HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label Adaptasi TV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adaptasi TV. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Agustus 2021

Berbagai Versi Adaptasi Demi Gods and Semi Devils

Karena topik Pendekar Negeri Tayli lagi hot dan trending belakangan ini, gegara adaptasi drama Demi Gods and Semi Devils 2021 yang baru tayang, maka saya kembali membuat topik tentang hal itu. Saya lihat di facebook group, forum, komunitas, dan sejenisnya. Orang-orang selalu membandingkan berbagai versi demi gods and semi devils (pendekar negeri tayli) terdahulu.

Orang bule dan internasional saya lihat banyak yang lebih menyukai versi 1997 yang dibintangi oleh Felix Wong sebagai Xiao Feng (Qiao Feng), sebagian kecil menyukai versi 1980an. Sedangkan di indonesia kebanyakan menyukai versi 2002 yang dibintangi oleh jimmy lin dan crystal liu yi fei, sebagian menyukai versi 2013. 

Kalo dipikir-pikir, agak berbeda dengan adaptasi Trilogy Condor Heroes (trilogi rajawali) dimana rata-rata orang hanya menyukai satu-dua adaptasi tahun tertentu yang dianggap lebih menonjol dan bagus. Di Demi Gods and Semi Devils, jawaban orang agak bervariasi tentang favoritnya. 

Dibawah saya ada rangkumkan beberapa foto tokoh berbagai versi adaptasi demi gods and semi devils (pendekar negeri tayli)

Jumat, 13 Agustus 2021

Sinopsis Episode 1 Demi Gods and Semi Devils 2021

Demi Gods and Semi Devils 2021
Xiao Feng, Duan Yu, dan Xuzhu

Demi Gods and Semi Devils 2021

Drama ini bercerita tentang tiga tokoh utama yang memiliki perjalanan cerita masing-masing. Nantinya mereka akan bertemu dan mengangkat saudara angkat. Selain tiga tokoh utama, beberapa tokoh penting lainnya juga memiliki cerita tersendiri, membuat Demi Gods and Semi Devils 2021 sangat bercabang dan kompleks ceritanya.

Informasi Detail

  • Judul Asli: 天龙八部 / Tian Long Ba Bu
  • Judul Inggris: Demi-Gods and Semi-Devils 2021
  • Judul Indonesia: Pendekar Negeri Tayli 2021
  • Genre: Wuxia Tradisional
  • Total Episodes: 56
  • Jaringan: CCTV, WeTV
  • Periode Tayang: 14 Agustus 2021

Rabu, 14 April 2021

[Sinopsis] First Sword of Wudang Episode 1

Sinopsis Review Adaptasi Drama TV First Sword of Wudang Episode 1

First Sword of Wudang

First Sword of Wudang (Wudang Yijian) adalah sebuah adaptasi yang berasal dari novel dengan judul sama oleh Liang Yusheng (liang-i-shen). Novel ini adalah karya terakhir dari Liang Yusheng sebelum beliau meninggal dunia.

Saya tes nonton First Sword of Wudang episode 1, sementara positif dan nampaknya menjanjikan. Gaya cerita mirip Jin Yong banget. Saat saya nonton drama ini, masih menggunakan versi subtitle Machine Translation (uda ga tahan nunggu), tapi sekarang ini subtitle bahasa Indonesia ataupun Inggris versi ketikan manual dengan kualitas bagus sudah ada tersedia di Youtube. Berikut sekilas sinopsis dan review-nya.

Pada episode 1, Tokoh utama belum lahir, masih menceritakan ayah dan ibunya yang tinggal di daerah bangsa Jurchen di utara nan jauh (yang nantinya mendirikan dinasti Qing). Yang pria bernama Geng Jingshi, dan yang wanita bernama He Yuyan. Mereka terpaksa menetap disana karena bermasalah dengan ayah He Yuyan, si wanita lagi hamil 7 bulan, dan mereka hidup dalam kondisi yang agak kekurangan dan juga blom terbiasa dengan kondisi daerah utara situ. Mereka telah tinggal selama satu tahun lebih disana. Ceritanya berada di era mendekati akhir dinasti Ming.

Di Wilayah Jurchen, Geng Jingshi bekerja disebuah kedai arak. Ayah He Yuyan adalah salah satu tetua dari partai Wudang, sedangkan Geng Jingshi juga adalah salah satu murid perguruan itu. Mereka berdua adalah teman sejak kecil, dan cinta mereka juga telah terpupuk sejak masih muda. Dikatakan bahwa mereka melarikan diri dari daratan tengah, karena telah melanggar peraturan perguruan, yang menyebabkan perguruan Wudang dan ayah dari He Yuyan ditertawakan oleh dunia persilatan (belum dijelaskan secara terperinci masalah apa ini). Selain itu, He Yuyan awalnya dijodohkan kepada seorang kakak seperguruan, tetapi pada akhirnya Geng Jingshi membawa lari He Yuyan. Hal ini membuat sang ayah marah besar.

Disini Wudang adalah partai nomor satu dunia persilatan. Nurhaci berusaha untuk menyerang dinasti Ming, kemudian melakukan beberapa hal termasuk mencari cara mendekati partai Wudang karena orang-orang di daratan tengah memang terkenal jauh lebih hebat ilmu silatnya, plus partai wudang adalah gunung Tai-nya Jianghu (partai pemimpin dunia persilatan, ya bukan Shaolin disini), sehingga jika bisa menggenggam partai Wudang, berarti juga menggenggam dunia persilatan di daratan tengah. Disini klan-klan dari Jurchen pun belum bersatu, masih terpisah-pisah, ini juga yang ingin Nurhaci lakukan, menyatukan klan-klan dulu.

Nurhaci juga ingin mengadakan sebuah turnamen beladiri, berusaha untuk merekrut pendekar-pendekar muda untuk ekspansi militernya. Hadiah turnamen beladiri ini sangat besar, tiga orang terbaik akan bertemu pangeran Shu Le (Nurhaci) dan mendapat ratusan domba dan sapi serta uang emas. 

Pada akhir episode satu, mereka kedatangan tamu, yaitu paman guru mereka yang bernama Wuji. Paman Wuji ini kelihatan sangat tua, kelihatan sekilas mirip Zhang Sanfeng, padahal jika satu generasi dengan ayah He Yuyan, harusnya tidak setua itu, tapi disini disebut adik seperguruan dari ayahnya. Sang paman guru mengatakan bahwa Ayah-nya Yuyan telah memaafkan mereka, dan meminta mereka untuk balik ke rumah. He Yuyan sangat senang, dan mereka menetapkan bahwa besok akan kembali ke kampung halaman.

Disaat itu, Nurhaci yang mengadakan turnamen beladiri di dekat lokasi sungai Suzi, menjanjikan hadiah sangat besar kepada yang bisa berhasil menaklukkan rintangan berat. Tapi rintangan ini mengandung bahaya yang sangat besar, dengan resiko kehilangan nyawa. Geng Jingshi yang merasa bahwa sang istri yang hidup kesusahan mengikuti dia, dan ingin membahagiakan istri dan anaknya kelak agar tidak hidup menderita, memilih untuk menunda kembali ke kampung halaman, mengikuti turnamen berhadiah besar yang diadakan Nurhaci itu.

Nurhaci disini memiliki pasukan sebanyak tiga Panji, secara sejarah asli ada delapan Panji, jadi ntah nanti baru dibuat oleh Nurhaci atau memang ceritanya gitu dibuat oleh Liang Yusheng. Suku Jurchen ada tiga klan yang utama; Jianzhou Jurchen, Wild Jurchen, dan Haixi Jurchen. Di episode pertama, Nurhaci sudah menyatukan lima sub-klan dari Jianzhou Jurchen, dan telah beberapa kali menyerang Wild dan Haixi Jurchen.

Ada cerita sampingan, seorang pendekar bernama Dongfang Xiao datang ke Wudang mencari masalah, dia menuduh ketua Wudang terdahulu membunuh gurunya pada masa lalu. Ketua Wudang saat ini mengatakan bahwa saat itu gurunya (ketua terdahulu) karena mengingat masalah senioritas, tidak bertarung dengannya, melainkan dirinya (ketua Wudang yang sekarang) yang bertarung dan berhasil menang 1 jurus. Karena malu, guru Dongfang Xiao bunuh diri di Wudang. 

Di Partai Wudang selain ketua Wu Xiang, juga terdapat tiga orang tetua lainnya (angkatan Wu), mereka ber-empat dijuluki Empat Tetua Senior Wudang. Selain itu juga ada tetua bukan pendeta. Salah satu tetua bukan pendeta bernama He Qiwu unjuk diri menahan serangan pedang Dongfang. Terjadi pertarungan Dongfang Xiao dengan ilmu pedang Elang Terbang melawan He Qiwu dengan 72-jurus dari ilmu pedang Menangkap Nyawa. Pertarungan tidak berakhir selesai, karena He Qiwu saat itu dalam kondisi luka dalam sehingga tidak maksimal. Dongfang dengan jiwa ksatria tidak mengambil kesempatan itu, dan bilang akan kembali setelah tetua He Qiwu sembuh nanti. He Qiwu ini adalah ayah dari He Yuyan ataupun kakek dari tokoh utama yang belum lahir. 

Yang paling saya suka adalah di setting lokasinya, sekarang drama wuxia banyakan pake CGI effect, tapi ini tidak, benar-benar menggunakan lokasi asli (seperti kuil dan gunung Wudang, Shennongjia, dll), terasa punya budget nih film, bingung juga koq berani producernya pakai lokasi-lokasi asli dengan genre wuxia traditional gitu, resiko nya tinggi nampaknya akan rugi ini. Hairdo (rambut) orang Jurchen pun dibuat berbeda dengan orang daratan tengah, jadi ada bagian botak gitu dan muka dirias agak barbar. Kostum orang utara bangsa Jurchen pun kelihatan tebal, besar, kasar (karena daerah dingin).

Terlihat di lagu ending atau credit, ada cerita tokoh utama saat masih kecil, kemudian ada teman wanita yang nampaknya bakal menjadi sweetheart childhood (cinta masa kecil), dan tekun berlatih ilmu silat. Apakah wanita cinta masa kecil ini akan berakhir dengan sang tokoh utama , atau seperti cerita-cerita Jin Yong yang dimana selalu berakhir gagal hubungannya?
 
Aktornya saya cuma kenal Bryan Leung sebagai He Qiwu, kemudian ada aktor Wang Deshun yang berperan jadi Zhang Sanfeng di HSDS 2019, disini berperan paman guru Wuji, lainnya ga kenal. Jika ingin menontonnya, bisa buka dan cari di Youtube, ada subtitle Inggris ataupun Indonesia. 


First Sword of Wudang ladies
Para Wanita di First Sword of Wudang


Informasi Drama

  • Judul: 武当一剑 / Wu Dang Yi Jian / First Sword of Wudang / Pedang Wudang 
  • Genre: Wuxia Tradisional
  • Jumlah Episodes: 39
  • Jaringan: CCTV-8
  • Perode Tayang: mulai 13 April 2021 - 2 Mei 2021
  • Lagu OST: One Sword One Meeting (一剑一见) oleh Sun Nan

Casting:

  • Yu Liao Yi as Geng Yujing
  • Chai Bi Yun as Zheng Qiao'er
  • Zhou Hang as Diongfang Liang
  • Sun Jia Yu as Lan Shuiling
  • Ma Xiao Wei as Wu Xiang
  • Yang Meng as Zheng Tiegang
  • Song Jia Lun as Ge Zhenjun
  • Wei Li Si as Geng Jingshi
  • Jiang Hong Bo as Lady Ximen
  • Dan Si Han as Mou Yiyu
  • Lin Yi Ting as Ximen Yan
  • Pan Hong as Chang Wuniang
  • Luan Jun Wei as Tang Er
  • Theresa Fu as He Yuyan
  • Wang Peng as Sun Yunhe
  • Liu Wei Ming as Wu Liang
  • Wang De Shun as Wu Ji
  • Ren Qing An as Cui Ying Yuan
  • Zhang Ya Kun as Hui Ke
  • Fa Zhi Yuan as Pan Shi
  • Bao Di as Prince Zhan
  • Yang Yue Xin as Princess Hu Tu An
  • Fu Zheng Yang as Bu Bai

Sabtu, 13 Maret 2021

Zhao Min (Tio Beng) semua versi Film dan Adaptasi

Zhao Min (Tio Beng dalam bahasa hokkien) adalah tokoh utama wanita dalam serial cerita Pedang Langit dan Golok Naga (to liong to / HSDS). Pendekar Wanita ini berasal dari etnis Mongol dan boleh dibilang merupakan keturunan keluarga kerajaan, sehingga dia mendapat gelar princess alias tuan putri, biarpun dia bukan anak langsung dari kaisar. Nama aslinya adalah Minmin Temür. Berikut adalah foto aktris pemeran Zhao Min (Tio Beng) di semua versi film adaptasi beserta serial TV. 

Sabtu, 12 Desember 2020

Review / ulasan berbagai versi adaptasi Smiling Proud Wanderer


Smiling Proud Wanderer
Linghu Chong 2013

Review ini bukanlah review dari saya pribadi, tetapi saya copy-paste dari review orang lain, jadi blogger singapura ini bernama Yanie atau apa gitu namanya, kemudian blognya sudah dihapus atau hilang, sehingga saya memunculin kembali reviewnya, mengingat cerita Pendekar Hina Kelana yang paling disering dibahas dan ditanya apa perbedaannya antara satu adaptasi dengan lainnya. Jadi disini saya hanya berfungsi untuk menerjemahkan ke bahasa Indonesia, saya sendiri hanya pernah menonton 1-2 adaptasi SPW.

Review ulasan ini membahas semua versi adaptasi Smiling Proud Wanderer yang bahasa indonesianya menggunakan judul pendekar hina kelana, dengan Linghu Chong (lenghou tiong) sebagai tokoh utamanya. Mayoritas jalan cerita versi adaptasi ada diubah oleh sutradara atau producernya dibanding novel aslinya.

Selasa, 27 Oktober 2020

12 Versi Adaptasi Zhang Wuji (Tio Buki)

 

Zhang Wuji
Zhang Wuji (Tio Buki) semua version


Sebagai penggemar cerita silat, tentu saja Anda gansis mengenal cerita to liong to, yang tokoh utamanya adalah Zhang Wuji (hokkien: Tio Bukie). Cerita to liong to ini sudah sangat sering diremake atau dibuat ulang adaptasinya ke layar lebar ataupun serial TV (drama). Total ada dua belas.

Jumat, 14 Agustus 2020

Adaptasi TV Liang Yusheng

Tidak seperti adaptasi Jin Yong dan Gu Long, untuk adaptasi Liang Yusheng tidaklah banyak, bahkan kalau ada dibuat adaptasinya pun biasa yang sering diambil adalah cerita Iblis Rambut Putih dan 7 Pedang. Berikut dibawah ini adalah daftar adaptasi Liang Yusheng yang dari tahun 2000 keatas:


Sabtu, 04 Juli 2020

Perbedaan cerita Meteor, Kupu-kupu, Pedang antara versi adaptasi TV 2010 dan Novel



𝗽𝗲𝗿𝗯𝗲𝗱𝗮𝗮𝗻 𝗠𝗲𝘁𝗲𝗼𝗿 , 𝗕𝘂𝘁𝘁𝗲𝗿𝗳𝗹𝘆, 𝗦𝘄𝗼𝗿𝗱 (𝗠𝗲𝘁𝗲𝗼𝗿, 𝗞𝘂𝗽𝘂𝟮, 𝗣𝗲𝗱𝗮𝗻𝗴) 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝘃𝗲𝗿𝘀𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗽𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗧𝗩 𝟮𝟬𝟭𝟬 𝗱𝗮𝗻 𝗡𝗼𝘃𝗲𝗹. 


Senin, 22 Juni 2020

Di saat Adaptasi Jin Yong "ngawur" soal cerita cinta para tokohnya

Ode To Gallantry versi 1989


Di saat Adaptasi  karya Jin Yong "ngawur" soal cerita cinta para tokohnya


Adaptasi TV tidak selamanya setia terhadap isi novel, biasanya producer suka mengubah cerita, beberapa producer bahkan cukup banyak mengganti jalan cerita. Berikut beberapa diantaranya yang melenceng dan berhubungan dengan topik "cerita cinta" tokohnya.

Minggu, 03 Mei 2020

[Rumor Film] The Legend of the Condor Heroes versi spin-off

Ada satu situs yang klaim bahwa akan ada 2 film drama yang menggunakan cerita berkaitan dengan The Legend of The Condor Heroes, dengan mengambil tema ilmu cakar tulang putih 9 yin dan 18 tapak penakluk naga, yang tentunya spin-off. Saya mencari informasi ini dibeberapa situs lain tetapi tidak banyak orang yang membicarakannya, jadi anggap masih sebatas rumor. ini juga pertama kali saya memuat sesuatu tentang "rumor berita"

Sabtu, 14 Maret 2020

Drama Wuxia Tradisional yg akan datang tahun 2020

Wuxia Tradisional (atau wuxia classic) sekarang ini sangat menurun trendingnya, didominasi oleh genre Xianxia (fantasy) dan Wuxia Romance yang berfokus terhadap cerita cinta dan romantis. Hal itu bukan hanya terjadi pada dunia novel, tetapi juga pada TV drama. Saat saya menjelajahi situs China, ada yang post daftar drama Wuxia Tradisional yang akan datang tahun 2020 ini. Saya tidak mengerti mandarin, sehingga menggunakan bantuan google translate. Ada judul-judul seperti Lu Xiaofeng, Chu Liuxiang yang sampai berulang-ulang, ntah kenapa sebabnya, mungkin karena beda perusahaan produksi, sutradara, ataupun beda cerita atau alasan lainnya.

Senin, 10 Februari 2020

[TV Drama]Para Wanita di Handsome Siblings 2020

Handsome Siblings 2020 merupakan seri TV drama yang menceritakan petualangan si kembar , yang sudah diadaptasi ulang sebanyak 8x , merupakan karya Gu Long (khu lung). Judul lain sangat banyak mulai dari The Twins, Pendekar Binal, Impeccable Twins, Legendary Siblings, dll.

Adatapsi tahun ini bisa dikatakan ceritanya cukup mendekati asli atau novel, menampilkan cukup banyak pendekar wanita (heroine) yang menarik, berikut sebagian diantaranya:

catatan: keterangan ringkas para tokoh akan di update lebih lanjut, pending dulu ya.

Kamis, 12 Desember 2019

[Review] Drama Sword Dynasty 2019

Sword Dynasty couple

Sword Dynasty drama 2019
Tokoh Utama Wanita di Sword Dynasty


Sword Dynasty diadaptasi dari Novel dan Anime (donghua/cartoon) dengan judul yang sama, dikarang oleh Wu Zui (无罪). Yang akan di review kali ini adalah berdasarkan adaptasi drama TV nya, bukan Sword Dynasty versi novel atau anime-nya. Ini pertama kalinya saya akan review adaptasi Drama Wuxia. Alasan untuk review drama tahun 2019 ini adalah karena memang sekarang sudah semakin jarang (atau langka) cerita Wuxia yang bergenre Classic Wuxia, sekarang mayoritas adalah bergenre Romance Wuxia (yg fokus cerita cinta) ataupun XianXia (fantasy). Ini hanyalah review atau sinopsis awal untuk memberi gambaran sekilas tentang cerita, tanpa memberitahu endingnya atau cerita akhir. 

Rabu, 31 Juli 2019

[Review] Twin of Brothers 2011 (The Dragons of Tang Dynasty)



The Dragons of Tang Dynasty (大唐双龙传 / da tang shuan long juan) adalah novel cerita silat yang ditulis oleh pengarang bernama Huang Yi (黄易).

Sabtu, 20 Juli 2019

Legend of Zu



The Story of Mt. Shu Swordsmen (Kisah Ahli Pedang dari Gunung Shu) adalah sebuah cerita silat yang di karang oleh Li Shoumin, yang memiliki nama pena Huanzhu Louzhu. Cersil ini lebih dikenal dengan nama the Legend of Zu . Karena serial drama banyakan menggunakan nama itu, orang-orang lebih akrab dengan nama itu. Novel Legend of Zhu ini tidaklah tamat , pengarangnya Li Shoumin pertama kali mengarangnya pada tahun 1930 , sampai pada tahun 1948. Pada tahun 1949, terjadi perubahan rezim , dan pengarangnya dipaksa untuk menghentikan cerita, sehingga novel ini tidak pernah tamat. Jumlah buku pada novel ini adalah 329 buku , dan memiliki lebih dari 5 juta kata, yang membuatnya menjadi salah satu novel wuxia terpanjang biarpun belum tamat. Li menciptakan tokoh jahat si Jubah Hijau dalam cerita Zu berdasarkan personalitas ayah mertuanya. Saat jaman penjajahan Jepang, Li pernah ditawan dan disiksa oleh tentara militer Jepang karena menolak untuk mendukung Jepang, untungnya dibebaskan berkat bantuan adik angkatnya, tetapi penyiksaan itu membuat matanya menjadi bermasalah secara permanen. Li Shoumin meninggal dunia pada tahun 1961. Salah satu cerita wuxia nya yang berjudul "Blades from the Willows" merupakan cerita wuxia pertama dalam sejarah yang pernah di sadurkan kedalam bahasa inggris. Cerita "The Legend of Zhu" seputar perselisihan dan pertarungan antara kelompok lulus melawan kelompok iblis (demon/evil), Demon ingin menguasai, sedangkan kelompok orang baik memiliki misi untuk bertahan, melindungi, dan menyelamatkan manusia dari invasi kelompok iblis. Untuk adaptasi TV nya, terkadang terkesan tidak connect ceritanya antara yang satu dengan yang lain, tidak tahu kenapa bisa begitu, mungkin karena mereka mengambil timeline yang berbeda, berhubung cerita novelnya sangat panjang.  Li merupakan salah satu pelopor cerita Wuxia era modern, yang kemudian nanti bermunculan pengarang seperti Jin Yong, Gu Long, Liang Yusheng dan lainnya. The Legend of Zhu juga boleh dibilang salah satu cerita bergenre Xianxia (fantasy) paling awal. Novel ini pernah disadur ke bahasa Indonesia dengan judul Siok San Kiam Hiap oleh Hay Teng Djin dengan jumlah 13 jilid.



Adaptasi TV:
  • Zu Warriors from the Magic Mountain (tahun 1983, Hong Kong film)
  • The Gods and Demons of Zu Mountain (tahun 1990, Hong Kong TV seri)
  • The Zu Mountain Saga (tahun 1991, Hong Kong TV series)
  • The Legend of Zu (tahun 2001, Hong Kong film)
  • Legend of Zu Mountain (tahun 2015, Chinese TV seri)
  • Legend of Zu 2 (tahun 2018, TV seri)
  • The Legend of Zu (tahun 2018, film buatan Zhu Lingfeng dan iQiyi)