HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label MDB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MDB. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 September 2019

ilmu Pedang/Golok Berpasangan


Dalam cerita Wuxia, sering digambarkan ada ilmu pedang yang dimainkan oleh 2 orang (atau sepasang) , berikut beberapa diantaranya:

ilmu Pedang Hati Suci (dicerita ROCH)
ilmu pedang dari aliran kuburan kuno, total terdiri dari 10 bagian. pada bagian  ketujuh dan diatasnya, seluruhnya tentang 2 orang bekerjasama melawan musuh. Dua pedang menyatu secara harmonis. Yang laki-laki menyerang, yang wanita bertahan, dan sebaliknya. Karena tidak khawatir serangan balik musuh, yang menyerang bisa menggunakan seluruh tenaga tanpa memikirkan pertahanan. Ketika menciptakan ilmu ini, Lin Chaoying tanpa sadar memiliki perasaan rindu kepada kekasih, kemudian merasuk ke jurus ini. ia membayangkan ketika dirinya menghadapi bahaya, tanpa memperdulikan keselamatan diri, Wang Chongyang  sekuat tenaga menolong dan menghalangi musuh. yang satu merasa sayang dan melindungi, yang satu mencari pertolongan, hati kedua nya menyatu. Untuk mempelajari ilmu ini, harus ada 2 orang latih bersama, jika ada kerasukan akan saling membantu, saling guide, hati kedua orang saling berhubungan. Tentu saja tidak wajib harus pasangan pria-wanita, karena saat era Lin Chaoying, dia berlatih dengan pembantunya yang kemudian diangkat menjadi murid, pembantu-nya ini tidak disebutkan namanya (kelak dia menjadi pewaris aliran kuburan kuno dan merekrut Xiao Long Nu dan Li Mochou sebagai muridnya). Tetapi jauh lebih efektif, kuat, dan maksimal jika dimainkan oleh sepasang kekasih, emosional memainkan peranan penting juga dalam ilmu ini. ilmu ini adalah hasil menggabungkan ilmu pedang Quanzhen dengan ilmu pedang Gadis Giok. Saat Lin Chaoying, pendiri aliran kuburan kuno, meciptakan ilmu ini, tanpa sadar dia sering berkhayal dan berimajinasi sedang bermain pedang bersama dengan pasangannya Wang Chongyang, dimana ilmu pedang ini akan menutupi segala kekurangan dan daerah kritis pada ilmu pedang Quanzhen, saling membantu , yang satu menyerang, satu bertahan , sehingga kedua ilmu pedang menjadi sangat sinkronisasi


ilmu Pedang Hitam-Putih di cerita OTG
sebenarnya ini bukan ilmu pedang berpasangan, nama ilmu nya pun tidak resmi, tetapi kedua pasangan Shi Qing dan Min Rou memiliki ilmu pedang yang sangat kompak saat mereka bersamaan menyerang musuh yang sama. Mereka keduanya berasal dari perguruan yang sama yaitu sekte Shanqing yang beraliran taoisme. Mereka telah bersama selama sekitar 20 tahun, tidak ada seharipun mereka berpisah, juga tidak ada hari dimana mereka tidak berlatih ilmu pedang bersama. Mereka telah mencapai tahap dimana masing-masing telah mengetahui jalan pikiran dan hati pasangan mereka, seolah-olah 2 orang menjadi 1. Mereka telah memahami konsep perpaduan dan separasi dalam permainan pedang berpasangan. 

ilmu Pedang Gagak Emas + Xueshan di cerita OTG
ini juga bukanlah ilmu pedang yang benar-benar diciptakan sebagai ilmu pedang berpasangan, tetapi ternyata 2 ilmu berbeda ini yaitu ilmu pedang Gagak Emas dan ilmu pedang Xueshan memiliki tingkat kerjasama dan perpaduan yang sangat baik. ilmu pedang gagak emas diciptakan oleh nenek Shi untuk mengalahkan ilmu pedang Xueshan milik suaminya, sehingga banyak dalam gerakan jurusnya menggunakan titik kelemahan dari ilmu pedang Xueshan, tetapi jika dimainkan bersama, maka bisa digunakan untuk menutupi kelemahan pada ilmu pedang Xueshan.
Shi Potian yang menggunakan ilmu pedang Gagak Emas dan Bai Wanjian yang menggunakan ilmu pedang Xueshan dapat mengalahkan 2 kakek keluarga Ding (ding bushan dan ding bushi) , padahal secara individual, masing-masing dari mereka masih dibawah kemampuan bertarung salah satu kakek Ding. 

ilmu Pedang Berpasangan di cerita Mandarin Duck Blades 
ilmu golok/pedang ini memiliki 72 jurus. ilmu ini diberikan oleh Lin Yulong dan Ren Feiyang kepada pasangan Yuan Guannan dan Xiao Zhonghui. Lin dan Ren mendapati ilmu ini 3 tahun lalu sewaktu baru menikah tidak lama. Suatu hari saat mereka beradu mulut, mereka bertemu dengan seorang biksu, biksu itu memberi sebuah ilmu pedang yang terbagi menjadi 2 teknik pedang yang saling bertolak belakang dan berbeda, sehingga memerlukan 2 orang yang bekerjasama mengalahkan musuh dalam pertarungan. 2 teknik berbeda ini berprinsip Yin dan Yang, kombinasi yang sempurna, yang satu maju, satu mundur, satu menyerang, satu bertahan. si biksu mengatakan jika menguasai ilmu ini makan tidak ada yang bisa mengalahkannya. Tujuan si biksu adalah agar mereka sering berlatih bersama dan tidak berpisah karena sering bertengkar/adu mulut. Ilmu ini diciptakan oleh 2 orang pasangan pada jaman dahulu kala dengan berprinsip 2 hati menjadi satu, tak terpisahkan. Mereka berkeinginan untuk saling melindungi. Lin dan Ren tidak bisa menguasai ilmu pedang ini karena mereka sering bertengkar dan ga kompak. Yuan dan Xiao yang hanya menguasai 12 jurus dari total 72 , sudah mampu mengalahkan petarung terkuat dalam cerita Mandarin Duck Blades. oh ya, nama ilmu pedang ini benar-benar "Pedang Berpasangan" , kurang kreatif ya, haha.

ilmu Pedang ChongLing di cerita SPW (pendekar hina kelana)
berbeda dengan yang diatas-atas, ilmu pedang ini bukanlah sesuatu yang kuat jika digunakan untuk bertarung. ilmu pedang ini diciptakan oleh Linghu Chong dan Yue Lingshan saat mereka masih berpacaran di masa muda, saat mereka berlatih di air terjun sekitar puncak giok/kumala di gunung Huashan, mereka secara iseng menciptakan ilmu pedang ini, pedang ini lebih diperuntukkan untuk pertunjukkan , dimana puncak dari pertunjukkan adalah saat kedua pedang ini saling menyerang dengan cara menusuk dan ujung pedang keduanya bisa pas saling bertemu dan kemudian hasil dari bentrokan 2 ujung pedang itu membuat kedua pedang agak sedikit membentuk efek bengkok (tentu saja sangat berbahaya untuk melakukan ini, sehingga perlu pasangan yang sudah sangat dekat dan sering berlatih bersama dalam waktu lama).




Rabu, 19 September 2018

Xiao Zhonghui


Xiao Zhonghui adalah tokoh utama wanita dari salah satu novel karya Jin Yong. dia adalah anak dari Xiao Banhe, seorang yang terkenal di dunia persilatan. Xiao Banhe memiliki 2 istri, Xiao Zhonghui adalah anak dari istri ke-2, tapi istri pertamanya juga menyayangi Xiao Zhonghui dengan baik dan memperlakukannya seperti anak sendiri.
Sejak kecil dia dilatih ilmu silat oleh ayahnya, sehingga menjadi lumayan kuat setelah dewasa, dan karena mendengar cerita bahwa di luar sana, ilmu orang pada umumnya biasa-biasa saja, sehingga dia tergiur untuk pergi keluar untuk mengetes ilmu silatnya. Pertarungan pertamanya adalah saat melawan 4 Pendekar Taiyue dan menang mudah.
Setelah bertemu musuh yang kuat dan jauh diatas dia, bersama dengan Yuan Guannan melatih ilmu pedang baru, sebuah ilmu yang memerlukan kerjasama dan mengandalkan kekompakan dan pengertian diantara keduanya. ilmu golok berpasangan ini saat diciptakan , ternyata bukan untuk membunuh, sehingga biarpun kuat, tidaklah menyerang titik titik berbahaya pada tubuh.
Pada akhirnya dia mengetahui kalau dia bermarga Yang karena merupakan keturunan dari seorang bermarga Yang yang terkenal didunia persilatan, dan Xiao Banhe bukanlah ayah kandungnya.

Nama:
Xiao Zhonghui
Yang Zhonghui

Umur: 18 tahun

Orang Tua:
  • Ayah asuh: Xiao Banhe
  • Ibu: ms. Yang
  • Ayah asli: marga Yang dari provinsi Hunan

Hubungan Asmara: Yuan Guannan

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Ilmu Silat:
  • ilmu silat keluarga Xiao, dari ayahnya Xiao Banhe
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
Senjata:
  • Pedang ganda (pas awal2 cerita)
  • Pedang biasa
  • salah satu dari Twin Sabers (yg pendek)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nama: Yuan Guannan
Umur : 19 tahun

ilmu silat:
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
  • ??? (tidak dijelasin darimana dia belajar)
ilmu lainnya: mengerti ilmu kaligrafi, puisi, sastra (orang terpelajar/sastrawan)

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Senjata:
  • Kuas tinta
  • Pedang 
  • Marble
  • salah satu dari Twin Sabers

Selasa, 03 April 2018

Mandarin Duck Blades (novel singkat)

Mandarin Duck Blades adalah novel singkat karya Jin Yong, saya men-translasi kedalam bahasa Indonesia, dan juga membuatnya menjadi lebih singkat lagi, jadi ini versi singkat , dan berdasarkan edisi 2 (edisi revisi). Jadi hanya kejadian penting yang dicantumin, cara bertarung , gerakannya dan percakapan yang tidak penting tidak dimasukin, terutama yang tentang puisi atau pepatah (novel ini sangat banyak berisi pepatah).

Cerita berpusat pada kaisar dinasti Qing yang mencari barang pusaka, yaitu Golok Kembar yang konon siapapun pemiliknya tidak akan tertandingi diseluruh dunia.

Chapter 1
- Seorang Pemerintah tingkat provinsi bernama Liu Yuyi mendatangi Ekspedisi Zhou Weixin, untuk mengirimkan sebuah paket pedang kembar yang legendaris ke ibukota utk Kaisar. rumor mengatakan pemilik pedang kembar ini "matchless in the whole world" (tak tertandingi di seluruh dunia).

- Escort Zhou berangkat dari kota xian bersama 70an anak buah nya, termasuk 4 orang kepercayaan pemerintah provinsi diutus. kemudian pemerintah tingkat provinsi mengundang keluarga zhou weixin jalan2 ke rumah dan kamp militer, bahkan membiayai seluruh pengeluaran, sebagai bentuk ganda secara halus menyandera agar zhou weixin tidak berpikir macam-macam, atau keluarganya terancam bahaya. Mereka berangkat sebagai penyuplai garam, dengan bawaan lain 1000 tael silver (kamuflase ganda)
- Perjalanan dari kota xian ke beijing melewati sekitar 30-40 desa. Zhou Weixin terkenal dengan julukan "Cambuk Besi yang memadamkan 8 penjuru" , yap dia adalah ahli senjata cambuk.
- Dalam perjalanan, Bertemu 4 orang yang memblock jalan dekat hutan, 4 orang itu disebut "Four Heroes of Grand Mountain" (4 pahlawan gunung agung, selanjutnya disingkat "GM") , mereka meminta Zhou melepas barang berharga. 4 orang itu bernama Xiaoyaozi, Chang Changfeng, Hua jianying, Gai Yiming (memiliki julukan yang sangat sangat panjang). Xiaoyaozi adalah yang paling senior. Salah satu dari mereka memiliki senjata aneh, yaitu Batu nisan.
- Zhou Weixin yang takut karena tidak mengetahui kekuatan 4 orang itu, berusaha kabur dengan kuda ke dalam hutan, sedangkan semua pengawalnya termasuk escort Zhang melawan 4 orang itu. ternyata 4 orang itu ga sekuat mulut besar mereka, mereka dikalahkan dan kabur. escort zhang memberitahu ke ketua Zhou bahwa sudah aman dan uda bisa kembali ke barang bawaan (supply garam).
- 4 heroes GM yang sudah dikalahkan, berhenti disuatu tempat dan mengungkapkan kekesalan. Kemudian mereka bertemu dengan seorang pelajar yang lewat, berusaha untuk merampas atau menodong. Si pelajar yang mempunyai mulut manis, memuji dan membangga2kan mereka, keadaan menjadi terbalik, pada akhirnya malah menjadi mereka yang kasih uang ke pelajar. Sang pelajar yang bersama dengan pembantunya , setelah berjalan agak jauh mereka membuka buku2 untuk mengecek, ternyata kertas2 didalam buku itu ada yang tersisip lembaran kertas emas.
- 4 heroes GM bertemu seorang wanita menggendong bayi sedang mengejar pria, sang wanita memiliki ketapel dan si pria menggunakan pedang, 4 heroes berpikir untuk merampok. kemudian berusaha memblock/menghadang jalan si wanita, wanita bernama Ren Feiyang, si pria bernama Lin Yulong . Ren menembak ketapel ke 4 heroes , semuanya kena dan terluka. Ren Feiyang kembali mengejar Lin yulong . 4 heroes hanya terdiam kesakitan, dan ada yang berdarah.
-  Tak lama kemudian, 4 heroes GM mendengar langkah kuda, dari langkah kuda diketahui kalo itu pasti kuda bagus, mereka berusaha menculiknya, memasang jebakan tali ikat ke pohon, saat kuda mendekati ternyata stop dan siasat itu gagal, yang menunggangi seorang wanita , terjadi adu mulut dan kemudian si wanita menyerang 4 heroes, wanita itu ternyata mengerti ilmu silat, Xiaoyaozi dicengkram bagian lehernya dan ditarik dengan kuda.
- ketiga heroes GM lain mengejar mengejar wanita itu , yang bernama Xiao Zhonghui. Kemudian karena tau tidak bisa mengalahkan Zhonghui , memohon ampun . Dalam pembicaraan dgn zhonghui diketahui kalo mereka berbuat begitu karena sedang mencari uang (butuh uang), untuk membeli hadiah untuk perayaan ulang tahun hero Xiao Banhe (seorang "hero" terkenal yang dikagumi dunia persilatan)
- Xiao Zhonghui tertawa, kemudian memberi mereka tusuk kondong rambut-nya ke mereka, dan bilang permata yang tertanam disitu berharga sangat tinggi. Zhonghui kemudian pergi.