tumpul, yang nantinya ditemukan oleh Yang Guo. pedang no. 4 adalah pedang kayu , karena dimasa ini senior Dugu sudah tidak membutuhkan pedang, apapun bisa dijadikan pedang. Yang paling terkenal oleh pembaca tentunya adalah yang nomor 3 karena digunakan oleh Yang Guo. Pedang Besi Berat ini, Hampir di seluruh adaptasi TV menggunakan pedang yang berukuran besar, padahal harusnya tidak, pedang ini berukuran seperti pedang biasa doank, tetapi sangat berat . Mungkin karena berat , sehingga para producer TV berpikir itu besar. Yang paling sesuai adalah adaptasi tahun 2014 (biarpun adaptasi ini ceritanya cukup melenceng dibanding tahun sebelumnya, tetapi untuk imajinasi pedang Yang Guo malahan lebih sesuai). Didalam novel , dikatakan Pedang Besi Berat itu berat , berwarna hitam, terbuat dari bahan meteor yang jatuh dari luar angkasa, tepinya tumpul, ujungnya seperti berbentuk setengah lingkaran, dan terlihat kusam. Alasan kenapa pedang ini tidaklah besar adalah pertama, jika besar dan tumpul maka sebutannya adalah Golok, bukan pedang. Kedua, tidak pernah sekalipun di dalam novel dibilang pedang ini berbentuk atau berukuran "besar". Ketiga, jika benar besar, maka dalam pembuatan Golok Naga, tidak perlu dicampurin bahan lain, tetapi nyatanya menggunakan tambahan logam khusus dari wilayah barat, yang kemudian hasil akhir Goloknya menjadi lebih berat (lebih dari 50 kg, pedang besi berat pas 40kg). keempat, yang guo pertama kali melihat pedang itu tidak ada yang istimewa dan mengangkatnya dan kemudian jatuh, karena ga nyangka seberat itu, jika ukuran besar, maka dia sudah antisipasi sejak awal. kelima, yang guo sempat mengikat ke ikat pinggangnya sebelum pindah ke punggung karena berat, jika ukuran besar seperti golok besar maka tidak mungkin tes ikat di pinggang. keenam, saat Yang Guo pertama kali melihatnya, disebut selain warnanya yang agak kehitaman, pedang ini tidak ada yang aneh kelihatannya.


4. Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
nah kedua pedang/golok ini merupakan turunan dari nomor 5 dan nomor 10. Golok Naga berasal dari Pedang Besi Berat yang digunakan oleh Yang Guo, dan Pedang Langit dilebur dari Pedang Wanita dan Pedang Pria. Didalam nya memiliki peta menuju suatu pulau yang menyimpan rahasia kitab ilmu silat 9 Yin dan ilmu perang Yu Fei (serta berbagai ilmu Hong Qigong dan Huang Yaoshi yang tidak dijelaskan apa itu - ed3). Pedang dan golok ini menjadi incaran dunia persilatan biarpun yang mengetahui rahasia kedua pedang ini hanyalah ketua partai E-mei (dan keturunan keluarga Yang Guo). Pedang Langit yang memiliki panjang 100cm ini sangatlah tajam dan sering membuat lawan kewalahan karena pedang mereka patah saat beradu dengan pedang langit.

3. Golok Kembar
sepasang golok kembar yang muncul di cerita novel "Mandarin Duck Blades" . Satu pedang lebih pendek daripada yang lainnya. dikatakan orang yang memiliki sepasang golok kembar ini maka "Tidak akan ada tandingan di bawah langit!" . Tidak heran kaisar memerintahkan utusannya sejak lama untuk mencari nya. golok tajam ini menampilkan keganasannya saat seorang pasangan bernama Lin Yulong dan Ren Feiyan menggunakan pedang biasa berusaha menghantam Zhuo Tianxiong, si Zhuo ini menahan serangan dengan salah satu golok kembar, dan langsung kedua pedang itu retak berkeping-keping, bahkan pasangan Yulong dan Feiyang tangannya kesemutan berat dan badannya kaku susah bergerak.

2. Golok Bulan Dingin
Golok yang merupakan warisan keluarga Nan Lan ini sangatlah tajam, setiap pedang yang di adu dengannya akan patah biarpun itu pedang yang kualitas bagus. ayah Nan Lan sangat bangga dan sering memamerkan kehebatannya, dan itu juga yang membuatnya harus membayar dengan nyawa, orang-orang yang melihat kehebatan golok ini berusaha merampoknya. Golok ini nantinya sempat digunakan sebentar oleh Miao Renfeng , dan juga oleh Hu Fei di saat-saat terakhir. Golok ini dikubur oleh Miao Renfeng di kuburan Hu Yidao dan istrinya, dan nantinya Hu Fei berhasil selamat dari keroyokan kelompok Tian Guinnong, juga karena Golok pusaka ini.

1. Delapan Pedang legendaris buatan tukang besi legendaris Ouyezi
Ouyezi adalah blacksmith legendaris yang berada di era yang sama dengan Gan Jiang dan Mo Ye (pasangan blacksmith legendaris yang dimana Mo Ye melompat ke tungku api peleburan sebelum berhasil membuat sebuah pedang pusaka, yang sebelumnya gagal terus) . Ouyezi pernah membuat 5 pedang sakti untuk raja dari 3 negara (sebenarnya hanya membuat untuk 2 negara, yaitu Wu dan Yue, tetapi nantinya negara Chu dapat pedang yang jatuh dari jurang). Urutan Pedang terkuat sampai terlemah dari kelimanya adalah : Penakluk Kejahatan, Tepi Murni, Gemetar Buluh, Usus Ikan, Menara Megah.
Setelah membuat 5 pedang itu , kemudian juga ada membuat tambahan 3 pedang untuk negara Chu, bernama Kain Mengalir , pedang ini banyak berhiaskan rune mirip aliran air, kemudian pedang lain bernama Naga Musim Semi, dan Ching Ah.


pedang dan golok kualitas bagus lainnya masih banyak...., beberapa diantaranya....
- Golok penunjuk harta karun di Fox Volant of Snowy mountain (ga ada nama resmi) , berhiasan 2 ekor naga dengan mutiara.
- Pedang dan Golok milik Gongshun Zhi, yang satu berwarna hitam, satu berwarna emas.
- Pedang kembar milik anak kembar di novel si rase terbang dari pegunungan salju
- Pedang yang digantung di wisma atas pegunungan salju di Flying Fox
- Golok kembar milik ibu Mu Wanqing
- Pedang pelangi putih milik si elang langit alis putih Yin Tianzheng dan anaknya di HSDS
- Golok kotak tipis milik si penjahat nomor 2 di DGDS
- Pedang kembar hitam dan putih milik pasangan suami-istri Shi Qing dan Min Rou, yang mereka anggap benda paling berharga bagi mereka
- pedang kembar silver & emas milik ibu Li Wenxiu (ternyata pisau belati, bukan pedang)
- Pedang kolam hijau Yue Lingshan
- Golok yang digunakan LHC untuk membelah 108 Luohan Tembaga Shaolin


Sabtu, 08 Desember 2018

Chu Liuxiang dan para wanita

Chu Liuxiang and the Women

Chu Liuxiang adalah seorang tokoh utama dari novel dengan nama yang sama, karangan wuxia atau cerita silat dari Gu Long (khu lung) dengan judul Indonesia Pendekar Harum, yang terkenal akan kharisma nya yang kuat di mata wanita. Terdapat banyak wanita yang disekeliling Chu Liuxiang (atau sekitarnya) , mulai dari yang sebatas pengagum, teman dekat, sampai memiliki hubungan asmara ataupun cinta sepihak. Tapi apapun itu , pada akhirnya yang berhasil mendapatkan Chu Liuxiang adalah seorang wanita bernama Zhang JieJie, seorang wanita yang cerdik dan lincah , setelah pernikahan, mereka dikarunia seorang anak.

Chu Liuxiang merupakan sosok yang tampan, pintar, baik, setia terhadap teman, berkharisma, memiliki ilmu silat tinggi, menyukai arak/alkohol, dan sering melakukan aksi pencurian terhadap orang kaya yang jahat dan memberikannya kepada orang miskin ala robin-hood. Chu Liuxiang menggunakan kipas besi sebagai senjatanya dalam pertarungan, selain juga sebagai gaya sehari-hari. Pecinta arak ini mempunyai daya tahan terhadap alkohol yang tinggi, sehingga tidak pernah mabuk. Dia sering menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan kasus-kasus sulit ala detektif kelas atas. Rumor di Jianghu (dunia persilatan) menyebut dalam setiap pertarungan, Chu Liuxiang tidak pernah kalah, biarpun tingkat keahlian ilmu silatnya sulit diraba setinggi apa, yang pasti dia tidak pernah membunuh, ilmu meringankan tubuhnya boleh dibilang kelas 1 atau yang terbaik.

Chu Liuxiang diperkirakan berumur 30-an tahun (kepala 3), tidak tahu pastinya berapa, karena sebenarnya tidak pernah dibilang sama sekali dalam novel, perkiraan umur kepala 3 didapat dari sahabat Chu Liuxiang sejak kecil Hu Tiehua, yang dikatakan berumur 33 tahun, jika mereka adalah sahabat sejak kecil, maka harusnya Chu Liuxiang berumur tidak jauh dari itu. Saat cerita buku novel pertama, diperkirakan Chu Liuxiang sudah terkenal sekitar 7-10 tahun di dunia persilatan.

Gu Long (Khu Lung) menciptakan total 8 buku novel Chu Liuxiang, yang paling terkenal adalah yang pertama, tentang awal-awal pertualangan Chu Liuxiang dengan ketiga gadis muda yang dianggap seperti adik sendiri; Su Rongrong, Li Hongxiu, dan Song Tian'er, mereka tinggal di sebuah rumah perahu (atau perahu rumah?)yang diberi nama Pavilyun Xiang (xiang dari nama Chu Liuxiang).


Ke-8 judul novel Chu Liuxiang adalah:
  1. Xuehai Piaoxiang (血海飄香血海飘香Xuèhǎi PiāoxiāngHyut3-hoi2 Piu1-hoeng1; "Fragrance in the Sea of Blood") - Maling Romantis.
  2. Da Shamo (大沙漠Dà ShāmòDaai6 Saa1-mok6; "The Vast Desert") - Rahasia Ciok Kwan Im
  3. Huameiniao (畫眉鳥画眉鸟HuàméiniǎoWaak6-mei4-niu5; "The Thrush") - Peristiwa Burung Kenari
  4. Guilian Xiaqing (鬼戀俠情鬼恋侠情Guǐliàn XiáqíngGwai2-lyun5 Hap6-cing4; "Phantom Love and Heroic Romance"); atau Guilian Chuanqi (鬼戀傳奇鬼恋传奇Guǐliàn ChuánqíGwai2-lyun5 Cyun4-kei4; "Legend of Phantom Love") atau Jieshi Huanhun (借屍還魂借尸还魂Jièshī HuánhúnZe3-si1 Waan4-wan4; "Borrowing a Corpse to Return a Soul to Life") - Mayat Kesurupan Roh
  5. Bianfu Chuanqi (蝙蝠傳奇蝙蝠传奇Biānfú ChuánqíBin1-fuk1 Cyun4-kei4; "Legend of the Bat") - Legenda Kelelawar
  6. Taohua Chuanqi (桃花傳奇桃花传奇Táohuā ChuánqíTou4-faa1 Cyun4-kei4; "Legend of the Peach Blossom") - Legenda Bunga Persik
  7. Xinyue Chuanqi (新月傳奇新月传奇Xīnyuè ChuánqíSan1-jyut6 Cyun4-kei4; "Legend of the New Moon") - Legenda Bulan Sabit
  8. Wuye Lanhua (午夜蘭花午夜兰花Wǔyè LánhuāNg5-je6 Laan4-faa1; "The Midnight Orchid") - Anggrek Tengah Malam



Terdapat banyak wanita yang disekeliling Chu Liuxiang (atau sekitarnya) , mulai dari yang sebatas pengagum, teman dekat, sampai memiliki hubungan asmara ataupun cinta sepihak. Chu Liuxiang sendiri memiliki karakteristik seorang playboy, diadaptasinya dibuat agak alim, sedangkan di novel lebih bersifat playboy. Berikut penjabaran daftar wanita-wanita yang kemungkinan memiliki perasaan terhadap Chu Liuxiang dengan berbagai tingkatan, yang muncul di dalam kehidupan Chu Liuxiang. Yang ditebalin , memiliki perasaan suka yang kuat dan jelas terhadap CLX.

Buku pertama:
  • 3 pendamping setianya; 
  • + Su Rongrong , 
  • + Li Hongxiu, dan 
  • + Song Tian'er.
  • Heizhenzhu (黑珍珠; "Black Pearl"), suka menggunakan pakaian pria, anak dari raja gurun
Buku kedua
  • Princess Pipa (琵琶公主) , tuan putri dari negara Kucha di seberang
  • Linlang / Shiguanyin (石觀音 / the Stone Avalokitesvara), di tv series 2007 , Chu Liuxiang jatuh cinta kepadanya, di novel agak kabur hubungannya. 
Buku ketiga
  • Gong Nanyan (宮南燕) 
  •  Yin Ji (陰姬) / Shuimu Yinji (水母陰姬), nyonya dari istana air suci
Buku keempat
  • Shi Xiuyun (石繡雲)
Buku kelima
  • Hua Zhenzhen (華真真),
  • Dong Sanniang (東三娘)
Buku keenam
  • Zhang JieJie (張潔潔)
  • Ai Qing (艾青)
  • Ai Hong (艾虹)
  • Bu Ajuan / Bo Aijuan / Bo Ajuan(卜阿鵑)
Buku ketujuh
  • Xinyue (新月)
Buku kedelapan
  • Lin Huan Yu (rumor)
sedangkan diadaptasi TV seri nya, terdapat tokoh wanita yang ga ada di novelnya dan dibuat punya perasaan terhadap Chu Liuxiang:
  • Shangguan Wuji (1995)
  • Sikong Xing'er (2001)
  • Sang Xiaojing (princess Yongjing/ Song Siu-ching) (1984)
  • 2 wanita keluarga Xue (2013)
  • kemungkinan juga yg tahun 1985 ada, karena dari 4 part, 2 part terakhir adalah kelanjutan dari novel ke-8 Chu Liuxiang (cerita buatan sutradara/producer, bukan Gu Long)
  • Mu Qian Yu , seorang Yin Ji baru dari Shenshui, penguasa baru racun Tianyi Shenhui (Chu liuxiang versi movie 2021)

Chu Liuxiang