HSDS2019

HSDS2019

Selasa, 08 Januari 2019

Komputer Rusak , bakal non aktif

hallo guys, mau info karena komputer tiba-tiba rusak dan parahnya semua data di SSD hilang tanpa bisa diselamatkan. Jadi kedepannya uda sangat jarang post atau update blog wuxia Indonesia. sebenarnya uda rusak mulai tgl 28 desember, tapi masih berharap bisa ambil data recoverynya, ternyata gagal. tahun baru yang kurang beruntung buatku .

Rabu, 26 Desember 2018

Tersedianya Buku Novel Wuxia pada bahasa lain

Buku Novel fisik sekarang ini sudah sangat jarang, disebabkan oleh efek beredarnya e-book (buku digital) yang mudah didapatkan dan tentu saja gratis. Belum lagi masalah orang yang menyadurkan/translate dari bahasa Mandarin ke bahasa lain sangat sedikit jumlahnya.

Untuk Bahasa Indonesia, yang sudah beredar dalam bentuk fisik cukup banyak, mulai dari karya Jin Yong (chin yung/louis cha), Gu Long (khu lung), Liang Yusheng (liang i shen), Kho Ping Hoo, dan lainya. Kebanyakan menggunakan nama hokkien untuk tokoh-tokohnya atau beberapa istilahnya.

Minggu, 16 Desember 2018

Binatang Sakti di karya Jin Yong

Terdapat banyak binatang spesial yang tidak normal dalam karya-karya cerita silat buatan Jin Yong, berikut 10 hewan pilihan yang dianggap spesial (tidak berurut).

Rabu, 12 Desember 2018

Pedang & Golok Pusaka

10 PEDANG & GOLOK SAKTI di karya Jin Yong 

Berbeda dengan karya Gu Long yang banyak bercerita tentang tokoh utamanya adalah seorang swordsman dan cerita pedang sakti. di karya Jin Yong , tokoh utamanya mayoritas adalah bukan swordsman , bahkan hanya satu tokoh utama yang murni swordsman yaitu Linghu Chong (lainnya lagi kalo nga hybrid ya ga bisa sama sekali). Nah apa apa aja sih pedang/golok sakti yang muncul?

10. Pedang Wanita dan Pria (Ladies and Gentlement)
pedang yang berasal dari warisan keluarga Gongshun di lembah putus cinta, kemudian digunakan oleh pasangan Yang Guo (yoko) dan Xiao Long Nue (bibi lung) untuk mengeksekusi jurus pedang hati suci dan menghajar lawan-lawannya. Kedua pedang ini adalah tumpul , sehingga tidak cocok untuk membunuh atau melancarkan ilmu yang mematikan, itulah sebabnya sangat cocok dengan ilmu pedang gadis giok / pedang hati suci , yang lebih banyak digunakan untuk mengalahkan lawan daripada membunuh lawan.
Kedua pedang ini nantinya akan dilebur menjadi Pedang Langit.

9. Taiji Sword / Wudang Sword
Taiji Sword / Wudang Sword bukanlah nama pedang , tetapi merujuk ke pedang yang merupakan simbol  ketua partai Wudang, warisan turun temurun partai Wudang. Terdapat 2 pedang yang terkenal digunakan oleh partai Wudang, yaitu pedang Zhenwu dan pedang Zamrud Beku. Pedang ZhenWu dikatakan digunakan oleh Zhang Sanfeng pada masa muda nya saat mengembangkan ilmu silatnya, kemudian diwariskan secara turun temurun kepada ketua Wudang selanjutnya. Sarung pedang Zhengwu terbuat dari tembaga dan berwarna hijau loreng, bertuliskan karakter nama ZhenWu. Sedangkan pada masa dinasti Qing, pedang itu sudah tidak ketahuan keberadaannya, tetapi gantinya adalah pedang Zamrud Beku, pedang ini digunakan oleh Zhang Zhaozhong, yang merupakan murid Wudang, boleh dibilang dia merampasnya, karena dia adalah murid yang berkhianat dan bukan ketua Wudang. Nantinya pedang ini sempat berpindah tangan beberapa kali, sempat digunakan oleh Luo Bing, Zhou Qi dan lainnya.

8. Golok keluarga Hu 
Golok keluarga Hu merupakan golok pusaka yang sangat tajam. Pernah digunakan oleh Hu Yidao saat melawan Miao Renfeng, saat itu miao renfeng menggunakan pedang yang dibawanya, tapi patah, kemudian anak buah Tian Guinnong meminjamkan pedang , nantinya pedang pinjaman itu juga patah, jadi total 2x patah, sebelum akhirnya Hu Yidao menggunakan pedang biasa agar pertarungan lebih fair. Setelah kematian Hu Yidao, kemungkinan Golok ini jatuh di tangan Tian Guinnong, alasannya saat Ping A'si jatuh dari tebing setelah tangannya terpotong, dia hanya membawa bayi Hu Fei dan 2-3 lembar halaman dari kitab silat keluarga Hu, sedangkan kotak yang terbalut kain kuning dan golok keluarga Hu  tidak ikut terbawa. Pada novel other fox atau young fox, terlihata Tiang Guinnong suatu waktu menggunakan satu pedang + satu golok di masing-masing tangan, dikatakan golok itu adalah golok pusaka tetapi Tian Guinnong tidak mengerti ilmu golok, jadi golok itu hanya digunakan untuk menangkis agar pedang lawan patah . Karena Jin Yong menulis Fox Volant of Snowy mountain (si rase terbang dari pegunungan salju) sesudah Other Fox/Young Fox, sehingga tidak dibilang sejarahnya di novel other fox.

7. Pedang Ular Emas
pedang fleksibel yang dimiliki sang legenda Xia Xueyi ini menggetarkan dunia persilatan . Pedang fleksibel ini ditemukan oleh tokoh utama Yuan Chengzi di cerita "Sword stained with royal blood", padahal xia xueyi sendiri tidak pernah bertemu dengan yuan chengzi. Pedang ini mempunyai lekukan seperti ular , tidak datar seperti pedang umumnya, dan ujungnya seperti ada lidah ular (lancip dua). Pedang ini aslinya merupakan benda pusaka dari sekte 5 racun sebelum diambil oleh Xia Xueyi. Penggabungan dari pedang ini dengan ilmu silat ular emas, membuat Yuang Chengzi menjadi salah satu tokoh terkuat di era itu. Di edisi 3 novel dibilang yuan chengzi berhasil menguasai versi pembaharuan dari ilmu ular emas.

6. Golok Darah
Golok ini konon setiap bulan purnama perlu memenggal kepala orang , jika tidak malah ketajaman golok  akan berkurang. Golok sadis ini telah membunuh banyak orang, tidak terhitung jumlahnya.
Golok ini digunakan oleh ketua generasi ke-4 dari Sekte Qinghai Hitam (dark qinghai), yang merupakan salah satu cabang dari aliran jahat terbesar di eranya, Sekte Golok Darah. Golok yang haus darah ini nantinya akan jatuh ke tangan Di Yun, sang pendekar lugu.  Golok ini cukup flexible, dan terdapat warna merah di tepinya, seperti warna darah. berbahan baja. Dibawah sinar bulan, golok ini kelihatan semakin nampak angker.

5. Pedang Besi Berat dan Pedang-pedang Dugu Qiubai lainnya

Dugu Qiubai memiliki 4 pedang yang digunakan selama hidup, yang no.1 digunakan selama masa remajanya berkelana didunia persilatan menantang para jagoan, pedang ini berwarna hijau. pedang no.2 disebut pedang mawar ungu, karena pernah melukai orang baik tanpa sengaja, jadi merasa berdosa dan membuangnya ke tebing sungai (pedang ini muncul di novel edisi 1, di hilangkan ceritanya di edisi 2 dan 3). pedang no. 3 adalah pedang besi yang berat dan tumpul, yang nantinya ditemukan oleh Yang Guo. pedang no. 4 adalah pedang kayu , karena dimasa ini senior Dugu sudah tidak membutuhkan pedang, apapun bisa dijadikan pedang. Yang paling terkenal oleh pembaca tentunya adalah yang nomor 3 karena digunakan oleh Yang Guo. Pedang Besi Berat ini, Hampir di seluruh adaptasi TV menggunakan pedang yang berukuran besar, padahal harusnya tidak, pedang ini berukuran seperti pedang biasa doank, tetapi sangat berat . Mungkin karena berat , sehingga para producer TV berpikir itu besar. Yang paling sesuai adalah adaptasi tahun 2014 (biarpun adaptasi ini ceritanya cukup melenceng dibanding tahun sebelumnya, tetapi untuk imajinasi pedang Yang Guo malahan lebih sesuai). Didalam novel , dikatakan Pedang Besi Berat itu berat , berwarna hitam, terbuat dari bahan meteor yang jatuh dari luar angkasa, tepinya tumpul, ujungnya seperti berbentuk setengah lingkaran, dan terlihat kusam. Alasan kenapa pedang ini tidaklah besar adalah pertama, jika besar dan tumpul maka sebutannya adalah Golok, bukan pedang. Kedua, tidak pernah sekalipun di dalam novel dibilang pedang ini berbentuk atau berukuran "besar". Ketiga, jika benar besar, maka dalam pembuatan Golok Naga, tidak perlu dicampurin bahan lain, tetapi nyatanya menggunakan tambahan logam khusus dari wilayah barat, yang kemudian hasil akhir Goloknya menjadi lebih berat (lebih dari 50 kg, pedang besi berat pas 40kg). keempat, yang guo pertama kali melihat pedang itu tidak ada yang istimewa dan mengangkatnya dan kemudian jatuh, karena ga nyangka seberat itu, jika ukuran besar, maka dia sudah antisipasi sejak awal. kelima, yang guo sempat mengikat ke ikat pinggangnya sebelum pindah ke punggung karena berat, jika ukuran besar seperti golok besar maka tidak mungkin tes ikat di pinggang. keenam, saat Yang Guo pertama kali melihatnya, disebut selain warnanya yang agak kehitaman, pedang ini tidak ada yang aneh kelihatannya.


4. Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
nah kedua pedang/golok ini merupakan turunan dari nomor 5 dan nomor 10. Golok Naga berasal dari Pedang Besi Berat yang digunakan oleh Yang Guo, dan Pedang Langit dilebur dari Pedang Wanita dan Pedang Pria. Didalam nya memiliki peta menuju suatu pulau yang menyimpan rahasia kitab ilmu silat 9 Yin dan ilmu perang Yu Fei (serta berbagai ilmu Hong Qigong dan Huang Yaoshi yang tidak dijelaskan apa itu - ed3). Pedang dan golok ini menjadi incaran dunia persilatan biarpun yang mengetahui rahasia kedua pedang ini hanyalah ketua partai E-mei (dan keturunan keluarga Yang Guo). Pedang Langit yang memiliki panjang 100cm ini sangatlah tajam dan sering membuat lawan kewalahan karena pedang mereka patah saat beradu dengan pedang langit.

3. Golok Kembar
sepasang golok kembar yang muncul di cerita novel "Mandarin Duck Blades" . Satu pedang lebih pendek daripada yang lainnya. dikatakan orang yang memiliki sepasang golok kembar ini maka "Tidak akan ada tandingan di bawah langit!" . Tidak heran kaisar memerintahkan utusannya sejak lama untuk mencari nya. golok tajam ini menampilkan keganasannya saat seorang pasangan bernama Lin Yulong dan Ren Feiyan menggunakan pedang biasa berusaha menghantam Zhuo Tianxiong, si Zhuo ini menahan serangan dengan salah satu golok kembar, dan langsung kedua pedang itu retak berkeping-keping, bahkan pasangan Yulong dan Feiyang tangannya kesemutan berat dan badannya kaku susah bergerak.

2. Golok Bulan Dingin
Golok yang merupakan warisan keluarga Nan Lan ini sangatlah tajam, setiap pedang yang di adu dengannya akan patah biarpun itu pedang yang kualitas bagus. ayah Nan Lan sangat bangga dan sering memamerkan kehebatannya, dan itu juga yang membuatnya harus membayar dengan nyawa, orang-orang yang melihat kehebatan golok ini berusaha merampoknya. Golok ini nantinya sempat digunakan sebentar oleh Miao Renfeng , dan juga oleh Hu Fei di saat-saat terakhir. Golok ini dikubur oleh Miao Renfeng di kuburan Hu Yidao dan istrinya, dan nantinya Hu Fei berhasil selamat dari keroyokan kelompok Tian Guinnong, juga karena Golok pusaka ini.

1. Delapan Pedang legendaris buatan tukang besi legendaris Ouyezi
Ouyezi adalah blacksmith legendaris yang berada di era yang sama dengan Gan Jiang dan Mo Ye (pasangan blacksmith legendaris yang dimana Mo Ye melompat ke tungku api peleburan sebelum berhasil membuat sebuah pedang pusaka, yang sebelumnya gagal terus) . Ouyezi pernah membuat 5 pedang sakti untuk raja dari 3 negara (sebenarnya hanya membuat untuk 2 negara, yaitu Wu dan Yue, tetapi nantinya negara Chu dapat pedang yang jatuh dari jurang). Urutan Pedang terkuat sampai terlemah dari kelimanya adalah : Penakluk Kejahatan, Tepi Murni, Gemetar Buluh, Usus Ikan, Menara Megah.
Setelah membuat 5 pedang itu , kemudian juga ada membuat tambahan 3 pedang untuk negara Chu, bernama Kain Mengalir , pedang ini banyak berhiaskan rune mirip aliran air, kemudian pedang lain bernama Naga Musim Semi, dan Ching Ah.


pedang dan golok kualitas bagus lainnya masih banyak...., beberapa diantaranya....
- Golok penunjuk harta karun di Fox Volant of Snowy mountain (ga ada nama resmi) , berhiasan 2 ekor naga dengan mutiara.
- Pedang dan Golok milik Gongshun Zhi, yang satu berwarna hitam, satu berwarna emas.
- Pedang kembar milik anak kembar di novel si rase terbang dari pegunungan salju
- Pedang yang digantung di wisma atas pegunungan salju di Flying Fox
- Golok kembar milik ibu Mu Wanqing
- Pedang pelangi putih milik si elang langit alis putih Yin Tianzheng dan anaknya di HSDS
- Golok kotak tipis milik si penjahat nomor 2 di DGDS
- Pedang kembar hitam dan putih milik pasangan suami-istri Shi Qing dan Min Rou, yang mereka anggap benda paling berharga bagi mereka
- pedang kembar silver & emas milik ibu Li Wenxiu (ternyata pisau belati, bukan pedang)
- Pedang kolam hijau Yue Lingshan
- Golok yang digunakan LHC untuk membelah 108 Luohan Tembaga Shaolin


Sabtu, 08 Desember 2018

Chu Liuxiang dan para wanita

Chu Liuxiang and the Women

Chu Liuxiang adalah seorang tokoh utama dari novel dengan nama yang sama, karangan wuxia atau cerita silat dari Gu Long (khu lung) dengan judul Indonesia Pendekar Harum, yang terkenal akan kharisma nya yang kuat di mata wanita. Terdapat banyak wanita yang disekeliling Chu Liuxiang (atau sekitarnya) , mulai dari yang sebatas pengagum, teman dekat, sampai memiliki hubungan asmara ataupun cinta sepihak. Tapi apapun itu , pada akhirnya yang berhasil mendapatkan Chu Liuxiang adalah seorang wanita bernama Zhang JieJie, seorang wanita yang cerdik dan lincah , setelah pernikahan, mereka dikarunia seorang anak.

Chu Liuxiang merupakan sosok yang tampan, pintar, baik, setia terhadap teman, berkharisma, memiliki ilmu silat tinggi, menyukai arak/alkohol, dan sering melakukan aksi pencurian terhadap orang kaya yang jahat dan memberikannya kepada orang miskin ala robin-hood. Chu Liuxiang menggunakan kipas besi sebagai senjatanya dalam pertarungan, selain juga sebagai gaya sehari-hari. 

Dalam pemecahan masalah dan misteri, Chu Liuxiang adalah sosok yang banyak akal, tenang, dan berani mengambil resiko. Dia merupakan salah satu pendekar yang paling terkenal dalam dunia persilatan. 

Pecinta arak ini mempunyai daya tahan terhadap alkohol yang tinggi, sehingga tidak pernah mabuk. Dia sering menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan kasus-kasus sulit ala detektif kelas atas. Rumor di Jianghu (dunia persilatan) menyebut dalam setiap pertarungan, Chu Liuxiang tidak pernah kalah, biarpun tingkat keahlian ilmu silatnya sulit diraba setinggi apa, yang pasti dia tidak pernah membunuh, ilmu meringankan tubuhnya boleh dibilang kelas 1 atau yang terbaik.

Chu Liuxiang diperkirakan berumur 30-an tahun (kepala 3), tidak tahu pastinya berapa, karena sebenarnya tidak pernah dibilang sama sekali dalam novel, perkiraan umur kepala 3 didapat dari sahabat Chu Liuxiang sejak kecil Hu Tiehua, yang dikatakan berumur 33 tahun, jika mereka adalah sahabat sejak kecil, maka harusnya Chu Liuxiang berumur tidak jauh dari itu. Saat cerita buku novel pertama, diperkirakan Chu Liuxiang sudah terkenal sekitar 7-10 tahun di dunia persilatan.

Gu Long (Khu Lung) menciptakan total 8 buku novel Chu Liuxiang, yang paling terkenal adalah yang pertama, tentang awal-awal pertualangan Chu Liuxiang dengan ketiga gadis muda yang dianggap seperti adik sendiri; Su Rongrong, Li Hongxiu, dan Song Tian'er, mereka tinggal di sebuah rumah perahu (atau perahu rumah?)yang diberi nama Pavilyun Xiang (xiang dari nama Chu Liuxiang).


Ke-8 judul novel Chu Liuxiang adalah:
  1. Xuehai Piaoxiang (血海飄香血海飘香Xuèhǎi PiāoxiāngHyut3-hoi2 Piu1-hoeng1; "Fragrance in the Sea of Blood") - Maling Romantis.
  2. Da Shamo (大沙漠Dà ShāmòDaai6 Saa1-mok6; "The Vast Desert") - Rahasia Ciok Kwan Im
  3. Huameiniao (畫眉鳥画眉鸟HuàméiniǎoWaak6-mei4-niu5; "The Thrush") - Peristiwa Burung Kenari
  4. Guilian Xiaqing (鬼戀俠情鬼恋侠情Guǐliàn XiáqíngGwai2-lyun5 Hap6-cing4; "Phantom Love and Heroic Romance"); atau Guilian Chuanqi (鬼戀傳奇鬼恋传奇Guǐliàn ChuánqíGwai2-lyun5 Cyun4-kei4; "Legend of Phantom Love") atau Jieshi Huanhun (借屍還魂借尸还魂Jièshī HuánhúnZe3-si1 Waan4-wan4; "Borrowing a Corpse to Return a Soul to Life") - Mayat Kesurupan Roh
  5. Bianfu Chuanqi (蝙蝠傳奇蝙蝠传奇Biānfú ChuánqíBin1-fuk1 Cyun4-kei4; "Legend of the Bat") - Legenda Kelelawar
  6. Taohua Chuanqi (桃花傳奇桃花传奇Táohuā ChuánqíTou4-faa1 Cyun4-kei4; "Legend of the Peach Blossom") - Legenda Bunga Persik
  7. Xinyue Chuanqi (新月傳奇新月传奇Xīnyuè ChuánqíSan1-jyut6 Cyun4-kei4; "Legend of the New Moon") - Legenda Bulan Sabit
  8. Wuye Lanhua (午夜蘭花午夜兰花Wǔyè LánhuāNg5-je6 Laan4-faa1; "The Midnight Orchid") - Anggrek Tengah Malam



Terdapat banyak wanita yang disekeliling Chu Liuxiang (atau sekitarnya) , mulai dari yang sebatas pengagum, teman dekat, sampai memiliki hubungan asmara ataupun cinta sepihak. Chu Liuxiang sendiri memiliki karakteristik seorang playboy, diadaptasinya dibuat agak alim, sedangkan di novel lebih bersifat playboy. Berikut penjabaran daftar wanita-wanita yang kemungkinan memiliki perasaan terhadap Chu Liuxiang dengan berbagai tingkatan, yang muncul di dalam kehidupan Chu Liuxiang. Yang ditebalin , memiliki perasaan suka yang kuat dan jelas terhadap CLX alias pendekar harum.

Buku pertama:
  • 3 pendamping setianya; 
  • + Su Rongrong , 
  • + Li Hongxiu, dan 
  • + Song Tian'er.
  • Heizhenzhu (黑珍珠; "Black Pearl"), suka menggunakan pakaian pria, anak dari raja gurun
Buku kedua
  • Princess Pipa (琵琶公主) , tuan putri dari negara Kucha di seberang
  • Linlang / Shiguanyin (石觀音 / the Stone Avalokitesvara), di tv series 2007 , Chu Liuxiang jatuh cinta kepadanya, di novel agak kabur hubungannya. 
Buku ketiga
  • Gong Nanyan (宮南燕) 
  •  Yin Ji (陰姬) / Shuimu Yinji (水母陰姬), nyonya dari istana air suci
Buku keempat
  • Shi Xiuyun (石繡雲)
Buku kelima
  • Hua Zhenzhen (華真真),
  • Dong Sanniang (東三娘)
Buku keenam
  • Zhang JieJie (張潔潔)
  • Ai Qing (艾青)
  • Ai Hong (艾虹)
  • Bu Ajuan / Bo Aijuan / Bo Ajuan(卜阿鵑)
Buku ketujuh
  • Xinyue (新月)
Buku kedelapan
  • Lin Huan Yu (rumor)
sedangkan diadaptasi TV seri nya, terdapat tokoh wanita yang ga ada di novelnya dan dibuat punya perasaan terhadap Chu Liuxiang:
  • Shangguan Wuji (1995)
  • Sikong Xing'er (2001)
  • Sang Xiaojing (princess Yongjing/ Song Siu-ching) (1984)
  • 2 wanita keluarga Xue (2013)
  • kemungkinan juga yg tahun 1985 ada, karena dari 4 part, 2 part terakhir adalah kelanjutan dari novel ke-8 Chu Liuxiang (cerita buatan sutradara/producer, bukan Gu Long)
  • Mu Qian Yu , seorang Yin Ji baru dari Shenshui, penguasa baru racun Tianyi Shenhui (Chu liuxiang versi movie 2021)

Chu Liuxiang





Kamis, 29 November 2018

Zhang Jizhong, Sang Producer Adaptasi Wuxia

𝐙𝐡𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐢𝐳𝐡𝐨𝐧𝐠 : “𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐫𝐨𝐝𝐮𝐤𝐬𝐢 𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐉𝐢𝐧 𝐘𝐨𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐅𝐥𝐲𝐢𝐧𝐠 𝐅𝐨𝐱”
Zhang Jizhong, seorang producer aka sutradara TV yang terkenal akan karya-karya Jin Yong nya, menyatakan Flying Fox akan menjadi karya Jin Yong terakhirnya , sebagai memory terhadap sepeninggalan Jin Yong. Nampaknya dia merasa sangat terpukul akan kepergian sang maestro wuxia Jin Yong.
 
Zhang Jizhong mengatakan beberapa hari sebelumnya dia telah mengetahui kondisi Jin Yong dari Nyonya Cha (suami JY) bahwa sedang menurun. Dia ingin melihatnya di Hong Kong, tapi keesokan harinya, nyonya Cha bilang bahwa situasinya terkendali, jadi dia pergi ke Amerika Serikat untuk bisnis. Sayangnya tidak sesuai harapan dan begitu tiba-tiba terjadi. Benar-benar sedih.
 
Zhang Jizhong mengatakan dia terakhir kali melihat Jin Yong pada ulang tahunnya yang ke-93. Dia mendorong kursi roda Jin Yong di depan mobil, memeluknya dan menciumnya. Nyonya Cha juga mengatakan bahwa saya adalah satu-satunya pria dalam kehidupan Jin Yong yang pernah menciumnya. Mengingatnya kembali, saya berpikir itu kejadian sesuatu yang tak terduga.
 
Hampir 20 tahun Zhang Jizhong melakukan kontak dengan Jin Yong, Zhang Jizhong mengatakan Jin Yong kelihatan seperti halus , tetapi ada perasaan ksatria yang kuat didalam hatinya. Melakukan berbagai hal kepada orang-orang, baik adalah baik, buruk adalah tidak baik. Saya rasa dia adalah Qiao Feng, Yang Guo dan kombinasi semua sifat ksatria. Dari pandangannya kita dapat melihat semangat ilmu silat. Dia menginginkan saya membuat seri Jin Yong.
 
Tahun 1999, Zhang Jizhong membeli loyalti Xiao Ao Jiang Hu (pendekar hina kelana) seharga 1 yuan. Dan menjadi adaptasi Jin Yong nya yang pertama dalam tv, sesudah itu Tian Long Ba Bu (demi gods and semi devils) dan lainnya. “Dia bilang , dia ingin saya membuat karya-karyanya kedalam seri. Saya melakukan apa yang diharapkannya, dan melampaui apa yang saya harapkan. Hari ini, pada saat ini, saya merasa sangat sakit dalam kehidupan saya.” kata Zhang Jizhong sambil mengeluarkan air mata.
 
Jin Yong suatu kali pernah mengatakan bahwa dia dan Zhang Jizhong memiliki watak perangai yang bagus. Alasan nya adalah mereka dapat berdebat sengit, saya akan memberi point pandangan saya , tentu kemudian dia akan melawan point pandanganku. Sewaktu mem-filmkan Xiaoao Jianghu dan The Legend of Condor Heroes, mereka berdebat keras tentang perbedaan pendapat mereka tentang perubahan cerita plot. Suara Jin Yong lebih tinggi dari saya, lebih keras dari saya. Tetapi setelah perdebatan, keduanya akan melakukan makan bersama dengan senang gembira. Perbedaan pendapat tentang seni tidak melukai perasaan kita.

Suatu waktu setelah bertengkar, Nyonya Cha pernah meminta Jin Yong untuk minta maaf kepada Zhang Jizhong, Zhang Jizhong mengatakan bahwa Jin Yong kemudian meminta maaf menggunakan suara yang kecil seperti anak-anak. Kami sangat cocok dalam hal temperamen, berani untuk mencintai, berani untuk membenci, berani untuk mengatakan, berbicara, dia pernah bicara soal kematian ayahnya dan anaknya (anaknya Jin Yong bunuh diri), air mata masa lalu. Kamu akan melihat tulang berbalut besi dalam diri Jin Yong. Jin Yong adalah orang yang baik, sewaktu saya hangout dengannya, dia sering memberikan tips dalam jumlah banyak kepada pelayan restoran. 

Dalam tahun-tahun belakangan ini, banyak karya Jin Yong yang akan diremake. Zhang Jizhong berkata dengan jujur, Jin Yong akan marah besar jika dia melihat shooting yang hancur tidak beraturan. Tetapi tidak ada cara lain, karena loyalti telah diberikan kepadamu, kamu dapat mengambilnya dan mengadaptasinya sesuai keinginanmu.

Jin Yong telah pergi, Zhang Jizhong mengatakan sesudah Flying Fox of Snowy Mountain (si rase terbang), dia akan berhenti produksi karya Jin Yong. Awalnya dia ingin menggabungkan si rase terbang dari pegunungan salju dan legenda si rase muda, tapi loyalti si rase terbang dari pegunungan saltu sudah diambil orang lain, sehingga karya terakhir Jin Yong yang akan diadaptasinya ke tv seri sebagai penutup adalah Legenda si rase terbang (young fox).

Si Kuda Putih di Angin Barat tidak cocok untuk drama TV, karena agak pendek, saya mempertimbangkannya untuk menjadi versi Film Televisi (FTV) , tetapi itu nanti baru dipikirkan kedepannya. Sebelumnya Zhang Jizhong ingin menggarap The Book and the Sword (pedang dan kitab suci), yang dimana terakhir kali diadaptasi adalah tahun 2008, itu rencananya setelah Flying Fox, tapi harusnya dibatalkan setelah kepergian Jin Yong. Sungguh sangat disayangkan.


catatan: terjemahan bahasa inggrisnya agak kurang di site itu, jadi saya terjemahkan kira-kira saja, dan saya cuma translate sebagian, dan menambah sendiri berbagai info kecil.

sumber:















𝐓𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐙𝐡𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐢𝐳𝐡𝐨𝐧𝐠

Zhang Jizhong lahir tahun 1951 (umur 67 sekarang) di kota Yantai, Shandong. Dia dijuluki si Jenggot. Zhang Jizhong yang terkenal akan karya-karya adaptasi Jin Yongnya, telah sukses mengangkat sederet artis-artis menjadi terkenal, mulai dari Liu Yifei , Hu Jun, Huang Xiaoming. Selain menggarap adaptasi Wuxia , dia juga pernah menggarap seri sejarah Sun Tzu kedalam tv, berjudul Bing Sheng.

Zhang Jizhong telah banyak mendapat berbagai penghargaan . Dia juga telah membangun banyak lokasi syuting dan perkampungan dengan kordinasi dengan pasar turis lokal dan telah membuat 11 kota syuting. Dengan negosiasi, Jizhong berhasil membuat pemerintah lokal ikut berinvestasi didaerah. Investasi itu berbuah hasil, salah satu contohnya adalah Pulau Bunga Persik mendapat jumlah pengunjung meningkat 10x lipat stelah dirilisnya The Legend of the Condor Heores . Tahun 2008, pengunjung Peach Blossom Island (pulau bunga persik) naik drastis jadi 900.000 pengunjung. Shooting film Demi Gods and Semi Devils di Dali juga membuahkan hasil, dengan biaya 110 juta Yuan untuk membangun, dan tamannya mencakup area sekitar 4500m2.

catatan TS:
jika sesuai rencana sih harusnya Zhang Jizhong berencana menggarap semua karya Jin Yong, setelah Flying Fox, dia uda rencana The Book and the Sword, jadi tersisa cuma A Deadly Secret (si kangkung pendekar lugu) dan 3 karya minor Jin Yong (dan salah satu dari 3 karya minor pun sudah direncanakan digarap dalam bentuk lain). A Deadly Secret sendiri memang sekarang sedang diproduksi, tapi bukan digarap oleh Zhang Jizhong, tidak tahu sudah sampai tahap mana, ntah sudah shooting atau masih dalam fase awal, kalo ga salah yang ambil malahan adalah mantan istri Zhang Jizhong . jadi mantan istrinya ini kalo ga salah pun baru bercerai dari dia, dan dulu waktu masih suami-istri sempat bertengkar hebat, dan menyebabkan Ode To Gallantry yang harusnya sudah siap sejak awal, di tunda sampai 3 tahun, kemudian semua penghasilan dari 3 film nya (termasuk ode to gallantry) merupakan hak istri setelah penceraian (ga gitu ingat ceritanya ataupun gimana proses hukum di negara sana, silahkan google)


K𝐚𝐫𝐲𝐚-𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐙𝐡𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐢𝐳𝐡𝐨𝐧𝐠:

𝐉𝐢𝐧 𝐘𝐨𝐧𝐠
•Laughing in the Wind (2001) – pendekar hina kelana
•The Legend of the Condor Heroes (2003) – juga sebagai aktor Wang Chongyang
•Demi-Gods and Semi-Devils (2003) – juga sebagai aktor Wang Jiantong
•The Return of the Condor Heroes (2006) – juga sebagai aktor Yelu Chucai
•Sword Stained with Royal Blood (2007) – juga sebagai aktor Meng Bofei
•Royal Tramp (2008)
•The Heaven Sword and Dragon Saber (2009)
•Ode to Gallantry (2017)
•Young Fox (2019 atau 2020)
4 𝙈𝙖𝙝𝙖𝙠𝙖𝙧𝙮𝙖 𝙆𝙡𝙖𝙨𝙞𝙠:
•Water margin (1998)
•Romance of three kingdoms( 1994)
•Journey to the west (2011)
𝐊𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐆𝐮 𝐋𝐨𝐧𝐠:
the proud Twins (2005)
𝒌𝒂𝒓𝒚𝒂 𝑳𝒊𝒂𝒏𝒈 𝒀𝒖𝒔𝒉𝒆𝒏𝒈:
Dà táng yóuxiá chuán (2008)


Selain itu masih ada belasan karya-karya lainnya.

Rabu, 21 November 2018

Pengarang/penulis Wuxia terkenal













Penulis atau Pengarang Cersil (buku/novel) Wuxia yang terkenal dan contoh adaptasi TV nya jika ada:
note: hanya wuxia classic, tidak termasuk pengarang sub-genre xianxia yang belakangan populer
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jin Yong - uda ga usah disebut karyanya apa aja karena semua uda tau
Gu Long - sekitar ada ratusan jika dihitung semuanya, cuma ga tau mana yang asli mana yang palsu
Liang Yusheng
- Bride white hair maiden
- Seven Swordsmen
Ni Kuang 
- Fist of fury / chen zhen
- Drama Permusuhan Luar Biasa
- Naskah buat film Deadful Melody
Huang Yi
- Fuyu Fanyun (Chinese: 覆雨翻雲)
- Xun Qin Ji (Chinese: 尋秦記)
- Datang Shuanglong Zhuan
di adaptasi judulnya menjadi:
- A Step Into The Past (2001)
- Twin of Brothers (2004)
- Lethal Weapons of Love and Passion (2006).
Wang Dulu
- Crouching Tiger, Hidden Dragon
Wolong Sheng
- Divine Strum(as in playing a zither) Finger ( ??? Zhi Shen Gong)
- 7 Extraordinary Demonic Sword (Qi ??? Mo Jian)
- Yin Yang Three Scholars
http://wuxiasociety.freeforums.net/thread/22/list-wolong-shengs-works
Woon Swee Oan / Wen Rui An- the Four (ada adaptasi tv, di indo judul 4 opas)
Ma Wing-shing- a man called hero (adaptasi tv)
Huang Yin / huang ying / Wong Ying (黃鷹) - pendekar ulat sutera / reincarnated / tian chan bian
Kho Ping Hoo- Sepasang Pendekar Kembar (Ouw Yang Heng Te)

Yun Zhongyue  (telah buat 80 novel).
- Peerless Heroes (絕代梟雄)
- Song of the Exile
worth to mention:
- Shihma Lin / Shima Ling
- Ci Ru
- Chen Yu Hui
- King Hu
- Cheng Peipei
- Qin Hong (秦紅)
- XIAO YI 蕭逸 / Shiao Yi / Shiao Ching Jen
- Batara (pengarang asal Indonesia)
- Tonghong Giok (Tongfang Yi)

note: yang di Indo kebanyakan adalah Penyadur, kalo pun dia merangkap penulis cerita original, biasa hasil karangannya hanya sebatas di kenal orang indonesia. Sehingga TS hanya menaruh 1 nama saja yaitu sang legenda Kho Ping Hoo .

Kamis, 15 November 2018

Partai/Organisasi/Sekte di Ode To Gallantry



Berikut daftar partai/organisasi/kelompok/keluarga/sekte/aliran/Wisma (dan lain2 sejenis) yang muncul di novel Ode To Gallantry (alias Medali Wasiat / Xia Ke Xing / Hap Hak Hang):
  1. Golden Sabre Bandit Camp
  2. Eagle Claw Clan
  3. Xuanshu Mansion
  4. Snowy Mountain Sect (alias XueShan, dibagi menjadi 4 inner hall, dan 5 outer hall)
  5. Ding Family
  6. Isle of the White Whale
  7. Changle sect (Clan of Eternal Happiness)
  8. 3 Evils of Central Hebei
  9. The 4 Great Clans of North East
  10. Shaolin
  11. Wudang
  12. Emei
  13. Kunlun
  14. Flying Fish Sect
  15. Iron Fork Society
  16. Heroes' Island
  17. Golden Phoenix (atau Crow) School
  18. Shanqing Temple
  19. QingCheng
  20. Kongtong
  21. Hand of Palm sect
  22. Taishan Sect
  23. Sichuan Escort Agency in Yuzhou
  24. Mount Wutai sect
  25. Red Spear Society in Henan
  26. Wuji sect
  27. 4 Heroes of Guandong
  28. Black Dragon sect in Jinzhou
  29. Peng Brothers of Hunan
  30. Sharp Sword sect di Changbai
  31. Wan Ma manor
  32. 7 Tyrants of North Shanxii
  33. 8 Immortal Sword sect in Shandong 

Jumat, 09 November 2018

Ilmu 6 Meridians Divine Sword

  


Duan Yu

Liu Mai Shen Jian (alias 6 Meridians Divine Sword). Ilmu yang merupakan salah satu terkuat di dunia persilatan ini , dikatakan pada jaman DGSD sudah tidak ada lagi orang yang mempelajarinya secara penuh, disebabkan oleh kemerosotan (deterioration) era pada keluarga Duan ataupun biksu di Kuil Naga Langit (akhirnya Duan Yu berhasil mempelajarinya biarpun tidak sempurna, masih sering macet). 

Ilmu ini sekilas mirip dengan Yiyang Finger , tetapi lebih kuat , ibaratnya perkembangan tahap lebih lanjut, dengan menggunakan Qi membentuk semacam aura pedang yang menusuk (itu alasan kenapa ilmu ini disebut Sword atau pedang) dan energinya tidak kelihatan alias tak kasat mata. Jika menguasai Yiyang Finger, tentu saja membantu dalam mempelajari ilmu ini, tetapi bukan syarat mutlak (contoh: Duan Yu). LMSJ ini menggunakan 6 jalur meridian dalam tubuh, yang berakhir di jari-jari pada tangan, Jadi pada akhirnya menggunakan jari juga sebagai media mengeluarkan tenaga dalam menyerang lawan. 

Lalu jari apa saja yang digunakan? kemaren saya sempat googling dan mencari info, ternyata jawabannya beda-beda, sampai saya temukan 4 versi, berikut saya copy paste dari yang saudara-saudara lain menjawab:


versi 1
Sebetulnya Pedang Dewa 6 Nadi hanya menggunakan 4jari. Cuma nadi yg digunakan mencapai 6 nadi.

Jari jempol - pedang besar
Jari telunjuk - pedang serasi
Jari tengah - pedang kuat
Jari kelingking - pedang lentur
Jari jempol - pedang besar matahari (2jempol disatukan)
Jari telunjuk - pedang matahari ( it yang ci/yi yang zhi yg dikuasai para Kaisar Dali)

versi 2
memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda. ada yang lebih kuat, ada yang lebih cepat.
1. pedang kecil sembilan matahari (kelingking)
2. pedang sembilan matahari (telunjuk)
3. pedang besar sembilan matahari (ibu jari)
4. pedang lentur (jari manis)
5. pedang ksatria (jari tengah)
6. sepasang matahari menyatu (sembilan matahari menyatu, 2 ibu jari)

versi 3

http://zh.wikipedia.org/zh-hk/六脈神劍

This site says that on the Right hand:-
Siu Seong 少商劍 - Thumb
Chung Chung 中衝劍 - Middle
Siu Chung 少衝劍 - Little

Left Hand:-
Seong Yeung 商陽劍 - Index
Kwan Chung 關衝劍 - Ring
Siu Chak 少澤劍 - Little

The site also says mentions the speciality of each sword, but I can't really understand it.. too technical.

versi 4
‘Shaoshang’ sword of the thumb
‘Shangyang’ sword of the index finger
‘Zhongchong’ sword of the middle finger
‘Guanchong’ sword of the ring finger
‘Shaochong’ sword of the right little finger
‘Shaoze’ sword of the left little finger

For ordinary people, the ring finger is the least dexterous, whereas the index finger is the most nimble. Thus, the ‘Guanchong Sword’ technique strove to achieve victory in a sluggish, simple, and unsophisticated way, whereas the techniques of the ‘Shangyang Sword’ were ingenious, lively, and difficult to ascertain. The ‘Shaochong Sword’ was similar to the ‘Shaoze Sword’ technique in that it used the pinky; however, one was on the left hand, whereas one was on the right hand. Thus, in terms of technique, the ‘Divine Sword of the Six Meridians’ had techniques that were ‘skilled’ as well as ‘clumsy’, ‘nimble’ as well as ‘sluggish’. And yet, the ‘clumsy’ techniques were not any less wonderful, nor the ‘sluggish’ techniques contain any less might. They were just displayed in different ways.


Lalu mana yang benar dari ke-empatnya? berikut yang saya dapat dari kompilasi berbagai sumber yang terdapat dalam novel Demi Gods and Semi Devils selama beberapa waktu , saya menggunakan edisi 2 (alias revisi 1). Jawaban yang benar adalah....



*jadi pada versi Jin Yong, satu kelingking kiri, satu kelingking kanan.

berarti dari empat versi jawaban yang saya dapat dari berbagai sumber, yang lebih tepat adalah versi jawaban yang nomor empat.
nah sudah jelaskan?

Untuk membaca bagian kedua bisa buka halaman ini



Bonus:
kalo ini gambar yang tidak begitu terkait dengan pembahasan diatas, tetapi cuma sebagai tambahan doank. Tetapi tentunya Jin Yong (chin yung) bermodalkan informasi terkait meridian ini yang ada dalam dunia nyata, untuk ilmu hawa pedang enam nadi di cerita pendekar negeri tayli.

  • Taiyin Lung Channel of Hand or Taiyin Lung Meridian of Hand Taiyin (greater yin) Hand Metal Lung
  • Shaoyin Heart Channel of Hand or Shaoyin Heart Meridian of Hand Shaoyin (lesser yin) Hand Fire Heart
  • Jueyin Pericardium Channel of Hand or Jueyin Pericardium Meridian of Hand Jueyin (absolute yin) Hand Fire Pericardium
  • Shaoyang Sanjiao Channel of Hand or Shaoyang Sanjiao Meridian of Hand Shaoyang (lesser yang) Hand Fire Triple Heater
  • Taiyang Small Intestine Channel of Hand or Taiyang Small Intestine Meridian of Hand Taiyang (greater yang) Hand Fire Small Intestine
  • Yangming Large Intestine Channel of Hand or Yangming Large Intestine Meridian of Hand

Kamis, 01 November 2018

Siapakah yang mengubur peti golok pusaka di Flying Fox?

Salah satu yang menjadi tema utama cerita di novel Fox Volant of Snowy Mountain alias Flying Fox  alias si Rase Terbang dari Pegunungan Salju adalah tentang Golok Pusaka yang memiliki petunjuk untuk harta karun besar. Pada awal cerita , dikisahkan ada 3 kelompok bertarung dalam memperebutkannya, tetapi sepanjang cerita tidak diceritakan dengan jelas siapa yang mengubur nya. 

Sabtu, 20 Oktober 2018

Lu Xiaofeng dan wanita disekelilingnya


Lu Xiaofeng
Lu Xiaofeng by Hiliuyun

Lu XiaoFeng (cantonese: Lee Chum Foon/Luk Siu-fung , hokkien: Liok siao hong) merupakan tokoh utama dari salah satu karya Gu Long (Khu Lung), dengan nama judul seri novel yang sama. Dia dijuluki sebagai orang yang memiliki 4 alis , karena memiliki kumis yang menyerupai alis. Seorang ahli beladiri yang suka menyelesaikan masalah dengan cara detektif ini mempunyai penampilan yang menarik, pecinta alkohol dan arak, dan pelanggan tetap rumah bordil. Di belakang sifat suka merayu wanitanya, Lu Xiaofeng adalah seorang yang cerdas dan berilmu silat tinggi. Sepanjang cerita, dia mengandalkan kelebihannya itu beserta teman dan koneksi kuatnya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul.

Jumat, 12 Oktober 2018

Duan Yu seberapa besar TD nya

Duan Yu saat menghisap lainnya,
Gan Baobao beruntung tidak ikut dihisap

Sepanjang cerita Demi Gods and Semi Devils (atau Pendekar Negeri Tayli), Duan Yu yang mempelajari ilmu penghisap / penyedot tenaga adalam Bei Ming Sheng Gong, pernah menyedot tenaga dalam berbagai pendekar, ada yang sampai ludes / habis total, ada yang cuma sedikit. Siapakah saja korban-korbannya?

Edisi 1
  • Menghisap 6 murid biksu alis kuning. Mereka adalah senior yang berusia 40an tahun. Mereka ber-enam dihisap sampai kering
  • Hua Hegen si menteri Dali (tayli), yang punya keahlian menggali tanah 
  • saat permainan catur, Duan Yanqing ada dihisap tapi sangat sedikit  
  • Menghisap habis total 2 orang kuat, yaitu biksu alis kuning (hokkien: ui-bi-ceng) dan ahli pedang yang seorang pendeta Taoisme bernama Sek Ching Zhi (hokkien: Ciok-jing-cu), mereka adalah sahabat sekaligus juga saingan. Mereka dihisap saat berlomba untuk menyembuhkan Duan Yu
  • ibu Duan Yu, Dao Baifeng, sempat di hisap sedikit saat checking kondisi Duan Yu
  • Duan Zhenming dan 4 orang biksu di Heaven Dragon Temple. mereka cuma dihisap sedikit masing-masing. Saat ini Duan Yu uda lebih bisa mengendalikan cara menghisap setelah diberikan ajaran dan arahan oleh Duan Zhengming
  • dari Jiumozhi sedikit
  • Nenek Peng, bawahan ibu Wang Yuyan yang mengikat Abi dan Azhu. Dihisap total
  • Lalu beberapa tokoh dari kelompok penguasa 72 pulau dan 32 gua, yang sempat berseteru dengan Murong. Duan Yu juga sedikit mendapat tambahan dari mereka.
  • Menghisap sampai habis tenaga dalam Jiumozhi didalam sumur
  • 2 orang pengawal dari negeri Turfan/Tubo/Tibet saat menjaga gerbang di negeri Xi Xia

Edisi 2 dan 3
  • 7 pengawal Limitless Sword sect. Dihisap total sampai habis
  • Yue Laoshan dihisap sebentar 2x
  • Duan Yan Qing saat di permainan catur. sedikit saja
  • Hua Hegen. dihisap dikit. (mungkin juga Ba Tianshi dan Fan Hua, saat meleraikan mereka)
  • Yellow-Browed Monk, Ye erNiang, Divine Croc Yue Laoshan, Yun Zhonghe, Zhong Wanchou, Cui Baiquan , dan Zhong Ling , dihisap cukup banyak. Saat ini tenaga dalam Duan Yu sudah melimpah dan melebihi Xiao Feng
  • Duan Zhengming dihisap sedikit saat memeriksa keadaan Duan Yu
  • Duan Zhengming dan Jiumozhi dihisap dikit saat di Tianlong Monastery (JMZ 2x)
  • Bau Dingdi, Ben Guan, Ben Xiang, Ben Yin and Ben Can dari Heaven Dragon Monastery
  • Nenek Yan , maid dari madam Wang, dihisap sampai habis
  • Wu LaoDa dari 36 caves & 72 islands, dan Taoist BuPing
  • Murong Fu sempat dihisap sedikit
  • Jiu Mozhi dan Wang Yuyan. Dihisap total habis.
  • edit tahun 2021: ternyata 2 orang pengawal dari negeri Tubo yang saat menjaga gerbang ibukota negeri Xi Xia, masih tetap ada dihisap di edisi 2 dan 3, tapi bagian ini kelupaan atau kelewat oleh translator (penerjemahnya)

Kamis, 11 Oktober 2018

Yang Guo (Yo ko)

Yang Guo (Yo Ko) adalah tokoh utama dari novel The Return of the Condor Heroes (pendekar rajawali & pasangannya / kembalinya pendekar rajawali), yang merupakan karya Jin Yong. Sejak kecil, dia sudah terbiasa hidup mandiri setelah ibunya meninggal karena sakit parah disaat dia berumur 11 tahun dan bahkan ayahnya sudah meninggal sebelum dia lahir. 

Yang Guo saat kecil mempunyai sifat nakal, kekanak2an, jahil, suka bermain. Karena menolak untuk mengalah dan menghibur Guo Fu, anak pendekar Guo, disaat kecil , kemudian dia keluar dari Pulau Persik dan berguru di sekte Quanzhen , disana dia juga tidak bertahan lama, karena sifat nakalnya dan tidak bisa dididik, akhirnya dia keluar dari Quanzhen dan bergabung dengan aliran Kuburan Kuno . Huang Rong sendiri tidak bersedia mengajarkannya ilmu silat dikarenakan rekam jejak ayahnya yang buruk, bahkan sampai dewasa nanti, Huang Rong tetap mencurigai dia. 

Biarpun Huang Rong (oey yong) dan pendeta di Quanzhen tidak ingin mengajarinya ilmu silat, tetapi keberuntungan membuatnya mendapat ajaran ilmu dari 4 Greats (Hong Qigong, Ouyang Feng, tulisan Wang Chongyang, dan Huang Yaoshi), belum lagi ilmu Aliran Kuburan Kuno yang luas dan teknik pedang tetua Dugu. Yang Guo mempunyai wajah perawakan yang tampan, ditambah dengan mulut manis membuatnya disukai oleh banyak wanita .

Yang Guo