HSDS2019

HSDS2019

Minggu, 30 September 2018

The Battle at Lama Temple


The Battle at Lama Temple
 Lokasi: Peking (Beijing)
 Waktu: sekitar tahun 1741-1751 Dinasti Qing
 Hasil:
 - Pasukan khusus utusan Dowager musnah
 - Perjanjian Gencatan Senjata antara Red Flower Society dan Qianlong
 - Kaisar Qianlong memantapkan posisinya di kekaisaran dinasti Qing

Belligerent 1Belligerent 2Belligerent 3
Red Flower SocietyManchu - QianlongEmpress Dowager
*********************************************************
Anggota Red FlowerLama Monk Pasukan khusus Qing
jumlah: 10+jumlah: 800 biksujumlah : 100 tentara
partai Wudang----------------------------
jumlah: 1 Penerima tamu
-----------------------------------jumlah: 3
Reinforcement:----------------------------
Shaolin Selatanteam pembasmi
jumlah: ratusan biksukomandan: Baizhen
Xu Tianhong & gangjumlah: ribuan
jumlah: ??----------------------------
Iron Manorteam pembersih
jumlah: 2komandan: Fu Kangan
TwinEagles of Heaven mountjumlah: ribuan (perkiraan)
------------------------------------
Rescue Force:
Xin Yan
Lodge Provinsi
jumlah: ??
Gate Force:
Leopard Wei
Iron Pagoda Yang
jumlah : ??



Jumlah Korban
tidak diketahuiratusan100

Ringkasan peristiwa:
Pertempuran ini terjadi disebabkan oleh keinginan oleh Kaisar Qianlong untuk memantapkan kekuasaan nya sebagai seorang kaisar tanpa dipengaruhi oleh pihak lain. sang Kaisar sengaja mengundang Perkumpulan Bunga Merah untuk acara makan, tetapi dibelakang mengumpulkan pasukan untuk membasmi mereka dengan api, sekaligus melenyapkan "barang penting" yang disimpan oleh Empress Dowager (ibu suri) didalam Temple, jadi 1 batu untuk melempar 2 ekor burung sekaligus. Perkumpulan bunga merah telah mendengus siasat kaisar Qianlong ini, melalui kecurigaan terhadap meninggalnya secara mendadak putri Kasili (hasli, puteri harum, dll). Kaisar Qianlong memerintahkan Jendral Baizhen untuk memimpin pasukan besar untuk membasmi mereka, dan biksu biksu di Lama temple untuk menghabisi pasukan khusus Empress Dowager dan menyalakan api. Jendral Utama Qing, Fu Kangan, diperintahkan untuk menjaga di sekitar pagoda dan pagar-gerbang luar untuk menangkap orang yang berusaha kabur melarikan diri. Gencatan Senjata diberlakukan setelah terjadi penyanderaan dan perjanjian.

Jumat, 21 September 2018

Guo Jing

Guo Jing

Guo Jing adalah seorang tokoh utama dalam cerita Pendekar Pemanah Rajawali karya Jin Yong. Nama hokkien dari Guo Jing adalah Kwee Ceng, mungkin nama ini lebih terkenal di Indonesia. Pendekar ini terkenal dalam menjaga kota Xiangyang dari serangan Mongol. Dia dan ayah kandung dari Yang Guo adalah saudara angkat.

Kota Xiangyang merupakan pusat perbatasan penting dengan daerah kekuasaan Mongol, sehingga sangat kritis dan perlu dijaga ketat. Guo Jing sejatinya dibesarkan di Mongol dan mempunyai hubungan baik dengan keluarga Khan (mulai dari jengis khan, tolui, dll) . Tetapi dia tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Song. Saat bangsa Mongol menghancurkan negara Jin , berkeinginan untuk lanjut menyerang negera Song, dan memberi perintah rahasia jika Guo Jing melawan, akan dieksekusi. Guo Jing yang mengetahui ini kemudian melarikan diri dengan kuda merah nya.

Guo Jing yang berperawakan mata besar, alis tebal, dada bidang dan wajah sekilas seperti sosok kasar, mempunyai sifat yang mementingkan negara diatas urusan pribadi, dan mempunyai pikiran yang lambat (sekilas kelihatan seperti bodoh), lambat dalam belajar, dan kaku. Dia seperti seseorang yang susah atau agak kesulitan untuk mengutarakan apa yang ada dipikirannya atau mengutarakan pendapatnya.

Kwee Ceng
Kwee Ceng di Legend of the Condor Heroes


Keluarga Guo Jing adalah keturunan salah satu dari 108 pahlawan Liangshan (cerita Water margin/Suikoden) bernama Guo Sheng.  Guo Jing sangat lambat dalam mempelajari ilmu silat , biarpun dia memiliki keinginan yang keras dan tekun dalam belajar. Kekurangan itu lumayan terbantu saat dia memiliki tenaga dalam yang tinggi. Dengan rajin berlatih, tenaga dalam yang tinggi, dan orang-orang hebat yang mengajarinya, akhirnya dia berhasil menjadi seseorang tokoh yang sangat kuat. 

Guo Jing pertama kali pergi ke daratan tengah pada umur 18 tahun, saat itu dia masih belum mengetahui perjanjian yang dilakukan Qiu Chuji dan 7 orang aneh dari Jiangnan. Disitu dia bertemu dengan seorang gelandangan, yang kemudian menjadi teman pertama dia di daratan tengah, nantinya "teman" itu diketahui merupakan seorang wanita yang sedang menyamar, dan kelak menjadi kekasihnya (yaitu Huang Rong). Guo Jing sebelumnya sempat ditunangkan dengan Koji, putri Jenghis Khan, sehingga sempat membuat masalah menjadi rumit, apalagi dia tidak pernah mengatakannya kepada Huang Rong perihal itu.
Guru Guo Jing adalah 7 orang aneh dari Jiangnan, tapi sebenarnya yang melatih dia hanya 6 orang, karena satu telah meninggal dunia sebelum sempat melatihnya, padahal orang itu dikatakan memiliki karakteristik yang paling cocok dan mirip dengan Guo Jing (pikiran lambat), dimana ilmu silatnya pun kasar tanpa banyak perubahan sehingga cocok dengan tipikal Guo Jing. Selain 6 guru itu, dia juga dilatih oleh Ma Yu dari Quanzhen, tetapi Ma Yu tidak pernah mengangkatnya menjadi murid apalagi jadi anggota Quanzhen. Kemudian dia dilatih oleh tetua partai pengemis Hong Qigong, diajarin 15 tapak penakluk naga, saat itu dia belum diangkat menjadi murid Hong Qigong jadi cuma diajarin 15 tapak, dan Guo Jing sempat membuat sendiri 3 jurus palsu untuk melengkapi 18 tapak saat melawan Ouyang Ke.

Selain bertarung dan ilmu silat, Guo Jing juga ahli memanah dan berkuda, salah satu hal menghebohkan yang dia lakukan adalah saat memanah 2 ekor elang dengan sekali tembakan, saat itu dia menggunakan panah dan busur milik Jebe, yang lebih berat dari busur umumnya. Karena keahlian memanahnya itu juga, dia sering digambarkan menggunakan panah sebagai ciri khas atau ikonnya, padahal sepanjang cerita dia sendiri jarang memanah. 

Pada akhir novel the legend of the condor heroes, Guo Jing menjadi orang terkuat ke-7 yang masih hidup di era itu, cuma dibawah 4 "the Greats" , Zhou Botong, dan Qiu Qianren (hampir2 imbang). Suatu hasil yang menakjubkan untuk usia yang masih begitu muda.

Guo Jing Kwee Ceng

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Biodata Guo Jing

nama hokkien: Kwee Ceng
julukan: Pendekar Utara

umur:

  • 7-8 tahun (saat di latih 7 orang aneh Jiangnan di Mongol)
  • 16 tahun (saat bertemu Ma Yu)
  • 18 tahun (start novel setelah dewasa)
  • 19 tahun (saat membantu mongol menyerang negara Khoresm)
  • 20 tahun (perkiraan saat end loch)
  • 33 tahun (perkiraan awal roch)
  • 38 tahun (saat bertemu yang guo dewasa di gathering pengemis)
  • 40 tahun (saat yang guo berpisah dgn xiao long nu)
  • 56 tahun (post-16 tahun)
  • 68-69 tahun (saat meninggal mempertahankan Xiangyang) 

Orang Tua:

  • ayah: Guo Xiaotian
  • ibu: Li Ping
Partai/Organisasi: Tidak ada

Hubungan Asmara:

  • Huang Rong
  • Hua Zheng
  • Mu Nianci (dijodohkan Qiu Chuji dan Yang Tiexin)
  • Cheng Yaojia (sepihak)
  • Qin Nanqin (edisi 1)

Saudara Angkat:

Guru dan Pengajar:

  • 7 orang aneh Jiangnan (hanya sisa 6 orang) - Guru resmi
  • Ma Yu - pengajar bukan guru
  • Hong Qigong - Guru resmi
  • Jebe - pengajar bukan guru
  • Zhou Botong - pengajar bukan guru
  • Huang Yaoshi - pengajar bukan guru
Murid dan anak:
  • anak: Guo Fu, Guo Xiang, Guo Polu
  • murid: Wu bersaudara, Yang Guo(cuma sebentar), Yelu Qi
Senjata:
  •  Busur Panah
  •  Pisau Belati dari Qiu Chuji
  •  Golok emas (pisau) dari Jenghis Khan
Hewan Peliharaan
  • Sepasang Elang Kembar
  • Kuda Keringat Merah
  • Anjing kecil

Ilmu Silat

dari Tujuh Orang Aneh Jiangnan(tepatnya 6 orang, karena 1 sudah meninggal diawal cerita)
  • Melepas sendi mencabut tulang (Disconnect the Muscles and Separating the Bones) dari Zhu Cong
  • ilmu Tombak dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tapak Pemecah Gunung (membelah gunung) dari Nan Xiren
  • ilmu Tapak Gunung Selatan dari Nan Xiren
  • ilmu tapak Pembuka Gunung dari Quan Jianfa
  • Ilmu Tongkat Penakluk Iblis dari Ke Zhen'e
  • Ilmu Cambuk Naga Emas dari Han Baoju
  • Ilmu Golok Pegunungan Selatan *
  • Ilmu Tombak Huyan *
  • Ilmu Pedang Gadis Yue dari Han Xiaoying
  • "tidak disebut namanya", ilmu kaki mirip bebek mandarin, diajarin Hao Baoju
  • Jurus Melucuti Tangan Kosong (ilmu Tangan Kosong Merebut Senjata)
  • jurus ikan kakap berdiri tegak
  • jurus tinju Harimau Hitam menerang jantung (jurus yang menyerang dada, gurunya berpesan agar jangan pernah menggunakan ini saat berlatih dengan Han Xiaoying)
  • dasar ilmu ringan tubuh diajarkan oleh Zhu Cong, Quan Jinfa, Han Xiaoying
dari Hong Qigong
  • 18 Tapak Penakluk Naga 
dari Ma Yu
  • Tenaga Dalam Quanzhen dari Ma Yu
  • ilmu meringankan tubuh Burung Welilis Emas (ed.1) - Flight of the Golden Eagle (ed.2) - Angsa Liar Emas (ed.3 hal 304) dari Ma Yu
dari Zhou Botong
  • 72 jurus Tinju Kosong
  • Ilmu membagi 2 pikiran dan ilmu kedua tangan saling bertempur
  • prinsip ilmu Quanzhen, Tenaga Dalam, juga jurus Quanzhen
  • berbagai teori dari kitab ilmu 9-Yin
dari orang Mongol
  • Teknik memanah dan ilmu tombak dari Jebe
  • ilmu Gulat Mongolia diajarin Jebe dan Borokul
  • bab menarik otot mengerutkan tulang
  • teori ilmu menggerakkan sukma (cuma teori, tidak tahu apakah dia bisa melakukannya)
  • ilmu pedang
  • Tenaga Kapas Terbang
  • ilmu memulihkan luka dalam
  • berbagai teori dari kitab 9-Yin
dari Biksu Yideng:
  • mendapat pencerahan lebih mengerti isi 9-Yin saat Yideng sedang menyembuhkan Huang Rong, dan penjelasan intisari terpenting dari 9-Yin yang dalam bentuk bahasa sansekerta diterjemahkan oleh Yideng
  • Yideng memberi pengarahan intisari ilmu silat selama 2 jam kepada Guo Jing, Huang Rong, dan 4 muridnya sesaat sebelum mereka berangkat pergi
lain-lain:
  • Meniru ilmu jari matahari (hanya luarnya)
  • ilmu meringankan tubuh Tangga ke Surga atau naik tangga ke surga (Stairs to Heaven/上天梯) 
  • Teknik Jari Peluru / Menjentik Jari dari huang yaoshi, saat di LOCH masih cuma meniru, di ROCH sudah diajarin.
  • Pengetahuan Formasi Tujuh Bintang Utara atau formasi bintang biduk Quanzhen
  • diberi tips ringan tipu muslihat oleh Qiu Chuji 
  • meminum darah ular khusus, edisi 1 dan 2 meningkatkan tenaga dalam dan anti racun, sedangkan edisi 3 jadi cuma anti racun
  • jurus Menyangga Balok Atap Mengganti Pilar
  • jurus Dengan Mudah Mendorong Perahu
  • pernah menciptakan 3 jurus tapak palsu, ciptaan sendiri saat melengkapi 18 tapak
  • menekan ribuan kilogram
Jurus-jurus yang tidak jelas dari ilmu apa (semua di loch):
  • jurus Burung feng terbang naga naik (pedang) *
  • jurus Membalik badan memetik buah
  • jurus Melangkah maju menjinjing keranjang
  • jurus Menggeser awan melihat matahari (tongkat)
  • jurus tapak Membariskan Awan Mendorong Bulan (jurus tapak, tapi bukan dari 18 tapak, karena GJ menggunakannya sebelum belajar 18 tapak naga)

Keahlian lain:

  • Taktik perang dari kitab Wumu yang dibuat jendral Yue fei
  • Mahir Berkuda
  • Anti Racun
  • Berenang dan mengatur pernafasan di air oleh Huang Rong
  • menulis oleh Zhu Cong
  • bahasa Mongol
  • cara menjinakkan kuda dari Hao Baoju

Rabu, 19 September 2018

Xiao Zhonghui


Xiao Zhonghui adalah tokoh utama wanita dari salah satu novel karya Jin Yong. dia adalah anak dari Xiao Banhe, seorang yang terkenal di dunia persilatan. Xiao Banhe memiliki 2 istri, Xiao Zhonghui adalah anak dari istri ke-2, tapi istri pertamanya juga menyayangi Xiao Zhonghui dengan baik dan memperlakukannya seperti anak sendiri.
Sejak kecil dia dilatih ilmu silat oleh ayahnya, sehingga menjadi lumayan kuat setelah dewasa, dan karena mendengar cerita bahwa di luar sana, ilmu orang pada umumnya biasa-biasa saja, sehingga dia tergiur untuk pergi keluar untuk mengetes ilmu silatnya. Pertarungan pertamanya adalah saat melawan 4 Pendekar Taiyue dan menang mudah.
Setelah bertemu musuh yang kuat dan jauh diatas dia, bersama dengan Yuan Guannan melatih ilmu pedang baru, sebuah ilmu yang memerlukan kerjasama dan mengandalkan kekompakan dan pengertian diantara keduanya. ilmu golok berpasangan ini saat diciptakan , ternyata bukan untuk membunuh, sehingga biarpun kuat, tidaklah menyerang titik titik berbahaya pada tubuh.
Pada akhirnya dia mengetahui kalau dia bermarga Yang karena merupakan keturunan dari seorang bermarga Yang yang terkenal didunia persilatan, dan Xiao Banhe bukanlah ayah kandungnya.

Nama:
Xiao Zhonghui
Yang Zhonghui

Umur: 18 tahun

Orang Tua:
  • Ayah asuh: Xiao Banhe
  • Ibu: ms. Yang
  • Ayah asli: marga Yang dari provinsi Hunan

Hubungan Asmara: Yuan Guannan

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Ilmu Silat:
  • ilmu silat keluarga Xiao, dari ayahnya Xiao Banhe
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
Senjata:
  • Pedang ganda (pas awal2 cerita)
  • Pedang biasa
  • salah satu dari Twin Sabers (yg pendek)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nama: Yuan Guannan
Umur : 19 tahun

ilmu silat:
  • 72 stances ilmu Couple's Saber (Golok Pasangan / 夫妻刀法)
  • ??? (tidak dijelasin darimana dia belajar)
ilmu lainnya: mengerti ilmu kaligrafi, puisi, sastra (orang terpelajar/sastrawan)

Guru: Lin Yulong dan Ren Feiyan (tidak resmi)

Senjata:
  • Kuas tinta
  • Pedang 
  • Marble
  • salah satu dari Twin Sabers

Selasa, 11 September 2018

The Battle at Shaolin Temple



- The Battle at Shaolin Temple -
Lokasi: Puncak Shaoshi, Gunung Song
Waktu: bulan September 1359
Hasil: kemenangan pemberontak Han
Novel: HSDS

Peserta
Pemberontak Han Pemerintah dinasti Yuan (Mongol)

Komandan / Pemimpin
Zhang Wuji komandan Mongol
Kekuatan
Sekte Ming
- 10 ribu
Aliansi persilatan
- 4700+
Shaolin
- 1000-2000 (perkiraan kasar)
----------------------------
Reinforcement:
*Xu Da
*Chang Yuchun
- perkiraan belasan ribu prajurit
50,000 pasukan terbagi
menjadi 5 pasukan per-10rb


setiap 10rb terbagi menjadi
per-seribu lagi
Jumlah korban
ribuan (perkiraan kasar) belasan ribu (perkiraan kasar)

Penyebab dan Hasil:
Saat terjadi acara penyembelihan Singa yang diselenggarakan oleh Shaolin, yang dimana Shaolin mengundang banyak orang dari dunia persilatan, pasukan Mongol mengambil kesempatan menyerang untuk membasmi semuanya. Dengan bantuan kitab perang Wumu, Zhang Wuji berhasil bertahan untuk sesaat sebelum akhirnya kalah, penyebab kekalahan adalah karena jumlah pasukan musuh yang terlalu banyak, ditambah lagi kurangnya persiapan dan kitab Wumu baru dibaca sebentar pertama kali dan uda langsung digunakan. Keadaan berbalik saat pasukan bala bantuan dari 2 unit yang dipimpin Xu Da dan Chang Yuchun datang membantu dan berhasil memukul mundur pasukan Mongol.

Senin, 10 September 2018

Xiao Feng

Xiao feng adalah salah satu dari 3 tokoh utama di novel Demi Gods and Semi Devils (pendekar negeri tayli/tian long ba bu). Dia adalah seorang ketua dari partai pengemis, partai terbesar karena memiliki jumlah pengikut terbanyak yang terpencar diseluruh negeri. Awalnya bernama Qiao Feng, setelah dia mengetahui bahwa dirinya adalah orang bangsa Khitan (Qidan) , kemudian dia mengganti marganya sesuai dengan ayah kandungnya menjadi Xiao Feng. Karena berdarah suku Khitan yang merupakan orang dari bangsa Liao, dia diberhentikan dan dikeluarkan dari partai pengemis, karena bangsa Liao adalah musuh bebuyutan bangsa Song pada saat itu.
Setelah keluar dari partai pengemis, Selama masa itu, dia mencari pembunuh ayahnya untuk membalas dendam, sampai akhirnya dia ke daerah suku Jurchen di sekitaran gunung changbai (suku ini yang nantinya menjadi cikal bakal negara Jin, dan orangnya memiliki rambut taucang), dan berteman baik dengan kepala suku disana dan tinggal selama 1 tahun lebih. Kemudian mengangkat saudara dengan raja negara Liao yang bernama Yelu Hongji. Suatu waktu dia menyelamatkan Yelu Hongji dari perang saudara, kemudian Xiao Feng diberikan gelar bangsawan serta jabatan tinggi sebagai Khan Selatan yang menguasai wilayah ibukota selatan negara Liao (beijing saat ini). Saat negara Liao ingin menyerang negara Song, Xiao Feng menolak dan akhirnya dijebloskan ke penjara. Pada akhirnya dia bunuh diri demi kehormatan dan kedamaian.

Kisah asmara Xiao Feng kurang berjalan dengan mulus, dia berkenalan dengan A Zhu dan setelah mengalami beberapa saat bersama, kemudian jatuh cinta kepadanya, sayang hubungan mereka tidak berjalan lama, dengan akhir tragis dimana A Zhu harus meninggal dibawah pukulan tapak Xiao Feng sendiri. Setelah kematian A Zhu, dia harus menjaga adik nya yang kejam dan bandel, sehingga sering membuat repot.

Xiao Feng memiliki kegemaran untuk minum alkohol , dan memiliki kekuatan minum yang luar biasa, dia tidak pernah mabuk biarpun minum puluhan cangkir alkohol kuat. Dia mudah berteman dengan orang yang banyak bicara dan suka minum dan kurang menyukai orang yang pendiam ataupun tidak minum. Dia tidak mempermasalahkan bergaul dengan bawahannya yang jauh lebih rendah tingkatannya ataupun derajatnya lebih bawah dari dia. Xiao Feng mengangkat saudara dengan Duan Yu, yang nantinya secara otomatis juga mengangkat saudara dengan Xuzhu.

Ilmu silat Xiao Feng sangat tinggi, dia disegani dan ditakuti, sertai dikagumi oleh dunia persilatan. Tidak seperti tokoh utama cerita lain yang belajar banyak ilmu silat, Xiao Feng tidak begitu, ilmu silat utamanya tidak banyak, juga tidak diceritakan bagaimana proses belajarnya, jadi saat kemunculan pertama sudah langsung kuat. Dikatakan dia sudah ratusan kali menang, beberapa diantaranya memiliki tenaga dalam yang lebih besar, tetapi Xiao Feng tetap bisa mengalahkannya. Salah satu yang paling hebat dari Xiao Feng adalah insting bertarungnya, yang boleh dibilang insting alami dari bakat bawaan, sebuah ilmu silat biasa pun bisa menjadi kuat saat berada ditangannya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama:
  • Xiao Feng
  • Qiao Feng
Umur:
  • 30 tahun
  • 33-34 tahun (perkiraan akhir novel)
Organisasi/Partai/Aliran:
  • Negara Liao
  • Partai Pengemis
  • Shaolin
Keluarga:
  • Ayah: Xiao Yuanshan
  • Ibu: tidak disebut namanya
  • Ayah angkat: Qiao Sankui/Qiao Sanhuai
  • ibu angkat: tidak disebut namanya
  • Saudara: tidak ada
  • Saudara Angkat: Duan Yu, Xu Zhu, Yelu Hongji
Hubungan Asmara:
  • Azhu
  • Azi (sepihak)
  • Kang Min (sepihak)
Guru:
  • Xuan Ku
  • Wang Jiantong
  • Elder Xi (bukan guru asli, tapi pernah memberi petunjuk)
Senjata: setiap ketua partai pengemis memegang tongkat pemukul anjing, tetapi Xiao Feng tidak tertarik menggunakannya, dan memilih tangan kosong

Ilmu Silat:
  • 28 Tapak Penakluk Naga
  • Tongkat Pemukul Anjing (tidak pernah digunakan, tetapi setiap ketua pengemis wajib bisa)
  • Demon Subduing Palm (tapak penakluk iblis) dari Shaolin
  • Qin Long Shou (Dragon Capturing Hands) - juga membuatnya mampu melakukan teknik mengambil pedang ditanah tanpa perlu membungkuk
  • Mountain-splitting Palm strike
  • Founder's Long Fist (64 moves)
  • Celestial Maiden Scatters Flowers’ stance in flexible whip techniques
  • beberapa pengolahan dasar Tenaga Dalam Shaolin
  • pengetahuan tentang Formasi Memukul Anjing
  • Dragon Claw Hand (digunakan saat lawan feng bo'e)
  • Twin-Palm Parting Cloud
  • Cotton Softness skill, teknik umum bertarung ditanah
  • ilmu meringankan tubuh dari Shaolin
  • ilmu menangkap Wading Great Creek
  • sempat memegang kitab yijinjing Shaolin, tetapi tidak mempelajarinya karena tidak mengerti bahasa sansekerta yang ada didalamnya
keahlian lain:
  • kuat minum arak tanpa bisa mabuk

Selasa, 04 September 2018

Duan Yu


Duan Yu merupakan salah satu dari 3 tokoh utama di novel Demi Gods and Semi Devils karya Jin Yong. Biarpun novel itu memiliki 3 tokoh utama, tetapi Duan Yu yang paling mirip ciri-ciri seorang tokoh utama, karena cerita berawal dari dia, dan juga berakhir dengan dia, kemudian Duan Yu lah yang menjadi penghubung antara kedua tokoh utama lainnya. Dia adalah seorang pangeran dari negeri Dali (hokkien : Tayli) , seorang putera mahkota dari negara Dali karena sang Kaisar saat itu, Duan Zhengming, tidak memiliki putra penerus . Sejak kecil dia tidak menyukai ilmu silat, sehingga tidak mempelajarinya, dan menyukai ilmu sastra, seni, catur, puisi. Biarpun dia dipaksa untuk melatih ilmu silat, dia menolaknya dan memilih untuk kabur dari istana, tapi siapa sangka dalam perjalanannya malahan dia mempelajari 3 ilmu tingkat tinggi secara kebetulan. Pada akhirnya dia menjadi Kaisar dari negara Dali (tayli) menggantikan ayahnya (Duan Zhengming, sang kaisar saat itu pensiun dan menjadi biksu di kuil Naga Langit, adalah menjadi langganan kebiasaan kaisar dan keluarga kerajaan Dali sejak dulu untuk menjadi biksu, sedangkan Duan Zhengchun yang harusnya menjadi kaisar penerus/pengganti, meninggal dunia).

Duan Yu memiliki ibu yang adalah orang dari suku Bai , sehingga Duan Yu memiliki 1/2 darah keturunan suku Bai. Duan Yu sepanjang cerita banyak menghabiskan waktu membuntuti dan mengekor seorang wanita bernama Wang Yuyan, yang merupakan wanita idamannya, wanita ini memiliki wajah yang mirip dengan patung giok dewi yang ditemuinya di sekitar kaki gunung Wuliang, Dali. Duan Yu boleh dibilang tebal muka, padahal statusnya adalah seorang pangeran dan putera mahkota, boleh dibilang tindakannya berbeda dengan sikap Duan Zhengchun yang lebih elegan. Duan Yu pada akhir cerita menikahi 3 orang wanita, dimana terdapat perbedaan pada edisi lama dan edisi baru, pada edisi lama ketiga wanita tersebut adalah Wang Yuyan, Mu Wanqing, dan Zhong Ling, sedangkan pada novel edisi baru, sudah tidak ada lagi Wang Yuyan (wang yuyan memilih kembali ke sepupunya Murong Fu yang sudah tidak waras), dan diganti dengan Xiao Lei.
Duan Yu biarpun merupakan anggota keluarga kerajaan Duan, tetapi tidak menguasai 2 ilmu keluarga Duan yang terkenal yaitu YiYang finger (ilmu jari matahari) dan ilmu pedang keluarga Duan, bahkan sampai akhir cerita pun tidak menguasainya. Duan Yu menguasai ilmu pedang 6 nadi (six meridians divines swords) saat dia berada di kuil naga langit untuk menyembuhkan diri, ilmu ini adalah salah satu ilmu terkuat dalam novel Jin Yong, sayangnya Duan Yu tidak begitu sempurna menguasainya, sehingga saat mau menggunakannya terkadang macet, tidak bisa leluasa dan bebas kapan mau menggunakannya. Duan Yu juga menguasai ilmu-ilmu dari Sekte Hidup Bebas (Carefree sect), sehingga ilmu nya boleh dibilang satu aliran atau satu perguruan dengan Xuzhu.

Duan Yu boleh dibilang memiliki sifat atau sikap yang kurang bisa membaca kondisi keadaan dan situasi, terkadang terkesan bertindak tidak sopan, dan dia tidak menyadarinya, mungkin itu juga dipengaruhi oleh kehidupannya yang serba di layani sejak kecil karena statusnya yang adalah pangeran kerajaan Dali. Sifat lainnya adalah pada keras kepala nya dan sangat fokus terhadap sesuatu yang disukainya. Saat dia menekuni sesuatu yang disukanya, dia bisa fokus sampai seharian terus menerus (ibunya pernah bilang ke Duan Zhengchun, mungkin jika suatu hari dia punya minat akan ilmu silat, maka dia akan lebih serius dan rajin dari ayahnya, sehingga ibunya tidak pernah memaksa Duan Yu mempelajari ilmu silat seperti ayahnya). Pada akhir cerita pendekar negeri tayli, Duan Yu menjadi kaisar Dali.


Duan Yu
umur: 
  • 19 tahun (awal kemunculan)
  • 20 tahun (saat bertemu Mu Wanqing)
  • 21 tahun (saat di Lingjiu)
  • 22 tahun (perkiraan akhir novel)
Orang Tua:
  • Ayah: Duan Zhengchun
  • Ibu: Dao Baifeng
  • Ayah Kandung: Duan Yuanqing
  • Paman: Duan Zhengming
Saudara angkat:
  • Xuzhu
  • Xiao Feng
Hubungan Asmara:
  • Mu Wanqing 
  • Zhong Ling
  • Wang Yuyan (edisi 1 dan 2)
  • Xiao Lei (edisi 3)
  • diatur oleh keluarga kerajaan untuk tunangan ke anak salah satu menteri (edisi 1)
  • (adaptasi TV) ditunangkan ke putri Uyghur (adaptasi tv tahun 2013)
Organisasi/partai/aliran: negara Dali

Guru: Meng ShuSheng 
Murid: Yue Laosan (bukan murid sesungguhnya, hanya karena Yue Laosan kalah taruhan)

Ilmu Silat:
  • 6 Meridian Divine Swords , salah satu ilmu terkuat dalam dunia Jin Yong, seperti tembakan dengan jari , jauh lebih kuat daripada Yiyang Finger, ini lebih mirip seperti serangan tusukan pedang dan invisible (sehingga susah dihindari). setiap jari dan meridian memiliki karakteristik berbeda diantara kecepatan dan kekuatan. 
  • Northern Darkness , ilmu menghisap tenaga dalam lawan, tidak semua bagian meridian milik Duan Yu mampu melakukannya, nampaknya dia tidak belajar agar semua meridian dirinya bisa hisap
  • Tenaga dalam Northern Darkness, hasil dari hisap ilmu diatas kemudian di convert menjadi tenaga dalam secara permanent
  • Graceful Steps upon the Waves (ling bo wei bo), ilmu meringankan tubuh tingkat tinggi dari Carefree Sect, lebih cocok digunakan untuk pertempuran/pertarungan, saat Duan Yu menggunakan ilmu ini lawan sulit menyentuhnya, kelebihan lain dari ilmu ini adalah di skillnya yang semacam auto-pilot (contoh: Duan Yu mata tertutup saat melawan Murong Fu)
  • Anti Poison  , didapat setelah dia digigit Lightning Marten yang beracun, terus Lipan yang masuk kemulutnya dan diikuti Kodok Merah Tua beracun langka yang masuk ke mulutnya.
  • Tenaga dalam keluarga Duan 
Keahlian lain
  • ahli Sastra, Seni, Kaligrafi, Puisi, Buddhisme
  • ahli bermain Catur Go
  • pengetahuan tentang 8 trigrams (bagua)
  • dasar pengetahuan titik akupuntur dari orang tua

Senin, 03 September 2018

Yuan Chengzi

Yuan Chengzhi adalah seorang tokoh utama dari novel Sword Stained With Royal Blood alias  Pedang Ular Emas, seorang anak yatim piatu karena kedua orangnya telah meninggal , karena dikambing hitamkan dan akhirnya mati atas perintah kaisar. Ayahnya adalah seorang pejabat tinggi bernama Yuan Chonghuan. Kejadian itu saat Yuan Chengzhi berumur sekitar 6-7 tahun. Yuan Chengzhi bergabung dengan partai Huashan saat berumur 10 tahun dan langsung menjadi murid dari Mu Renqing, menerima pengajarannya langsung.
Dia menerima ajaran gabungan 3 ilmu silat tingkat tinggi yang menyebabkan dia menjadi orang yang sangat kuat di usia yang masih sangat muda. Ibunya meninggal tidak lama setelah ayahnya meninggal (saat Yuan Chengzhi masih kecil), sejak itu dia diasuh oleh 4 pengawal setia ayahnya.
Yuan Chengzhi memiliki bekas luka dekat diatas alis area jidat, dikarenakan pernah dilukai oleh seorang ahli pedang saat kecil, luka itu membekas permanent. Yuan Chengzhi telah mahir bertarung sejak masih kecil dibawah 10 tahun dibanding tokoh utama di cerita lain. Yuan Chengzhi mempunyai sifat karakter pembawaan yang sangat tenang dan dapat mengendalikan emosi dengan baik biarpun dalam situasi tertekan, dia berusaha menyelesaikan masalah dengan pikiran yang tenang. Dia dan kelompok yang dibangun pengawal ayahnya yang setia, ShanZhong, bergabung dengan pemberontak Li Zicheng untuk menggulingkan dinasti Ming yang dianggap sudah bobrok dan penuh korupsi.
Di akhir cerita, Yuan Chengzhi yang kecewa dengan tindakan Li Zicheng saat menjadi kaisar, yang dianggapnya tidak berbeda dengan kaisar Chongzhen sebelumnya, kemudian meninggalkan dunia persilatan dan pergi ke pulau lain yang disinyalir merupakan pulau Borneo jika dilihat dari jaraknya , arah, dan merupakan sebuah pulau. Yuan Chengzhi mendapat peta untuk pulau ini dari Peter (orang bule) .

Peter said, "This is an island in the eastern ocean and is situated more than one thousand li from the seacoast. The island has a warm climate, and it is plentiful; truly it is like heaven. I have been there before when I sailed the seas."

Nama HokkienSin Cie

Umur: 
  • 8-9 tahun (kemunculan awal)
  • 20 tahun (setelah dewasa)
Orang Tua:
  • Ayah: Yuan Chonghuan (berdasarkan figur asli sejarah nyata)
  • Ibu: ?? (ga disebut namanya)
  • saudara: tidak ada
  • Saudara angkat: Li Yan, Wen Qing2
Hubungan Asmara:
  • Xia Qingqing / Wen Qing2 (resmi)
  • A'Jiu / Princess Changping
  • Jiao Wan'er (sepihak, di edisi 2 dan 3)
  • He Tieshou (agak kabur, sepihak, di edisi 3)
Guru:
  • Mu Renqing (resmi)
  • Ciu San (setengah resmi)
  • Priest Mu Sang (tidak resmi)
  • belajar ilmu pedang ular emas dari kitab yang ditinggalkan Xia Xueyi
Murid
  • He Tieshou
Senjata
  • Pedang Huashan
  • Pedang Ular Emas
  • Biji Go 
  • Snake Awl (bor besi ular, senjata rahasia)
  • Rompi anti tajam

Organisasi/Partai/Aliran:
  • Huashan (murid ke-3)
  • Serikat Perkumpulan Jianghu / dunia persilatan 7 Propinsi (pemimpin)
  • Shanzhong
  • pasukan pemberontak Li Zicheng
Ilmu silat
  • ilmu pedang Huashan 
  • Tenaga Dalam Huashan (walaupun ga dibilang namanya ataupun disebut, tetapi karena sumber ilmu utama Yuan Chengzi dari Huashan, maka kemungkinan tenaga dalam yang digunakan adalah dari Huashan)
  • Bayangan Setan Yang Berubah 100x /Shen Xing Bai Bian (Divine Walk Hundred Changes), ilmu meringankan tubuh dari Priest Musang
  • cara menggunakan senjata rahasia dari Priest Musang (terutama biji Go)
  • ilmu Pedang Ular Emas
  • ilmu Senjata Bor Ular 
  • ilmu penakluk harimau (hokkien: hok-hou-ciang) , terdiri dari 108 stances, dr Ciu San
  • berbagai kungfu dasar dari 4 pengawal ayahnya selama 2 tahun
  • ilmu Golok 1 Tangan
  • ilmu Tombak Keluarga Gak Hui
  • ilmu silat Memecahkan Batu Kumala
  • ilmu totokan khusus Huashan 
  • ilmu ringan tubuh Sip Toan Kim dari Huashan
kemampuan lain
  • ahli bermain catur
  • pengetahuan kitab perang
  • pengetahuan tentang 8 trigrams dan kitab i-ching
  • mengetahui kelemahan ilmu pedang dari Xiandu Sect dan cara memecahkan formasi keluarga Wen (ada dimuat dalam tulisan peninggalan Xia Xueyi)
  • keahlian menggunakan 2 tangan mengeluarkan 2 ilmu berbeda

secara detail, ilmu silat yang dipelajari oleh nya adalah (penjabaran yang muncul di novel ed1):

Selasa, 28 Agustus 2018

Li Wenxiu


Li Wenxiu adalah seorang tokoh utama dari salah satu novel karya emas Jin Yong. Biasanya tokoh utama Jin Yong adalah pria, tetapi kali ini adalah wanita. Li Wenxiu tinggal bersama orang tuanya saat kecil, sebelum akhirnya mereka sekeluarga di kejar oleh sekelompok penjahat yang menginginkan peta lokasi dan petunjuk harta karun yang disebut Gaochang Labyrinth. Dalam pelarian tersebut , ayahnya dibunuh dan ibunya memilih bunuh diri mati bersama dengan salah satu musuh. Li Wenxiu yang kabur dengan Kuda putih berlari menuju daerah Kazakhstan. Kuda putih ini sangatlah spesial, sehingga mampu kabur dari kejaran penjahat-penjahat itu. Li Wenxiu kemudian tinggal bersama si pak tua Ji selama di kazakhstan. Biarpun si pak tua Ji mengerti ilmu silat, tetapi selama 10 tahun tinggal bersamanya, dia tidak mengajarkan ilmu silat sedikitpun ke Li Wenxiu. Orang dekat Li Wenxiu memanggilnya A'Xiu. 
Di Akhir cerita, Li Wenxiu kembali ke daratan Tiongkok dengan menunggang kuda putihnya, memenuhi impian si pak tua Ji.


Umur:
8 tahun (kemunculan awal)
18 tahun (saat dewasa)

Orang Tua:
Ayah: Li San
Ibu: Shangguan Hong
orang tua asuh : si pak tua Ji

Guru:
- Hua Hui , belajar 2 tahun teknik senjata, tangan kosong, dasar tenaga dalam

Organisasi: tidak ada (tinggal di daerah kazak)
Senjata: Dual Meteor Hammer

Hubungan Asmara:
- Su Pu

Ilmu Silat
- Great Adept Size , teknik mengunci tangan
- Flying Swallow Beneath Leaves , ilmu tangan kosong andalan Hua Hui
- Sounding East, Striking West - teknik tipu yang diajarkan Hua Hui
- Stars and Moon Vying for Splendour, ilmu yang menggunakan senjata meteor hammer
- Dasar tenaga dalam oleh Hua Hui
- sewaktu kecil diajarin ilmu silat dasar oleh orang tua nya selama 2 tahun (termasuk teknik tinju)
- diajarin teknik menghindar ke belakang oleh ibu saat kecil

== *five thunders crushing the roof stance ==> ???

Tokoh-tokoh di novel Kuda Putih Meringkik di Angin Barat

Keluarga Li
  • Li Wenxiu, a'xiu adalah tokoh utama
  • Li San , ayah dari Li Wenxiu, berjuluk Kuda Putih
  • Shangguan Hong /  Sanniangzi , ibu dari Li Wenxiu
Bandit/perampok (yang menyamar jadi Agensi Penjaga)
3 Heroes of Lu Ling
  • Huo Yuan Long - paling senior, membunuh Li San (nickname White Horse)
  • Shi Zhong Jun - mencintai Shangguan Hong, abang seperguruan nya yang satu guru
  • Chen Dahai - pengguna ilmu pedang Green Phython
  • Song, Quang, dan Yun = 3 orang bandit yang cuma disebut marganya, yang menyerang Li Wenxiu di gurun pasir
  • Ding Tong = bekerja di Jinwei Protection Agency selama 17 tahun
Kazakhstan Tribe
  • Su Lu'ke , membenci etnis han
  • Su Pu, anak dari Su Lu'ke, 2 tahun lebih tua dari Li Wenxiu
  • Che Erku
  • A'man , anak perempuan dari Che Erku , tunangan Su Pu
  • Sang Si'er , murid dari Che Erku , bergerak lincah
  • Luo Tuo , julukan "Camel" , murid Che Erku berbadan besar (ada darah Han?)
  • Elder Habolamu , tetua suku yang disegani
  • Yalixian, ibu aman, istri che erku, yang mati dibunuh waerlaqi karena menolak cintanya

Lainnya
  • Old Man Ji / Ma Jiajun, orang Han yang tinggal di daerah kazaks, menyamar sebagai orang tua 80an tahun.
  • Waerlaqi / Hua Hui , orang kazaks yang menyamar menjadi orang Han, guru old man Ji, tubuhnya tertanam 3 jarum yang dilempar oleh muridnya sehingga selama 12 tahun tidak bisa mengeluarkan ilmu silat.
Tokoh Flashback
  • Qu Wentai, raja Gaochang (negara di western region)
  • Tang Taizon, kaisar pada masa dinasti tang
  • Hou Junji
  • Li Jing
  • Qu Zisheng
  • Qu Jia
  • Ju Zhiseng



Sabtu, 25 Agustus 2018

Chen Jialuo

Chen Jialuo (陳家洛) adalah seorang tokoh utama dari karya Jin Yong yang berjudul The Book and The Sword (biasa di tranlasi ke adaptasi indonesia menjadi "pedang dan kitab suci" atau "putri harum"). Chen Jialuo lahir dari keluarga Chen di Haining, propinsi Zhejiang (Haining merupakan kota kelahiran Jin Yong juga). 

Chen Jialuo merupakan anak bungsu dari perdana menteri Chen. Keluarga Chen adalah langganan pejabat pemerintahan selama beratus-ratus tahun. Saat umur 15 tahun, dia disuruh oleh ibunya untuk pergi mengikuti Yu Wanting tanpa tahu alasannya, bahkan ayah dan abang kandungnya tidak tahu dan sempat mencari keberadaannya di kemudian hari. Penampilannya seperti orang kaya, bangsawan, rapi, dan terpelajar dengan menggunakan baju putih dan memegang sebuah kipas dalam genggamannya. Dia mengerti ilmu sastra, kaligrafi, musik (terutama kecapi), catur Go, puisi, dll .

Dia dibawa oleh Yu Wanting ke daerah uyghur dan belajar ilmu silat dari seorang aneh bernama Yuan Shixiao disekitar daerah Pegunungan Surga (Tianshan). Selama sepuluh tahun disitu, dia pun fasih berbahasa uyghur dan ilmu beladirinya menjadi sangat tinggi di usia muda.

Setelah meninggalnya Yu Wanting, melalui pesan terakhir Yu Wanting, dia diangkat menjadi ketua dari kelompok bunga merah, sebuah organisasi yang memberontak terhadap pemerintahan Qing atau anti-Qing.
Karena merupakan pesan terakhir dari Yu Wanting , mau tidak mau dia pun menjabat dan menjalankan tugasnya sebagai ketua kelompok bunga merah. Dibanding anggota inti kelompok bunga merah lainnya, Chen Jialuo merupakan orang yang tenang dan tidak mudah terbawa emosi dalam menghadapi suatu masalah.

Chen Jialuo berkenalan dengan 2 wanita dari etnis Uyghur, Huo Qingtong dan Kasili (putri harum), yang tak disangka ternyata kedua wanita ini adalah kakak-adik dan Chen Jialuo mencintai kedua-duanya. Chen Jialuo menghadapi berbagai dilema, selain karena perihal kedua wanita tersebut, juga ternyata sang kaisar dari dinasti Qing ingin memiliki wanitanya yaitu Kasili (putri harum) dan berjanji untuk restorasi dinasti Ming kembali. Chen Jialuo mempercayainya, apalagi dia dan kaisar Qianlong merupakan saudara kandung, yang dimana sewaktu saat masih bayi, Qianlong ditukar dari keluarga Chen karena alasan politik istana sehingga mereka hidup terpisah.





biodata Chen Jialuo

nama julukan atau samaran:
  • Luo Jiachen (kebalikan dari nama asli)
  • Ahmed

umur: 

  • 25 tahun (di novel the book and the sword)
  • 35 tahun (di novel young fox / other fox)
keluarga:
ayah = perdana menteri Chen Shiguan
ibu = Xu Chaosheng
ayah asuh = Yu Wanting
saudara :
- kaisar Qianlong (abang kandung)
- abang ke-2 yang tak disebut namanya
- kakak perempuan tertua(bukan kandung), di edisi 1 ada dibilang nikah dgn seseorang, di edisi 2 ga ada dibilang sama sekali
- tidak memiliki saudara angkat

Guru: master Yuan Shixiao

hubungan asmara:
  • Kasili/Hasli/PrincessFragrance/PrincessSavory/Xiang2/PuteriHarum/PrincessHuang/Hiang2 kongcu/Ayesha/Asri/Xiangfei/Kesili (pacar resmi)
  • Huo Qingtong

Organisasi/sekte/partai:
Kelompok Bunga Merah (Red Flower Society)

Senjata:
  • Perisai dengan 9 tonjolan hook
  • biji Go 
  • Pearl String, 5 utas tali panjang dengan steel (besi) di ujungnya
  • Pisau/Belati antik warisan suku Uyghur

Ilmu silat:
Major:
  • Hundred Flowers Technique 
ilmu ini diajarkan oleh Master Yuan sejak umur 15 tahun, merupakan ilmu hasil ciptaan master Yuan sendiri.
  • "ga disebut namanya" , ilmu yang didapat dari secret city 
ilmu ini berhubungan dengan kitab yang ditulis oleh Zhuang Zi (ahli taoisme), tukang daging, dan alunan musik. disebut gerakannya agak unik. tidak disebut apa namanya ilmu ini, cuma disebut bahwa ini adalah ilmu kungfu Tiongkok, yang dipelajari oleh seorang uyghur untuk melawan kekuasan tirani. ilmu ini menjadi dahsyat jika dilakukan bersamaan dengan mendengar alunan musik.
  • teknik melempar senjata biji Go

Minor:
  • saat melawan biksu di hall pertama di shaolin, dikatakan Chen Jialuo mengerti dan pernah mempelajari ilmu yang dikeluarkan oleh biksu itu, yaitu ilmu pukulan mabuk.
  • Chen Jialuo mengerti salah satu teknik senjata rahasia projectile yang merupakan keahlian dari Zhao Banshan bernama Silver Shuttle of The Flying Shadow (trik projectile memantul)
Cuma diadaptasi:
adaptasi tahun 2008, Yu Wanting pernah mengajar ilmu Spiritual Elusive Fist , sebelum dia kirim Chen Jialuo ke master Yuan.

Khusus Edisi 1:
  • 18 Tapak Penakluk Naga
lain-lain (tambahan info):
Hasil check edisi 3 source mandarin, Chen Jialuo pernah menggunakan teknik 满天花雨 dengan biji Go .


note: 1 Leviathan di spcnet pernah juga menyebut ilmu silat Chen Jialuo yang jumlahnya sangat banyak , saya tidak tahu dia ambil darimana atau sebab karena apa bisa beda dengan versi buku yang saya baca. Diantaranya adalah: 
  • Shaolin Fist Forms* (termasuk Storming Shaolin & Five Elements Interlinking Fist)  
  • Bagua Eight Trigram Swimming Body Palm (atau Bagua Palm)
  • Yue Family Sanshou Techniques 
  • Taijiquan 
  • Eagle Claw** 
  • Chaquan Muslem Boxing
  • Mianzhang Soft Palm 
  • Wudang Long Fist* 
  • 36 Roads of Great Qinna Joint Locking Hands 
  • Dividing Tendons and Dislocating Bones Hands (分筋錯骨手)

**dipertanyakan , *confirm ada di edisi 1 bahasa indonesia-hokkien

note 2: Wikipedia malahan lebih banyak , membuat list sebanyak 15 ilmu silat yang pernah dipelajari oleh Chen Jialuo. Beberapa yang tidak ada disebut diatas adalah:
  • 醉拳 (drunken fist)
  • 庖丁解牛掌 (paoding jieniu palm, ilmu dari secret city?)
  • 金剛伏魔刀法 (di translate jadi... Vajra Mistis Penakluk Ilmu Pisau Iblis?)
  • 五行連環拳 (Five Elements Fist?)

Sabtu, 11 Agustus 2018

Pembagian Wuxia pada adaptasi Drama TV

adaptasi Wuxia melalui jenis distribusinya terbagi menjadi:
  • Seri TV , ditayang di TVdan terdiri dari beberapa episode
  • Movie / Film layar lebar
  • Animasi
  • Web-drama , ditayang secara online di web
  • Film TV (FTV)/Special TV, ditayang di TV tapi berdurasi seperti Film tanpa episode
adaptasi Wuxia berdasarkan sub-genre nya terbagi menjadi:
  • Classic Wuxia , contoh: Trilogy Condor Heroes . Ada yang topiknya tentang detektif atau thriller (pemecahan kasus, misteri) seperti Lu Xiaofeng dan Chu Liuxiang. 
  • Xianxia , lebih ke fantasy, seperti ada immortal yang hidup ribuan tahun , demon(iblis), ilmu magic, bisa menghilang, dewa, terbang , siluman, teleport, bahkan teknologi masa depan, lebih ada unsur seperti game dan efek , contoh: legend of chusen, sword of legend . Orang luar ada yang membedakan lagi antara XianXia dan Xuanhuan, tetapi karena keduanya mirip, jadi lebih baik disatukan agar tidak pusing. Sedangkan untuk jenis seperti White Snake Legend dan Monkey King (sun go kong), lebih cocok disebut Mitologi daripada Wuxia. Ada lagi sub-kategori Time Travel atau sci-fi wuxia juga masuk kategori ini.
  • Period/Historic/Kingdom(kerajaan)/Palace(istana)/War(perang)/Politic . contohnya : Nirvana in Fire, Novoland, Romance of three kingdoms. Yang berdasarkan sejarah asli atau nyata seperti Batas Air dan Romance of Three Kingdoms bisa disebut juga karya Sastra Klasik atau Roman Klasik. 
  • Wuxia Romance , berfokus pada cerita romance atau cinta-cinta dibanding cerita silatnya sendiri. contoh: Eternal Love, Flame's Daughter
  • Kungfu , contoh : Wong Fei-hung, ipman
adaptasi Wuxia berdasarkan sumber asal muasal pembuatan cerita, terbagi menjadi:
  • dari Novel
  • dari Screenplay/screenwrite (alias original script)
  • dari Sejarah
  • dari Game
  • dari opera (point ini bisa dihilangkan krn cerita opera juga berasal dari point lainnya)
  • dari Tale/cerita dongeng/Legenda
  • dari buku komik / manhua
kesalahan dalam pengertian adaptasi "Wuxia" 
Wuxia berarti silat atau beladiri, sehingga segala seri TV ataupun film yang berlatar belakang silat/beladiri bisa disebut Wuxia, tetapi seringkali orang menganggap bahwa yang bercerita kerajaan-istana atau menggunakan kostum jaman tiongkok dulu tetapi tidak bersetting cerita seputar silat/beladiri juga disebut Wuxia, anggapan itu salah, contohnya seri tv My Fair Princess (Huan Zhu Ge Ge). Yang begituan biasa lebih sering disebut genre Costume saja .

Rabu, 25 Juli 2018

Di Yun

Di Yun adalah seorang tokoh utama dari novel karya Jin Yong berjudul A Deadly Secret (judul indonesia: pendekar lugu). Merupakan cerita Jin Yong yang paling dark (gelap) isinya, karena banyak hal yang mengenaskan disini. Di Yun disini adalah seorang tokoh yang polos dan orang desa. selain polos, juga mudah marah dan kasar, kurang pendidikan. Itu juga yang menyebabkannya mendapat julukan "Water Spinach" (bayam air) oleh adik seperguruannya atas keluguannya.

Semenjak berangkat ke kota Jiangling, rangkaian tragedi kesialan satu per satu menghampiri dirinya, hampir tidak ada kejadian yang bagus menghampirinya. Di Yun berhasil mempelajari salah satu ilmu terkuat di dalam cerita , yaitu Heavenly Glow , yang merupakan jenis ilmu Tenaga Dalam sangat kuat. ilmu ini diajari oleh Ding Dian didalam penjara, dan Ding Dian membutuhkan 7 tahun mempelajarinya . Di Yun merupakan sosok yang sangat lambat dalam belajar, tetapi dia hanya membutuhkan beberapa bulan untuk mempelajarinya, oleh sebab akibat dia sedang dalam kondisi darurat dan bahaya, tanpa sengaja di situasi genting itu, dia berhasil meng-integrasikan 2 meridian terpenting yaitu Ren dan Du  .

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Umur:
19-20 (awal kemunculan)
25-26 (prediksi akhir novel)

Orang Tua: tidak diketahui

Partai/sekte/organisasi : tidak ada

Guru :
- Qi Zhangfa
- Ding Dian (tidak resmi)

Hubungan Asmara:
- Qi Fang
- Shui Sheng

Senjata :
-Blood Sabre (Golok darah)
-Vest dark silkworm (rompi anti tembus senjata)

Ilmu Silat:
- Reclining Corpse swordplay (kw-2 dari liancheng swordplay, sengaja diubah oleh gurunya)
- Heavenly Glow
- Blood Sabre technique (tenaga dalam dan ilmu golok)
- 3 jurus Liancheng/Tang Poem swordplay kw-1 (diajarin Yan Daping, di modif jadi lbh lemah oleh Mei Niansheng)
- Elder blood sabre pernah memberi tips cara untuk melatih jurus pedang/golok yang akurat , jurus ini bernama Slicing Paper, Scraping Tofu



Jumat, 15 Juni 2018

Hu Fei



Hu Fei merupakan salah satu tokoh protagonis utama dari serial novel Flying Fox of the Snowy Mountain karya Jin Yong (fox volant of snowy mountain dan other fox/young fox). Hu Fei mempunyai fisik seperti orang kasar, rambut tidak teratur / tidak rapi , dan saat di Fox Volant (saat dewasa) berewokan tak terurus, rambut seperti semak belukar, dan berwajah seram. Hu Fei selama hidup berkelana dengan pengasuhnya Ping A'si dan tidak memiliki rumah menetap, sehingga berpindah-pindah dari satu tempat  ke tempat lain. Selama kecil , belajar sendiri ilmu silat dari kitab ilmu keluarga Hu , buku kitab ini didalamnya gabungan ilmu silat tangan kosong dan ilmu golok yang total ada 200an halaman (minus 2 halaman karena terkoyak dicuri). Karena Ping A'si tidak memiliki ilmu silat, sehingga tidak bisa membantu memberikan ajaran kepada Hu Fei. Karena kecerdasan Hu Fei kecil dan kehebatan ilmu keluarga Hu itu sendiri, hasil yang didapatkan membuatnya menjadi petarung kuat disaat usia masih muda. Kemampuannya bertambah setelah bertemu dengan Miao Renfeng, yang memberikan dia tips ilmu keluarga Hu karena dia pernah mempelajarinya dari ayah Hu Fei, Hu Yidao, saat mereka bertarung dulu. Miao Renfeng sendiri dituding pembunuh ayahnya, sehingga salah satu tujuan Hu Fei adalah untuk mencari kebenaran akan hal itu. 

Hu Fei saat pertama kali berkelana didunia persilatan adalah saat masih kecil umur sekitar 13 tahun, bertemu berbagai ahli dunia persilatan saat berteduh di sebuah villa keluarga Shang. Dan ternyata tidak disangka keluarga Shang memiliki dendam terhadap keluarga Hu karena peristiwa masa lampau. Berbagai peristiwa terjadi selama dia dan kakak asuhnya (ping a'si) tinggal di villa keluarga Shang, Setelah berhasil lolos dari perangkap api di villa itu, dia bertemu dan mengangkat saudara angkat dengan Zhao Banshan, yang ternyata merupakan salah satu anggota perkumpulan bunga merah yang disegani dan anti pemerintahan Qing. Zhao Banshan juga ada mengajari Hu Fei teori ilmu tinju Taiji, yang cara pengajarannya mirip dengan Zhang Sanfeng ke Wuji di HSDS, yang sekilas membuat kita dejavu karena juga mengajari didepan umum.

Kelebihan Hu Fei di luar ilmu silat adalah dari cara pergaulannya, sebagai contoh banyak musuh atau lawan yang  bertarung dengan dia yang kemudian menjadi teman dan bahkan berbagi informasi ke dia ataupun membantunya. Banyak yang kemudian menganggumi kegagahan Hu Fei setelah berkenalan dengan dia. Kisah Cinta Hu Fei tidak berjalan terlalu mulus karena wanita yang dicintainya pertama kali yaitu Yuan Ziyi ternyata sejak awal adalah seorang biksuni yang selama ini membohongi dirinya dengan menutup identitas asli dan nama asli. Hu Fei selama perjalanan banyak dibantu oleh seorang perempuan bernama Cheng Lingsu, dia adalah seorang ahli racun yang mencintai Hu Fei, sayangnya karena cinta sepihak, Hu Fei yang merasa bersalah kemudian hanya menganggapnya sebagai adik angkat. Hu Fei mendapat pencerahan dari ilmu silat Golok keluarganya saat bertemu dengan Miao Renfeng, disaat itu Miao Renfeng tidak mengetahui bahwa orang yang didepannya adalah anak dari Hu Yidao. Nasib Hu Fei terakhir tidaklah jelas, karena saat terakhir terjadi pertarungan dia dengan Miao Renfeng, dan sebelum ada hasil akhir langsung tamat, memberikan tanda tanya cerita yang gantung. Hu Fei merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Miao Ruolan, usia mereka cukup terpaut jauh.

Hu Fei 
hokkien: Ou Hui / Ouw Hui

Umur :
kemunculan pertama saat bayi 1-3 hari (buku fox volant), kemudian 14 tahun (buku 1 young fox) atau 12-13 tahun (buku 2 young fox), kemudian loncat ke 18 tahun. Akhir young fox mungkin 19-20 tahun. di fox volant , berumur 27 tahun.

Orang tua:
Ayah: Hu Yidao
Ibu: tidak disebut namanya , cuma disebut nyonya Hu
Pengasuh : Ping A'si

Saudara angkat:
  • Cheng Lingsu
  • Zhao Banshan
Kisah asmara:
  • Miao Ruolan
  • Yuan Ziyi (bacanya yuan zeyi, bukan nama asli)
  • Cheng Lingsu 
Organisasi/partai : tidak ada

Senjata: Golok

Ilmu Silat:
  • ilmu silat keluarga Hu 
  • ilmu golok keluarga Hu
  • teori ilmu loanhoan koat dari Taiji sect (thay kek boen). (sumber asli mandarin ed1-3 menggunakan kata "teori dari ilmu Taiji Quan atau ilmu Tinju Taiji", ntah kenapa saduran indo bisa ga ada informasi ini) 
  • teori ilmu imyang (yin-yang) koat dari Taiji sect  (thay kek boen) (sama seperti diatas, disebut merupakan bagian teori dari Taiji Quan, tapi di edisi bahasa indonesia tidak ada keterangan itu)
  • menyelami dasar ilmu partai patkek oleh Tjin Nay Tjie
  • ilmu Seegak Hoakoen Boen (西岳华拳), diajarin oleh Kie Siau Hong dari Thiatjie pay ,awalnya dari ngintip
  • ilmu Mengkeretkan Otot dan Tulang
  • ilmu Soesiang Pohoat (tindakan empat penjuru) (sejenis ringan tubuh)
Tambahan:
  • mengintip keluarga Shang melatih ilmu partai 8 Trigram (bagua) (saat granny shang melatih anaknya)
  • mengintip senior Ma , sang bos ekspedisi, melatih anak dari granny Shang (dominan ilmu shaolin karena senior Ma merupakan murid Shaolin, murid shaolin tidak harus biksu dan berada di shaolin) 
  • mendapat tips kelemahan atau kekurangan dari ilmu partai 8 trigram oleh 2 Ong bersaudara saat melawan granny Shang dan anaknya . (2 ong bersaudara merupakan saudara seperguruan dari suami nenek Shang)
  • diberikan tips oleh Miao Renfeng untuk memahami ilmu golok keluarga Hu (karena Miao Renfeng pernah diberikan tips ilmu golok keluarga Hu oleh Hu Yidao) 
  • meniru perampok she Tie dengan Loeitjin Tonghoat (ilmu yg menggunakan semacam tongkat cangkul)
Di Novel Fox Volant of Snowy Mountain (si rase terbang dari pegunungan salju):
  • Teknik menutup jalan darah agar tidak terkena totokan
  • Pukulan Ulat Sutera (ilmu bertahan diri dari serangan musuh yang lebih unggul)
  • gerakan Burung Memutar Badan
  • Pukulan Menakluki harimau
  • Ilmu Cecak merayap di tembok (teknik memanjat)
  • ilmu membikin berat badan (sama artinya dengan jurus menekan ribuan kilogram di novel lain, merupakan jurus umum)
  • jurus Pathong Tjongto (Pat Hong Cong To)
Versi adaptasi tahun 2006:
  • ada diajarin ilmu silat oleh Yuan Shishao (guru chen jialuo) , 7 orang anggota Red Flower society (ang hoa hwee), dan Chen jialuo.

*Kutipan*
(thay kek boen)
"Dalam ilmu silat partai Thay-kek-kun kita, setiap pukulan merupakan lingkaran (hoan)," Tio Poan San mulai dengan penjelasannya. "Itulah sebabnya, mengapa teori (ko-koat) ini dinamakan Loan-hoan-koat (Teori lingkaran kalut, Loan berarti kalut, Hoan berarti lingkaran dan Koat berarti teori)"


Keahlian lain:
  • memanjat Gunung Salju dengan sangat baik
catatan:
di novel edisi 1 si rase terbang saduran BBT, halaman 106 menyebut Hu Fei mengeluarkan ilmu Kinna Tjhioe (ilmu menangkap) dan Liongheng Djiauw (ilmu kuku naga) ke nenek Shang , itu aslinya bukan nama sebuah ilmu , hanya nama gerakan umum.