HSDS2019

HSDS2019

Rabu, 28 Agustus 2019

Kenapa Quanzhen tidak terdengar lagi di novel lain?



Sekte Quanzhen merupakan sebuah sekte besar yang muncul di cerita "Pendekar Pemanah Rajawali (loch)" dan "kembalinya pendekar rajawali (roch)", dan memainkan peran penting dalam cerita. Tetapi kenapa sekte Quanzhen tidak pernah dibicarakan ataupun muncul lagi di cerita/kisah Jin Yong yang lain seperti "Pedang Langit dan Golok Naga", "Pendekar Hina Kelana" , atau lainnya?

berikut penjelasannya;


Pada pertengahan cerita "Kembalinya Pendekar Rajawali (ROCH)", istana ChongYang yang merupakan kuil utama sekte Quanzhen di Gunung Zhongnan di serang oleh bangsa Mongol, penyerangan kali ini langsung dikepalai sendiri oleh hakim roda mas (Jinlun Guoshi). 
Saat itu, 5 tetua Quanzhen semua sedang bermeditasi melatih diri dan menciptakan suatu ilmu baru di Gua dan tidak mengurusi urusan sekte, sehingga tersisa para murid angkatan ke-3 dan ke-4. Ditambah lagi ada nya pengkhianatan yang dilakukan oleh salah satu murid senior Quanzhen, Zhao Jizing. Hal itu membuat murid-murid Quanzhen tidak bisa membendung serangan kelompok Mongol.
Pada awalnya penyerangan Mongol itu sempat tertahan oleh Xiao long Nu yang kebetulan sedang berada disana, kemudian ditambah lagi kemunculan Yang Guo nantinya, membuat rencana kelompok Mongol untuk menguasai sekte Quanzhen gagal.
Tetapi setelah Yang Guo dan Xiao Long Nu turun gunung, tidak lama kemudian pasukan Mongol kembali menyerang sekte Quanzhen, membakar istana ChongYang dan sekitarnya sampai tingkat yang sangat parah, banyak murid-murid Quanzhen yang dibunuh dan menjadi korban dari pasukan Mongol, bangunan-bangunan sekte Quanzhen banyak yang menjadi rata dilahap si jago api.

Atas kejadian itu sekte Quanzhen mengalami kerugian dan pukulan telak yang sangat berat, sekte Quanzhen mengalami kemunduran dahsyat setelahnya. Ditambah lagi murid generasi ke-3 tidak ada yang berbakat, menambah parah keadaan Quanzhen. Kedua murid utama generasi ke-3 yang ilmunya paling tinggi dan diharap jadi ketua generasi selanjutnya, Zhen Zhibing dan Zhao Zhijing, telah tiada. Sisa yang lain kurang mampu mencapai harapan generasi sebelumnya. 

Memang sekte Quanzhen tidak sampai hancur total, dikarenakan pada akhir cerita ROCH, mereka juga ikut pergi ke kota XiangYang membantu mempertahankan kota dari serangan Mongol, saat itu ketua Quanzhen sudah digantikan dengan yang baru, berasal dari murid generasi ke-3, yaitu Song Dao'An (murid Qiu Chuji) . Saat ini dikatakan mereka (Quanzhen) sudah melemah dan tidak punya gigi yang tajam lagi. Penyerangan Mongol di akhir ROCH dan penyerangan lanjutan 13 tahun kemudian setelah ROCH, tentunya juga berefek mengurangi kekuatan Quanzhen secara tidak langsung.

Ya, setelah akhir cerita ROCH, sekte Quanzhen hanyalah menjadi sebuah sekte kecil dan biasa,  sudah tidak mempunyai kekuatan seperti saat era emas mereka pada saat generasi Wang Chongyang dan ke-7 muridnya. Mereka tidak lagi memainkan peran penting dalam dunia persilatan.

2 komentar:

  1. murid ke 5 wang chong yang mendirikan sekolah hoasan masa dinasti yuan. di swds ada juga murid hoasan yg cabul

    BalasHapus
    Balasan
    1. di dunia nyata memang benar Hao Datong (murid ke-6) mendirikan Huashan. Jin Yong memang sering menggunakan sejarah nyata dalam novelnya, tapi tidak selalu. Dalam hal ini, Huashan di dunia nyata dan Huashan di dunia Jin Yong itu berbeda. Kemudian tidak ada satupun kalimat di dalam novel yang mengatakan bahwa Huashan didirikan oleh Hao Datong pada novel Jin Yong, malahan saya menemukan beberapa point yang dapat membantahnya.

      Hapus