Review Legendary Twins Donghua Version


Legendary Twins Donghua

Legendary Twins Donghua, Wuxia Indonesia -- Tencent Pictures, yang merupakan bagian dari grup perusahaan Tencent, merilis donghua (animasi atau anime versi china) Legendary Twins yang diadaptasi dari cerita wuxia Juedai Shuangjiao karangan Gu Long.

Bagi yang belum tahu, Juedai Shuangjiao memiliki judul yang sangat banyak, di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan pendekar binal, atau pertarungan si kembar, sedangkan di luar negeri, kadang disebut Legendary Siblings, The Proud Twins, impeccable twins, ataupun lainnya.

Legendary Twins versi Donghua ini telah tayang pada tanggal 3 Oktober 2022 silam, tetapi sekarang baru saya nonton dan memberikan ulasan tentang review Legendary Twins episode 1.

Untuk menontonnya, kalian terpaksa harus menonton melalui streaming langganan kalian, karena WeTV Indonesia ataupun internasional tidak menayangkannya, hanya WeTV China yang ada tanpa terjemahan sub indo.


legendary siblings animation adaptation


Sebelumnya saya sudah pernah mengikuti beberapa adaptasi Legendary Twins mulai dari membaca novelnya, manhua, adaptasi serial TV, film, dan game. Satu-satunya yang tersisa tentunya adalah versi Donghua ini, karena memang sebelumnya tidak ada.

Adaptasi serial drama TV yang terakhir berjudul Handsome Siblings (2020), yang pernah saya ulas tuntas juga di blog ini.

Awal episode 1, tentu saya kita akan disuguhi oleh lagu OST pembukaan dari donghua Legendary Twins ini yang sangat bagus, seperti nostalgia pernah dengan lagu jadul yang punya nada serupa, kayaknya lagu Jimmy Lin tapi saya lupa judulnya.


Bagian cerita awal secara umum sangat mirip dengan adaptasi lainnya tentang sebuah kereta kuda yang sedang meluncur dengan cepat, kusirnya adalah seorang pria tampan bernama Jiang Feng dan sedang membawa kabur kekasihnya bernama Hua Yuenu yang sedang hamil, dalam sebuah pelarian berbahaya.


Jiang Feng, ayah dari si kembar


Kemudian mereka dihentikan oleh gerombolan dari kelompok 12 Shio, yang muncul hanya 3 shio yaitu Ayam, Babi, dan Ular (sori saya tidak hafal nama mereka).  Mereka dibayar oleh seseorang untuk menghabisi pasangan itu.

Di saat yang genting itu, Hua Yuenu melahirkan di tengah pertarungan sengit antara Jiang Feng dan bandit-bandit dari 12 shio. Melahirkan sepasang kembar laki-laki.

Yang agak membedakan di sini adalah, cerita langsung dipotong (di-cut) dengan cepat, adegan pertarungan pun tidak lama-lama, semua serba cepat, juga tidak tampak kemunculan dua putri, jadi seperti cerita yang terpotong-potong tidak begitu jelas.

Karena itu, Rasanya versi donghua ini menurut saya lebih diperuntukkan bagi yang sudah mengetahui ceritanya. Tapi saya rasa mayoritas penggemar cerita Wuxia pasti sudah mengetahui cerita Juedai Shuangjiao ini. 


Hua Wuque alias Samsun


Kemungkinan pihak produser atau pembuat animasi ini, sengaja tidak mau bertele-tele, karena gimanapun membuat animasi itu lebih sulit dibanding serial drama, karena setiap frame itu harus digambar gerakannya, kemudian dimodelling, sehingga memakan waktu lebih banyak dibanding syuting serial drama. 

Bayangkan saja, satu episode yang cuma ada sekitar 28 menit, itu belum dipotong dengan lagu dan intro. Cerita pelarian orang tua si kembar, hanya diceritakan sekitar 4 menit, langsung cerita loncat ke 6 tahun kemudian. Yaitu cerita dua anak kembar saat masa masih kecil, tentang kenakalan Xiao Yu'er dan saat dilatih 5 penjahat hanya berlangsung 11 menit lebih. Kemudian loncat lagi 10 tahun kemudian, dan mereka sudah menjadi besar. Jadi akhir episode 1, keduanya sudah besar dan berkelana pertama kali ke dunia persilatan.


Pada awal cerita terdapat perbedaan, dibuat Hua Wuque lebih awal kemunculannya dan sudah langsung bertemu dengan Xiao Yu'er saat adegan penyelamatan Tian Xinlan dari tiga bersaudara Mao yang berusaha merebut peta harta karun. Hua Wuque dan Xiao Yu'er juga sempat saling bertarung sebelum bekerjasama menyelamatkan Tie Xinlan.


Xiao yu'er
Xiao Yu'er alias devilito dari lembah penjahat


Hua Wuque
Hua Wuque dari Yihua Palace (istana bunga)


Selain itu, duo Ouyang Ding Dang dari 10 penjahat juga muncul lebih awal, jadi Xiao Yu'er dan Hua Wu Que sudah bertemu dengan mereka dan bertarung.

Di adaptasi donghua ini, putri bulan istana bunga, yaitu Yao Yue, terkesan digambarkan lebih kejam dan lebih keji cara berpikir serta tindakannya. Tampak lebih menakutkan.

Gaya menggambar para tokoh pada animasi Legendary Twins menurut saya kayak ada gabungan unsur beberapa gaya gitu, tidak murni gaya Donghua. Malahan seperti ada unsur gaya khas animasi negeri asia tenggara. Gaya bertarungnya lebih ke gaya fantasi tanpa batas.

Secara keseluruhan, adaptasi versi donghua ini lebih ke nostalgia pengulangan cerita dan beberapa perubahan cerita. Saya tidak bisa memberi nilai tinggi, tapi juga tidak akan bilang jelek. Selamat menonton.


Tie Xinlan


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url