HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label Non JY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Non JY. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 April 2021

[Sinopsis] First Sword of Wudang Episode 1

Sinopsis Review Adaptasi Drama TV First Sword of Wudang Episode 1

First Sword of Wudang

First Sword of Wudang (Wudang Yijian) adalah sebuah adaptasi yang berasal dari novel dengan judul sama oleh Liang Yusheng (liang-i-shen). Novel ini adalah karya terakhir dari Liang Yusheng sebelum beliau meninggal dunia.

Saya tes nonton First Sword of Wudang episode 1, sementara positif dan nampaknya menjanjikan. Gaya cerita mirip Jin Yong banget. Saat saya nonton drama ini, masih menggunakan versi subtitle Machine Translation (uda ga tahan nunggu), tapi sekarang ini subtitle bahasa Indonesia ataupun Inggris versi ketikan manual dengan kualitas bagus sudah ada tersedia di Youtube. Berikut sekilas sinopsis dan review-nya.

Pada episode 1, Tokoh utama belum lahir, masih menceritakan ayah dan ibunya yang tinggal di daerah bangsa Jurchen di utara nan jauh (yang nantinya mendirikan dinasti Qing). Yang pria bernama Geng Jingshi, dan yang wanita bernama He Yuyan. Mereka terpaksa menetap disana karena bermasalah dengan ayah He Yuyan, si wanita lagi hamil 7 bulan, dan mereka hidup dalam kondisi yang agak kekurangan dan juga blom terbiasa dengan kondisi daerah utara situ. Mereka telah tinggal selama satu tahun lebih disana. Ceritanya berada di era mendekati akhir dinasti Ming.

Di Wilayah Jurchen, Geng Jingshi bekerja disebuah kedai arak. Ayah He Yuyan adalah salah satu tetua dari partai Wudang, sedangkan Geng Jingshi juga adalah salah satu murid perguruan itu. Mereka berdua adalah teman sejak kecil, dan cinta mereka juga telah terpupuk sejak masih muda. Dikatakan bahwa mereka melarikan diri dari daratan tengah, karena telah melanggar peraturan perguruan, yang menyebabkan perguruan Wudang dan ayah dari He Yuyan ditertawakan oleh dunia persilatan (belum dijelaskan secara terperinci masalah apa ini). Selain itu, He Yuyan awalnya dijodohkan kepada seorang kakak seperguruan, tetapi pada akhirnya Geng Jingshi membawa lari He Yuyan. Hal ini membuat sang ayah marah besar.

Disini Wudang adalah partai nomor satu dunia persilatan. Nurhaci berusaha untuk menyerang dinasti Ming, kemudian melakukan beberapa hal termasuk mencari cara mendekati partai Wudang karena orang-orang di daratan tengah memang terkenal jauh lebih hebat ilmu silatnya, plus partai wudang adalah gunung Tai-nya Jianghu (partai pemimpin dunia persilatan, ya bukan Shaolin disini), sehingga jika bisa menggenggam partai Wudang, berarti juga menggenggam dunia persilatan di daratan tengah. Disini klan-klan dari Jurchen pun belum bersatu, masih terpisah-pisah, ini juga yang ingin Nurhaci lakukan, menyatukan klan-klan dulu.

Nurhaci juga ingin mengadakan sebuah turnamen beladiri, berusaha untuk merekrut pendekar-pendekar muda untuk ekspansi militernya. Hadiah turnamen beladiri ini sangat besar, tiga orang terbaik akan bertemu pangeran Shu Le (Nurhaci) dan mendapat ratusan domba dan sapi serta uang emas. 

Pada akhir episode satu, mereka kedatangan tamu, yaitu paman guru mereka yang bernama Wuji. Paman Wuji ini kelihatan sangat tua, kelihatan sekilas mirip Zhang Sanfeng, padahal jika satu generasi dengan ayah He Yuyan, harusnya tidak setua itu, tapi disini disebut adik seperguruan dari ayahnya. Sang paman guru mengatakan bahwa Ayah-nya Yuyan telah memaafkan mereka, dan meminta mereka untuk balik ke rumah. He Yuyan sangat senang, dan mereka menetapkan bahwa besok akan kembali ke kampung halaman.

Disaat itu, Nurhaci yang mengadakan turnamen beladiri di dekat lokasi sungai Suzi, menjanjikan hadiah sangat besar kepada yang bisa berhasil menaklukkan rintangan berat. Tapi rintangan ini mengandung bahaya yang sangat besar, dengan resiko kehilangan nyawa. Geng Jingshi yang merasa bahwa sang istri yang hidup kesusahan mengikuti dia, dan ingin membahagiakan istri dan anaknya kelak agar tidak hidup menderita, memilih untuk menunda kembali ke kampung halaman, mengikuti turnamen berhadiah besar yang diadakan Nurhaci itu.

Nurhaci disini memiliki pasukan sebanyak tiga Panji, secara sejarah asli ada delapan Panji, jadi ntah nanti baru dibuat oleh Nurhaci atau memang ceritanya gitu dibuat oleh Liang Yusheng. Suku Jurchen ada tiga klan yang utama; Jianzhou Jurchen, Wild Jurchen, dan Haixi Jurchen. Di episode pertama, Nurhaci sudah menyatukan lima sub-klan dari Jianzhou Jurchen, dan telah beberapa kali menyerang Wild dan Haixi Jurchen.

Ada cerita sampingan, seorang pendekar bernama Dongfang Xiao datang ke Wudang mencari masalah, dia menuduh ketua Wudang terdahulu membunuh gurunya pada masa lalu. Ketua Wudang saat ini mengatakan bahwa saat itu gurunya (ketua terdahulu) karena mengingat masalah senioritas, tidak bertarung dengannya, melainkan dirinya (ketua Wudang yang sekarang) yang bertarung dan berhasil menang 1 jurus. Karena malu, guru Dongfang Xiao bunuh diri di Wudang. 

Di Partai Wudang selain ketua Wu Xiang, juga terdapat tiga orang tetua lainnya (angkatan Wu), mereka ber-empat dijuluki Empat Tetua Senior Wudang. Selain itu juga ada tetua bukan pendeta. Salah satu tetua bukan pendeta bernama He Qiwu unjuk diri menahan serangan pedang Dongfang. Terjadi pertarungan Dongfang Xiao dengan ilmu pedang Elang Terbang melawan He Qiwu dengan 72-jurus dari ilmu pedang Menangkap Nyawa. Pertarungan tidak berakhir selesai, karena He Qiwu saat itu dalam kondisi luka dalam sehingga tidak maksimal. Dongfang dengan jiwa ksatria tidak mengambil kesempatan itu, dan bilang akan kembali setelah tetua He Qiwu sembuh nanti. He Qiwu ini adalah ayah dari He Yuyan ataupun kakek dari tokoh utama yang belum lahir. 

Yang paling saya suka adalah di setting lokasinya, sekarang drama wuxia banyakan pake CGI effect, tapi ini tidak, benar-benar menggunakan lokasi asli (seperti kuil dan gunung Wudang, Shennongjia, dll), terasa punya budget nih film, bingung juga koq berani producernya pakai lokasi-lokasi asli dengan genre wuxia traditional gitu, resiko nya tinggi nampaknya akan rugi ini. Hairdo (rambut) orang Jurchen pun dibuat berbeda dengan orang daratan tengah, jadi ada bagian botak gitu dan muka dirias agak barbar. Kostum orang utara bangsa Jurchen pun kelihatan tebal, besar, kasar (karena daerah dingin).

Terlihat di lagu ending atau credit, ada cerita tokoh utama saat masih kecil, kemudian ada teman wanita yang nampaknya bakal menjadi sweetheart childhood (cinta masa kecil), dan tekun berlatih ilmu silat. Apakah wanita cinta masa kecil ini akan berakhir dengan sang tokoh utama , atau seperti cerita-cerita Jin Yong yang dimana selalu berakhir gagal hubungannya?
 
Aktornya saya cuma kenal Bryan Leung sebagai He Qiwu, kemudian ada aktor Wang Deshun yang berperan jadi Zhang Sanfeng di HSDS 2019, disini berperan paman guru Wuji, lainnya ga kenal. Jika ingin menontonnya, bisa buka dan cari di Youtube, ada subtitle Inggris ataupun Indonesia. 


First Sword of Wudang ladies
Para Wanita di First Sword of Wudang


Informasi Drama

  • Judul: 武当一剑 / Wu Dang Yi Jian / First Sword of Wudang / Pedang Wudang 
  • Genre: Wuxia Tradisional
  • Jumlah Episodes: 39
  • Jaringan: CCTV-8
  • Perode Tayang: mulai 13 April 2021 - 2 Mei 2021
  • Lagu OST: One Sword One Meeting (一剑一见) oleh Sun Nan

Casting:

  • Yu Liao Yi as Geng Yujing
  • Chai Bi Yun as Zheng Qiao'er
  • Zhou Hang as Diongfang Liang
  • Sun Jia Yu as Lan Shuiling
  • Ma Xiao Wei as Wu Xiang
  • Yang Meng as Zheng Tiegang
  • Song Jia Lun as Ge Zhenjun
  • Wei Li Si as Geng Jingshi
  • Jiang Hong Bo as Lady Ximen
  • Dan Si Han as Mou Yiyu
  • Lin Yi Ting as Ximen Yan
  • Pan Hong as Chang Wuniang
  • Luan Jun Wei as Tang Er
  • Theresa Fu as He Yuyan
  • Wang Peng as Sun Yunhe
  • Liu Wei Ming as Wu Liang
  • Wang De Shun as Wu Ji
  • Ren Qing An as Cui Ying Yuan
  • Zhang Ya Kun as Hui Ke
  • Fa Zhi Yuan as Pan Shi
  • Bao Di as Prince Zhan
  • Yang Yue Xin as Princess Hu Tu An
  • Fu Zheng Yang as Bu Bai

Kamis, 08 April 2021

Sabtu, 27 Maret 2021

Wulin Sanjue, seri Tiansan terakhir yang terlupakan

seri Tiansan atau Tianshan


Wulin Sanjue (belum ada judul indonesia karena memang belum pernah disadur) adalah salah satu dari 35 karya atau novel dari Liang Yusheng. Pada beberapa tahun lalu, almarhum Tjan ID pernah bertanya di Yahoo Group Milis tentang minat orang-orang terhadap seri tiansan terakhir ini, jadi pak Tjan ID menggunakan judul hokkien Bu-Lim-Sam-Coat, yang menurut beliau adalah seri terakhir Tiansan. Tapi kemudian tidak pernah disadur, yang mungkin karena peminatnya dikit.

Sabtu, 03 Oktober 2020

[Review] The Sword and Exquisiteness (renjana dan imbauan pendekar) karya Gu Long



Review Singkat The Sword and Exquisiteness (名劍風流) karya Gu Long (khu lung).

The Sword and Exquisiteness (名劍風流) saat di sadur ke bahasa Indonesia dipisah menjadi 2 novel cersil yaitu “Imbauan Pendekar” dan “Renjana Pendekar” . Judul bahasa inggris yang lain adalah "A Graceful Swordsman".

Selasa, 01 September 2020

Pendekar terkuat di karya Gu Long (khu lung)

Pendekar Gu Long


Di forum luar negeri, ada seseorang yang menggunakan nama panggilan TigerWong sangat ahli tentang cersil karya Gu Long, bukan hanya dia sudah membaca semuanya , tetapi menghafal dengan baik detail didalam cerita, biasa orang-orang (pembaca novel Gu Long) saat menanya apapun tengan karya Gu Long biasanya mention dia, cuma sayang dia sudah lama menghilang dan tidak aktif lagi. Dia pernah membuat suatu daftar tentang ranking petarung terkuat di universe karya Gu Long. 

Tentu saja membandingkan para petarung antara satu karya ke karya lain agak rumit, apalagi jika tidak ada hubungan cerita atau hal yang bisa dibandingkan, sehingga daftar ini agak lebih ke untuk fun-fun saja. Karena TigerWong sendiri juga telah menghilang, sehingga kita tidak bisa bertanya juga alasan kenapa dia menaruh seseorang (si A) lebih tinggi rankingnya dibanding si B. Jadi ini semata bukanlah untuk sesuatu yang diseriusin, mirip saat seseorang membuat ranking-ranking karya Jin Yong.

Minggu, 16 Agustus 2020

Saudaraku, pinjamkan kepalamu! (cerpen Wen Rui'an)

Saudaraku, pinjamkan kepalamu!

cerpen oleh Wen Rui'an


Saat terbangun, air sungai di sampingnya masih merah, bibirnya putih pucat seperti perut bangkai ikan.

Ini sudah yang ketujuh kalinya.

Jumat, 14 Agustus 2020

Adaptasi TV Liang Yusheng

Tidak seperti adaptasi Jin Yong dan Gu Long, untuk adaptasi Liang Yusheng tidaklah banyak, bahkan kalau ada dibuat adaptasinya pun biasa yang sering diambil adalah cerita Iblis Rambut Putih dan 7 Pedang. Berikut dibawah ini adalah daftar adaptasi Liang Yusheng yang dari tahun 2000 keatas:


Sabtu, 04 Juli 2020

Perbedaan cerita Meteor, Kupu-kupu, Pedang antara versi adaptasi TV 2010 dan Novel



𝗽𝗲𝗿𝗯𝗲𝗱𝗮𝗮𝗻 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗼𝗿 , 𝗕𝘂𝘁𝘁𝗲𝗿𝗳𝗹𝘆, 𝗦𝘄𝗼𝗿𝗱 (𝗠𝗲𝘁𝗲𝗼𝗿, 𝗞𝘂𝗽𝘂𝟮, 𝗣𝗲𝗱𝗮𝗻𝗴) 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝘃𝗲𝗿𝘀𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗽𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗧𝗩 𝟮𝟬𝟭𝟬 𝗱𝗮𝗻 𝗡𝗼𝘃𝗲𝗹. 


Kamis, 25 Juni 2020

Wolong Sheng, penulis wuxia kreatif


Cover novel 金筆點龍記 dari JohnD


Wolong Sheng (wo lung shen, lahir 1930 - 1997) adalah salah satu penulis cersil (wuxia) yang paling terkenal selain trio Jin Yong, Gu Long, dan Liang Yusheng. Secara total dalam kurun waktu 36-37 tahun, terdapat lebih dari 100 judul cerita yang menggunakan namanya, padahal yang aslinya benar-benar ditulis oleh dia cuma 40-50an. Hal ini disebabkan karena pada suatu waktu Wolong Sheng membutuhkan dana karena sedang banyak hutang, sehingga memperbolehkan orang lain atau penulis lain menggunakan namanya untuk cerita yang bukan ditulis olehnya. Wolong Sheng meninggal dunia pada tahun 1997 saat berumur 66 tahun. Sebelum meninggal dia sempat berkeinginan untuk melakukan revisi pada ceritanya, dia berkeinginan untuk memilih 30 karya terbaiknya untuk direvisi, kemudian di cap stempel "Original Wolong Sheng". Sayangnya mimpi itu gagal terlaksana.
Gaya cerita Wolong Sheng mirip dengan Liang Yusheng dimana para pendekar Wanitanya memiliki pengaruh besar dan kuat atau dominan dalam cerita, memiliki ilmu silat yang tinggi , terkadang melebihi pria. 
Karya-karya Wolong Sheng awalnya dipublikasikan ke koran, kemudian dijilidkan kedalam novel. Karya pertama dan keduanya tidak selesai , dilanjuti oleh orang lain, sedangkan karya ketiganya merupakan yang pertama diselesaikan ceritanya yaitu yang berjudul Jade Hairpin.
Beberapa karya utamanya adalah Jade Hairpin, Swallow Startles the Dragon, dan Red Snow, Black Frost

Kamis, 28 Mei 2020

Wanita Tercantik dalam dunia Gu Long



Dalam cerita Jin Yong, dari total 15 karya-nya, wanita tercantik adalah Kasili (puteri harum) dan kemudian diikuti Xiao Long Nu pada peringkat dua. Tetapi bagaimana dengan karya di dunia Gu Long?

Kedua wanita yang mendapat predikat wanita tercantik versi Gu Long jatuh kepada....

Lin Xian'er dari cerita si pisau terbang Li novel pertama, dan Shen Bi Jun dari cerita Xiao Shi Yi Lang (judul indonesia: Kisah Anak Berandalan / Cinta Kelabu Seorang Pendekar).

Berbeda dengan Jin Yong yang dimana wanita cantiknya biasanya berpakaian putih yang melambangkan kesucian wanita (Kasili, Xiao Long Nu, dan Huang Rong berpakaian putih), maka Gu Long malah wanita cantiknya kebanyakan yang kurang benar, seperti Lin XIan’er yang menggunakan tubuhnya kemana-mana untuk menundukkan dan mengendalikan pria, juga tidak segan menanggalkan baju didepan pria yang tidak dikenalnya.

Gaya cerita Gu Long dalam mengheboh-hebohkan kalimat atau hyperbola diatas Jin Yong, kata-katanya biasa agak menghebohkan dan berlebihan, terkadang sulit untuk di imajinasi.

Mari kita lihat alasan Gu Long menjatuhkan pilihannya kepada dua wanita ini.


Senin, 06 April 2020

Li Xunhuan, si pisau terbang



Li Xunhuan adalah seorang tokoh utama dari cerita Si Pisau Terbang Li karya Gu Long. Dia terkenal akan teknik lemparan pisaunya yang disebut pisau terbang Li kecil. Dikatakan setiap kali dia melempar pisau, maka tidak akan luput, dengan korban total sudah lebih dari 60 orang, biarpun tidak semuanya dibunuh. Li Xunhuan merupakan seorang yang suka minum arak-alkohol, judi, wanita. Li Xunhuan saat awal novel dikatakan merupakan pria separuh baya yang kelihatan sakit-sakitan, kadang-kadang juga disebut tua, sehingga dia bukanlah seseorang yang sudah muda lagi, nanti diketahui dia berumur sekitar 40 tahun. Karena kebiasaan minum araknya yang berlebihan, dia jadi adiktif berat dan memiliki toleransi arak yang kuat, biarpun terkadang mabuk juga. Kebiasaan minum arak itu juga yang membuatnya memiliki penyakit batuk-batuk yang ga kunjung sembuh selama 10 tahun terakhir. Tidak diketahui bagaimana Li Xunhuan mempelajari ilmu silatnya yang tinggi , bahkan tidak dibilang apakah ayahnya juga bisa ilmu pisau terbang.

Selasa, 03 Maret 2020

[Film] Sword Dynasty: Fantasy Masterwork




Kemarin saya sempat review untuk TV drama Sword Dynasty di sini, nah kali ini saya akan review sedikit tentang versi movie nya . 
Yang versi movie ini adalah spin-off dari yang versi TV series , dimana menceritakan tentang kisah Ye Celeng sesudah insiden peristiwa kematian gurunya, tetapi sebelum bertemu Ding Ning dan Zhangsun Qian Xue.

Senin, 10 Februari 2020

[TV Drama]Para Wanita di Handsome Siblings 2020

Handsome Siblings 2020 merupakan seri TV drama yang menceritakan petualangan si kembar , yang sudah diadaptasi ulang sebanyak 8x , merupakan karya Gu Long (khu lung). Judul lain sangat banyak mulai dari The Twins, Pendekar Binal, Impeccable Twins, Legendary Siblings, dll.

Adatapsi tahun ini bisa dikatakan ceritanya cukup mendekati asli atau novel, menampilkan cukup banyak pendekar wanita (heroine) yang menarik, berikut sebagian diantaranya:

catatan: keterangan ringkas para tokoh akan di update lebih lanjut, pending dulu ya.

Senin, 13 Januari 2020

Hua Wuque (pendekar kembar)

Karena adaptasi TV Handsome Siblings 2020 akan segera tayang di iQiyi, maka berikut artikel salah satu tokoh nya, tidak tahu seberapa mirip adaptasi TV dengan novel ataupun manga/manhua-nya, tetapi saya juga tidak berharap lebih. Karena kemarin sudah pernah ada artikel tentang tokoh utama Xiao Yu'er , kali ini yang dibahas adalah kembarannya Hua Wuque.


Kamis, 12 Desember 2019

[Review] Drama Sword Dynasty 2019

Sword Dynasty couple

Sword Dynasty drama 2019
Tokoh Utama Wanita di Sword Dynasty


Sword Dynasty diadaptasi dari Novel dan Anime (donghua/cartoon) dengan judul yang sama, dikarang oleh Wu Zui (无罪). Yang akan di review kali ini adalah berdasarkan adaptasi drama TV nya, bukan Sword Dynasty versi novel atau anime-nya. Ini pertama kalinya saya akan review adaptasi Drama Wuxia. Alasan untuk review drama tahun 2019 ini adalah karena memang sekarang sudah semakin jarang (atau langka) cerita Wuxia yang bergenre Classic Wuxia, sekarang mayoritas adalah bergenre Romance Wuxia (yg fokus cerita cinta) ataupun XianXia (fantasy). Ini hanyalah review atau sinopsis awal untuk memberi gambaran sekilas tentang cerita, tanpa memberitahu endingnya atau cerita akhir. 

Kamis, 24 Oktober 2019

Puisi Liang Yusheng bagian 1



Ini adalah puisi yang diambil dari novel cersil Liang Yusheng berjudul Nüdi Qiying Zhuan 女帝奇英传 (hokkien: Li Tee Ki Eng, indonesia: Pendekar Aneh, inggris: Female Emperor Yingchuan).
Seperti yang diketahui kemampuan pengetahuan puisi Liang Yusheng diatas daripada penulis Wuxia/cersil lainnya seperti Jin Yong ataupun Gu Long.

puisi ini dibuat oleh seorang cendekiawan bernama Shangguan Zhaorong yang berasal dari dinasti Tang.

judul puisi ini adalah Cai Shu Yuan (彩书怨).


Minggu, 13 Oktober 2019

seri si pisau terbang Li (Xiao Li Fei Dao)



Xiao Li Fei Dao (si pisau terbang Li) adalah novel karya karangan Gu Long (khu lung). bercerita tentang tokoh utama bernama Li Xunhuan . kemudian berlanjut dengan tokoh utama lain tetapi masih terkait ceritanya.

Mana sajakah yang termasuk seri si pisau terbang Li?

Jumat, 06 September 2019

Buku Senjata Bai Xiao Sheng




Pada cerita si pisau terbang Li alias Xiao Li Fei Dao (flying dagger) yang dikarang oleh Gu Long (khu lung), ada seorang tokoh yang bernama Bai Xiao Sheng, dia membuat semacam daftar senjata-senjata terkuat didunia persilatan, beserta peringkat-peringkatnya. Berikut adalah daftar nama senjata yang pernah disebut peringkatnya.

Senin, 26 Agustus 2019

Karya Liang Yusheng (liang ie shen) diluar seri Thiansan




Setelah kemarin mengelompokkan seri thianshan (tiansan), maka kali ini adalah daftar novel Liang Yusheng (liang ie shen) yang bukan seri thiansan. Total karya Liang Yusheng adalah 35 novel dan sudah diverifikasi saat dia masih hidup, jadi diluar itu adalah palsu. Seri thiansan (nama seri ini adalah pengelompokkan versi orang indonesia, kalau orang luar mungkin beda-beda jumlah novel yang mereka anggap seri thiansan) bisa dilihat di Seri Thiansan , total seri thiansan ada 22 novel (23 kalo di indonesia), ditambah daftar dibawah ini yang 'selain daripada seri thiansan' ada 13 novel, total jadi 35 novel. Dan jumlah buku kalau tidak salah ada 55 volume buku (1 judul novel bisa beberapa volume buku). Warna-warni di samping kanan adalah pengelompokkan, yang artinya yang warnanya sama, ada keterkaitan cerita.


MandarinPinyinHokkienIndonesia
武當一劍Wudang Yijian butong itkiampendekar pedang dari butong
女帝奇英傳Nüdi Qiying Zhuan Lie Tee Kie EngPendekar Aneh
judul lain: memburu putra raja
大唐游俠傳Datang Youxia ZhuanThai Tong Yu Hiap ToanKisah Bangsa Petualang
龍鳳寶釵緣Longfeng Baochai YuanLiong Hong Po Tjhee JanTusuk Kundai/konde Pusaka
慧劍心魔Huijian XinmoHoei Kiam Sim MoJiwa Ksatria
武林天驕Wulin TianjiaoBu Lim Thian Kiau*Riwayat Tam Ih-tiong
飛鳳潛龍Feifeng QianlongHui Hong Tjiam LiongMusuh Dalam Selimut
狂俠·天驕·魔女Kuangxia Tianjiao MonüBong Hiap Thian Kiauw
Mo Lie ,
(Tiao Deng Kan Jian Lu)
Pendekar Gila
judul lain: 3 tokoh maha sakti,
pendekar latah
瀚海雄風Hanhai XiongfengHan Hay Hiong HongPahlawan Gurun
鳴鏑風雲錄Mingdi Fengyun LuBeng Ciang Hong In LokBadai, Awan, Angin
judul lain: Pendekar Sejati
風雲雷電Fengyun LeidianHong In Lui TianSi Angin Puyuh
judul lain: si tangan kilat
草莽龍蛇傳Caomang Longshe ZhuanThay Kek Kie Hiap ToanKisah 2 Saudara Seperguruan
Thay Kek Pay
龍虎鬥京華Longhu Dou JinghuaThay Kek Kie Hiap ToanKisah 2 Saudara Seperguruan
Thay Kek Pay

catatan:
挑燈看劍錄 adalah judul alternatif dari 狂俠·天驕·魔女

karya Liang Yusheng yang palsu:
  • Naga Dari Selatan ( Lam Beng Tjiam Liong)
  • Heng Thian Siau To (lanjutan Lam Beng Tjiam Liong)
  • Busur Emas Panah Perak (aslinya 13 Pendekar Rimba Hidjau/Bu Lim Sip Sam Kiam karangan Lim Hian Tjoe)


Gallery contoh buku
versi Mandarin
versi Indonesia