HSDS2019

HSDS2019
Tampilkan postingan dengan label ROCH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ROCH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2021

13 Pengguna ilmu 18 Tapak Penakluk Naga

tapak naga di legend of condor heroes 2017
Guo Jing dalam legend of condor heroes 2017

KweeCeng (alias Kwe Cheng atau Guo Jing) adalah seorang pendekar yang terkenal akan ilmu 18 Tapak Penakluk Naga, tapi ada beberapa orang lagi pengguna yang menguasai atau mempelajari ilmu 18 tapak penakluk naga ini, baik yang hanya 1 jurus, maupun semua 18 jurusnya.  Ilmu 18 Tapak Penakluk Naga ini dipopulerkan oleh Jin Yong, sehingga yang akan dibahas adalah tokoh tokoh dalam cerita Jin Yong agar tidak bentrok dengan cerita silat lainnya. Berikut daftar pengguna ilmu 18 Tapak Penakluk Naga. 

Senin, 20 Juli 2020

[Cek Fakta] Akhir Cerita ROCH paling awal , Xiao Long Nu mati




apakah benar ini versi original dari ending ROCH? rumornya ini adalah cerita original yang dibuat Jin Yong sebelum beliau jilidkan novel edisi 1 ataupun terbitkan di surat kabar ming pao. Bahkan ada yang bilang Jin Yong sempat menerbitkannya di surat kabar koran Ming Pao sebelum ditarik kembali dan di revisi. Disini disebut Xiaolongnu meninggal dunia dan Yang Guo berakhir dengan Guo Fu. Jadi rumor ini sempat jadi hot topic didunia maya. Mari kita investigasi apakah benar?

Rabu, 01 Juli 2020

Organisasi/Partai/Kelompok yang ada di ROCH



Angela Baby




Tidak seperti pada cerita HSDS, tidak banyak partai yang muncul pada cerita ROCH (kembalinya pendekar rajawali), cerita hanya berpusat pada sekte Quanzhen, aliran kuburan kuno, partai pengemis, dan lembah tanpa cinta. Berikut nama-nama yang muncul pada cerita ROCH:

Rabu, 05 Februari 2020

Dugu Qiubai vs Sweeper Monk, siapa lebih kuat?

Keduanya adalah tokoh dalam novel karangan Jin Yong (chin yung). Mereka terkenal karena kesaktian dan tingginya ilmu silat yang sudah mencapai tahap susah ditandingi.

Sweeper Monk


Siapakah itu Sweeper Monk?

Sweeper Monk alias biksu penyapu adalah tokoh yang muncul dalam cerita Demi Gods and Semi Devils (pendekar negeri tayli), yang bertugas menjaga bagian perpustakaan Shaolin. Sweeper Monk bukan seorang biksu berpangkat tinggi.


Dugu Qiubai
Dugu Qiubai

Siapakah itu Dugu Qiubai?

sedangkan Dugu Qiubai adalah tokoh yang namanya disebut dalam tiga novel, yaitu: ROCH (kembalinya pendekar pemanah rajawali), SPW (pendekar hina kelana), dan DOMD (pangeran menjangan). Dugu Qiubai disebut sebagai seorang pendekar pedang kesepian karena tanpa tanding.

Sabtu, 07 Desember 2019

Kaitan DGSD dengan Trilogy Condor Heroes

    Cerita Pendekar Negeri Tayli alias Demi Gods and Semi Devils (DGSD) memiliki kaitan dengan cerita Trilogy Condor Heroes. Ending (akhir cerita) DGDS sampai awal LOCH itu sekitar 105-110 tahun , atau jika sampai cerita Guo Jing dewasa dan pertama kali kedunia persilatan adalah sekitar 123-129 tahun. Antara rentang waktu DGSD sampai LOCH sebenarnya pun terdapat kemunculan tokoh-tokoh hebat ataupun sakti, seperti Dugu Qiubai, Huang Shang, jendral Yue Fei, tokoh tokoh Shui Hu Zhuan (water margin), jendral Yang, mungkin juga pencipta ilmu kui hua, dll. sayang Jin Yong tidak terlalu memberikan banyak detail menyangkut hal itu.

    Rabu, 25 September 2019

    ilmu Pedang/Golok Berpasangan


    Dalam cerita Wuxia, sering digambarkan ada ilmu pedang yang dimainkan oleh 2 orang (atau sepasang) , berikut beberapa diantaranya:

    ilmu Pedang Hati Suci (dicerita ROCH)
    ilmu pedang dari aliran kuburan kuno, total terdiri dari 10 bagian. pada bagian  ketujuh dan diatasnya, seluruhnya tentang 2 orang bekerjasama melawan musuh. Dua pedang menyatu secara harmonis. Yang laki-laki menyerang, yang wanita bertahan, dan sebaliknya. Karena tidak khawatir serangan balik musuh, yang menyerang bisa menggunakan seluruh tenaga tanpa memikirkan pertahanan. Ketika menciptakan ilmu ini, Lin Chaoying tanpa sadar memiliki perasaan rindu kepada kekasih, kemudian merasuk ke jurus ini. ia membayangkan ketika dirinya menghadapi bahaya, tanpa memperdulikan keselamatan diri, Wang Chongyang  sekuat tenaga menolong dan menghalangi musuh. yang satu merasa sayang dan melindungi, yang satu mencari pertolongan, hati kedua nya menyatu. Untuk mempelajari ilmu ini, harus ada 2 orang latih bersama, jika ada kerasukan akan saling membantu, saling guide, hati kedua orang saling berhubungan. Tentu saja tidak wajib harus pasangan pria-wanita, karena saat era Lin Chaoying, dia berlatih dengan pembantunya yang kemudian diangkat menjadi murid, pembantu-nya ini tidak disebutkan namanya (kelak dia menjadi pewaris aliran kuburan kuno dan merekrut Xiao Long Nu dan Li Mochou sebagai muridnya). Tetapi jauh lebih efektif, kuat, dan maksimal jika dimainkan oleh sepasang kekasih, emosional memainkan peranan penting juga dalam ilmu ini. ilmu ini adalah hasil menggabungkan ilmu pedang Quanzhen dengan ilmu pedang Gadis Giok. Saat Lin Chaoying, pendiri aliran kuburan kuno, meciptakan ilmu ini, tanpa sadar dia sering berkhayal dan berimajinasi sedang bermain pedang bersama dengan pasangannya Wang Chongyang, dimana ilmu pedang ini akan menutupi segala kekurangan dan daerah kritis pada ilmu pedang Quanzhen, saling membantu , yang satu menyerang, satu bertahan , sehingga kedua ilmu pedang menjadi sangat sinkronisasi


    ilmu Pedang Hitam-Putih di cerita OTG
    sebenarnya ini bukan ilmu pedang berpasangan, nama ilmu nya pun tidak resmi, tetapi kedua pasangan Shi Qing dan Min Rou memiliki ilmu pedang yang sangat kompak saat mereka bersamaan menyerang musuh yang sama. Mereka keduanya berasal dari perguruan yang sama yaitu sekte Shanqing yang beraliran taoisme. Mereka telah bersama selama sekitar 20 tahun, tidak ada seharipun mereka berpisah, juga tidak ada hari dimana mereka tidak berlatih ilmu pedang bersama. Mereka telah mencapai tahap dimana masing-masing telah mengetahui jalan pikiran dan hati pasangan mereka, seolah-olah 2 orang menjadi 1. Mereka telah memahami konsep perpaduan dan separasi dalam permainan pedang berpasangan. 

    ilmu Pedang Gagak Emas + Xueshan di cerita OTG
    ini juga bukanlah ilmu pedang yang benar-benar diciptakan sebagai ilmu pedang berpasangan, tetapi ternyata 2 ilmu berbeda ini yaitu ilmu pedang Gagak Emas dan ilmu pedang Xueshan memiliki tingkat kerjasama dan perpaduan yang sangat baik. ilmu pedang gagak emas diciptakan oleh nenek Shi untuk mengalahkan ilmu pedang Xueshan milik suaminya, sehingga banyak dalam gerakan jurusnya menggunakan titik kelemahan dari ilmu pedang Xueshan, tetapi jika dimainkan bersama, maka bisa digunakan untuk menutupi kelemahan pada ilmu pedang Xueshan.
    Shi Potian yang menggunakan ilmu pedang Gagak Emas dan Bai Wanjian yang menggunakan ilmu pedang Xueshan dapat mengalahkan 2 kakek keluarga Ding (ding bushan dan ding bushi) , padahal secara individual, masing-masing dari mereka masih dibawah kemampuan bertarung salah satu kakek Ding. 

    ilmu Pedang Berpasangan di cerita Mandarin Duck Blades 
    ilmu golok/pedang ini memiliki 72 jurus. ilmu ini diberikan oleh Lin Yulong dan Ren Feiyang kepada pasangan Yuan Guannan dan Xiao Zhonghui. Lin dan Ren mendapati ilmu ini 3 tahun lalu sewaktu baru menikah tidak lama. Suatu hari saat mereka beradu mulut, mereka bertemu dengan seorang biksu, biksu itu memberi sebuah ilmu pedang yang terbagi menjadi 2 teknik pedang yang saling bertolak belakang dan berbeda, sehingga memerlukan 2 orang yang bekerjasama mengalahkan musuh dalam pertarungan. 2 teknik berbeda ini berprinsip Yin dan Yang, kombinasi yang sempurna, yang satu maju, satu mundur, satu menyerang, satu bertahan. si biksu mengatakan jika menguasai ilmu ini makan tidak ada yang bisa mengalahkannya. Tujuan si biksu adalah agar mereka sering berlatih bersama dan tidak berpisah karena sering bertengkar/adu mulut. Ilmu ini diciptakan oleh 2 orang pasangan pada jaman dahulu kala dengan berprinsip 2 hati menjadi satu, tak terpisahkan. Mereka berkeinginan untuk saling melindungi. Lin dan Ren tidak bisa menguasai ilmu pedang ini karena mereka sering bertengkar dan ga kompak. Yuan dan Xiao yang hanya menguasai 12 jurus dari total 72 , sudah mampu mengalahkan petarung terkuat dalam cerita Mandarin Duck Blades. oh ya, nama ilmu pedang ini benar-benar "Pedang Berpasangan" , kurang kreatif ya, haha.

    ilmu Pedang ChongLing di cerita SPW (pendekar hina kelana)
    berbeda dengan yang diatas-atas, ilmu pedang ini bukanlah sesuatu yang kuat jika digunakan untuk bertarung. ilmu pedang ini diciptakan oleh Linghu Chong dan Yue Lingshan saat mereka masih berpacaran di masa muda, saat mereka berlatih di air terjun sekitar puncak giok/kumala di gunung Huashan, mereka secara iseng menciptakan ilmu pedang ini, pedang ini lebih diperuntukkan untuk pertunjukkan , dimana puncak dari pertunjukkan adalah saat kedua pedang ini saling menyerang dengan cara menusuk dan ujung pedang keduanya bisa pas saling bertemu dan kemudian hasil dari bentrokan 2 ujung pedang itu membuat kedua pedang agak sedikit membentuk efek bengkok (tentu saja sangat berbahaya untuk melakukan ini, sehingga perlu pasangan yang sudah sangat dekat dan sering berlatih bersama dalam waktu lama).




    Rabu, 28 Agustus 2019

    Kenapa Quanzhen tidak terdengar lagi di novel lain?



    Sekte Quanzhen merupakan sebuah sekte besar yang muncul di cerita "Pendekar Pemanah Rajawali (loch)" dan "kembalinya pendekar rajawali (roch)", dan memainkan peran penting dalam cerita. Tetapi kenapa sekte Quanzhen tidak pernah dibicarakan ataupun muncul lagi di cerita/kisah Jin Yong yang lain seperti "Pedang Langit dan Golok Naga", "Pendekar Hina Kelana" , atau lainnya?

    berikut penjelasannya;

    Kamis, 01 Agustus 2019

    Sejarah kitab ilmu 9 Yin dan 9 Yang


    • lebih rekomendasi buka lewat komputer , karena layar HP terlalu kecil. jika pake HP, rekomendasi layar horizontal
    • jika mau lihat ukuran resolusi besar dan jelas, bisa klik gambarnya terus save , baru buka gambar yang di simpan



    Rabu, 24 Juli 2019

    Sekelumit masalah Guo Xiang



    Guo Xiang adalah anak dari pasangan pahlawan Guo Jing dan Huang Rong, dia seperti mewarisi gabungan kualitas baik ayah dan ibunya, berbeda dengan kakaknya Guo Fu. Dia muncul sebagai remaja 15-16 tahun pada cerita Kembalinya Pendekar Rajawali (the return of the condor heroes/roch) dan juga pada 2 bab awal cerita Golok Naga dan Pedang Langit (the heavenly sword and dragon saber/hsds). Dia adalah anak ke-2 dari 3 bersaudara.

    Biarpun Guo Xiang hanya muncul di beberapa bab terakhir novel cerita Return of the Condor Heroes, dan cuma di dua bab awal Heaven Sword and Dragon Saber, tetapi dia menjadi salah satu tokoh wanita yang paling di favoritkan, menunjukkan efek-nya sangat besar. Dia juga adalah pendiri dari partai Emei yang buddhisme dan nantinya akan menjadi terkenal dan besar di dunia persilatan serta disegani. Tidak banyak cerita yang diketahui bagaimana dia mendirikan partai Emei, kita cuma diberi sedikit informasi dimana kecintaannya terhadap Yang Guo (Yoko) , membuatnya mencari Yang Guo kemana-mana segala penjuru dunia dimulai dari umur 19 tahun , dan setelah mencari belasan tahun tanpa hasil alias nihil, akhirnya pada umur 40 tahun, menyerah dan mendapatkan pencerahan menjadi biksuni, kemungkinan tidak lama setelah itu mendirikan partai Emei.

    Senin, 08 April 2019

    Terjemahan nama tokoh di RocH (hokkien, mandarin, cantonese)

    Terjemahan nama tokoh tokoh di Kembalinya Pendekar Rajawali atau Pendekar Rajawali dan Pasangannya (The Return of the Condor Heroes / ROCH).














    Senin, 25 Februari 2019

    Guo Xiang

    Guo Xiang tahun 2006
    yang diperankan oleh Yang Mi

    Guo Xiang adalah salah satu tokoh wanita dalam karya novel The Return of The Condor Heroes (kembalinya pendekar rajawali/Sin Tiaw Hiap Lu/Shen Diao Xia Lu), dan namanya juga ada disebut dalam novel the Heavenly Sword & the Dragon Saber . Guo Xiang adalah anak ke-2 dari pendekar besar Guo Jing (kwee ceng) dan Huang Rong. Dia lahir disaat era kritis penyerangan Mongol terhadap kota Xiangyang, sehingga namanya diambil dari kota Xiangyang. Dia memiliki adik kembar bernama Guo Polu yang dimana nama itu diberikan oleh ayah mereka Guo Jing. Biarpun kembar, tetapi karena Guo Xiang duluan lahir, sehingga dia menjadi kakak daripada Guo Polu. Nama hokkien-nya adalah Kwee Siang.

    Kamis, 11 Oktober 2018

    Yang Guo (Yo ko)

    Yang Guo (Yo Ko) adalah tokoh utama dari novel The Return of the Condor Heroes (pendekar rajawali & pasangannya / kembalinya pendekar rajawali), yang merupakan karya Jin Yong. Sejak kecil, dia sudah terbiasa hidup mandiri setelah ibunya meninggal karena sakit parah disaat dia berumur 11 tahun dan bahkan ayahnya sudah meninggal sebelum dia lahir. 

    Yang Guo saat kecil mempunyai sifat nakal, kekanak2an, jahil, suka bermain. Karena menolak untuk mengalah dan menghibur Guo Fu, anak pendekar Guo, disaat kecil , kemudian dia keluar dari Pulau Persik dan berguru di sekte Quanzhen , disana dia juga tidak bertahan lama, karena sifat nakalnya dan tidak bisa dididik, akhirnya dia keluar dari Quanzhen dan bergabung dengan aliran Kuburan Kuno . Huang Rong sendiri tidak bersedia mengajarkannya ilmu silat dikarenakan rekam jejak ayahnya yang buruk, bahkan sampai dewasa nanti, Huang Rong tetap mencurigai dia. 

    Biarpun Huang Rong (oey yong) dan pendeta di Quanzhen tidak ingin mengajarinya ilmu silat, tetapi keberuntungan membuatnya mendapat ajaran ilmu dari 4 Greats (Hong Qigong, Ouyang Feng, tulisan Wang Chongyang, dan Huang Yaoshi), belum lagi ilmu Aliran Kuburan Kuno yang luas dan teknik pedang tetua Dugu. Yang Guo mempunyai wajah perawakan yang tampan, ditambah dengan mulut manis membuatnya disukai oleh banyak wanita .

    Yang Guo


    Jumat, 21 September 2018

    Guo Jing

    Guo Jing

    Guo Jing adalah seorang tokoh utama dalam cerita Pendekar Pemanah Rajawali karya Jin Yong. Nama hokkien dari Guo Jing adalah Kwee Ceng, mungkin nama ini lebih terkenal di Indonesia. Pendekar ini terkenal dalam menjaga kota Xiangyang dari serangan Mongol. Dia dan ayah kandung dari Yang Guo adalah saudara angkat.

    Kota Xiangyang merupakan pusat perbatasan penting dengan daerah kekuasaan Mongol, sehingga sangat kritis dan perlu dijaga ketat. Guo Jing sejatinya dibesarkan di Mongol dan mempunyai hubungan baik dengan keluarga Khan (mulai dari jengis khan, tolui, dll) . Tetapi dia tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Song. Saat bangsa Mongol menghancurkan negara Jin , berkeinginan untuk lanjut menyerang negera Song, dan memberi perintah rahasia jika Guo Jing melawan, akan dieksekusi. Guo Jing yang mengetahui ini kemudian melarikan diri dengan kuda merah nya.

    Guo Jing yang berperawakan mata besar, alis tebal, dada bidang dan wajah sekilas seperti sosok kasar, mempunyai sifat yang mementingkan negara diatas urusan pribadi, dan mempunyai pikiran yang lambat (sekilas kelihatan seperti bodoh), lambat dalam belajar, dan kaku. Dia seperti seseorang yang susah atau agak kesulitan untuk mengutarakan apa yang ada dipikirannya atau mengutarakan pendapatnya.

    Kwee Ceng
    Kwee Ceng di Legend of the Condor Heroes


    Keluarga Guo Jing adalah keturunan salah satu dari 108 pahlawan Liangshan (cerita Water margin/Suikoden) bernama Guo Sheng.  Guo Jing sangat lambat dalam mempelajari ilmu silat , biarpun dia memiliki keinginan yang keras dan tekun dalam belajar. Kekurangan itu lumayan terbantu saat dia memiliki tenaga dalam yang tinggi. Dengan rajin berlatih, tenaga dalam yang tinggi, dan orang-orang hebat yang mengajarinya, akhirnya dia berhasil menjadi seseorang tokoh yang sangat kuat. 

    Guo Jing pertama kali pergi ke daratan tengah pada umur 18 tahun, saat itu dia masih belum mengetahui perjanjian yang dilakukan Qiu Chuji dan 7 orang aneh dari Jiangnan. Disitu dia bertemu dengan seorang gelandangan, yang kemudian menjadi teman pertama dia di daratan tengah, nantinya "teman" itu diketahui merupakan seorang wanita yang sedang menyamar, dan kelak menjadi kekasihnya (yaitu Huang Rong). Guo Jing sebelumnya sempat ditunangkan dengan Koji, putri Jenghis Khan, sehingga sempat membuat masalah menjadi rumit, apalagi dia tidak pernah mengatakannya kepada Huang Rong perihal itu.
    Guru Guo Jing adalah 7 orang aneh dari Jiangnan, tapi sebenarnya yang melatih dia hanya 6 orang, karena satu telah meninggal dunia sebelum sempat melatihnya, padahal orang itu dikatakan memiliki karakteristik yang paling cocok dan mirip dengan Guo Jing (pikiran lambat), dimana ilmu silatnya pun kasar tanpa banyak perubahan sehingga cocok dengan tipikal Guo Jing. Selain 6 guru itu, dia juga dilatih oleh Ma Yu dari Quanzhen, tetapi Ma Yu tidak pernah mengangkatnya menjadi murid apalagi jadi anggota Quanzhen. Kemudian dia dilatih oleh tetua partai pengemis Hong Qigong, diajarin 15 tapak penakluk naga, saat itu dia belum diangkat menjadi murid Hong Qigong jadi cuma diajarin 15 tapak, dan Guo Jing sempat membuat sendiri 3 jurus palsu untuk melengkapi 18 tapak saat melawan Ouyang Ke.

    Selain bertarung dan ilmu silat, Guo Jing juga ahli memanah dan berkuda, salah satu hal menghebohkan yang dia lakukan adalah saat memanah 2 ekor elang dengan sekali tembakan, saat itu dia menggunakan panah dan busur milik Jebe, yang lebih berat dari busur umumnya. Karena keahlian memanahnya itu juga, dia sering digambarkan menggunakan panah sebagai ciri khas atau ikonnya, padahal sepanjang cerita dia sendiri jarang memanah. 

    Pada akhir novel the legend of the condor heroes, Guo Jing menjadi orang terkuat ke-7 yang masih hidup di era itu, cuma dibawah 4 "the Greats" , Zhou Botong, dan Qiu Qianren (hampir2 imbang). Suatu hasil yang menakjubkan untuk usia yang masih begitu muda.

    Guo Jing Kwee Ceng

    -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Biodata Guo Jing

    nama hokkien: Kwee Ceng
    julukan: Pendekar Utara

    umur:

    • 7-8 tahun (saat di latih 7 orang aneh Jiangnan di Mongol)
    • 16 tahun (saat bertemu Ma Yu)
    • 18 tahun (start novel setelah dewasa)
    • 19 tahun (saat membantu mongol menyerang negara Khoresm)
    • 20 tahun (perkiraan saat end loch)
    • 33 tahun (perkiraan awal roch)
    • 38 tahun (saat bertemu yang guo dewasa di gathering pengemis)
    • 40 tahun (saat yang guo berpisah dgn xiao long nu)
    • 56 tahun (post-16 tahun)
    • 68-69 tahun (saat meninggal mempertahankan Xiangyang) 

    Orang Tua:

    • ayah: Guo Xiaotian
    • ibu: Li Ping
    Partai/Organisasi: Tidak ada

    Hubungan Asmara:

    • Huang Rong
    • Hua Zheng
    • Mu Nianci (dijodohkan Qiu Chuji dan Yang Tiexin)
    • Cheng Yaojia (sepihak)
    • Qin Nanqin (edisi 1)

    Saudara Angkat:

    Guru dan Pengajar:

    • 7 orang aneh Jiangnan (hanya sisa 6 orang) - Guru resmi
    • Ma Yu - pengajar bukan guru
    • Hong Qigong - Guru resmi
    • Jebe - pengajar bukan guru
    • Zhou Botong - pengajar bukan guru
    • Huang Yaoshi - pengajar bukan guru
    Murid dan anak:
    • anak: Guo Fu, Guo Xiang, Guo Polu
    • murid: Wu bersaudara, Yang Guo(cuma sebentar), Yelu Qi
    Senjata:
    •  Busur Panah
    •  Pisau Belati dari Qiu Chuji
    •  Golok emas (pisau) dari Jenghis Khan
    Hewan Peliharaan
    • Sepasang Elang Kembar
    • Kuda Keringat Merah
    • Anjing kecil

    Ilmu Silat

    dari Tujuh Orang Aneh Jiangnan(tepatnya 6 orang, karena 1 sudah meninggal diawal cerita)
    • Melepas sendi mencabut tulang (Disconnect the Muscles and Separating the Bones) dari Zhu Cong
    • ilmu Tombak dari Quan Jianfa
    • Ilmu Tapak Pemecah Gunung (membelah gunung) dari Nan Xiren
    • ilmu Tapak Gunung Selatan dari Nan Xiren
    • ilmu tapak Pembuka Gunung dari Quan Jianfa
    • Ilmu Tongkat Penakluk Iblis dari Ke Zhen'e
    • Ilmu Cambuk Naga Emas dari Han Baoju
    • Ilmu Golok Pegunungan Selatan *
    • Ilmu Tombak Huyan *
    • Ilmu Pedang Gadis Yue dari Han Xiaoying
    • "tidak disebut namanya", ilmu kaki mirip bebek mandarin, diajarin Hao Baoju
    • Jurus Melucuti Tangan Kosong (ilmu Tangan Kosong Merebut Senjata)
    • jurus ikan kakap berdiri tegak
    • jurus tinju Harimau Hitam menerang jantung (jurus yang menyerang dada, gurunya berpesan agar jangan pernah menggunakan ini saat berlatih dengan Han Xiaoying)
    • dasar ilmu ringan tubuh diajarkan oleh Zhu Cong, Quan Jinfa, Han Xiaoying
    dari Hong Qigong
    • 18 Tapak Penakluk Naga 
    dari Ma Yu
    • Tenaga Dalam Quanzhen dari Ma Yu
    • ilmu meringankan tubuh Burung Welilis Emas (ed.1) - Flight of the Golden Eagle (ed.2) - Angsa Liar Emas (ed.3 hal 304) dari Ma Yu
    dari Zhou Botong
    • 72 jurus Tinju Kosong
    • Ilmu membagi 2 pikiran dan ilmu kedua tangan saling bertempur
    • prinsip ilmu Quanzhen, Tenaga Dalam, juga jurus Quanzhen
    • berbagai teori dari kitab ilmu 9-Yin
    dari orang Mongol
    • Teknik memanah dan ilmu tombak dari Jebe
    • ilmu Gulat Mongolia diajarin Jebe dan Borokul
    • bab menarik otot mengerutkan tulang
    • teori ilmu menggerakkan sukma (cuma teori, tidak tahu apakah dia bisa melakukannya)
    • ilmu pedang
    • Tenaga Kapas Terbang
    • ilmu memulihkan luka dalam
    • berbagai teori dari kitab 9-Yin
    dari Biksu Yideng:
    • mendapat pencerahan lebih mengerti isi 9-Yin saat Yideng sedang menyembuhkan Huang Rong, dan penjelasan intisari terpenting dari 9-Yin yang dalam bentuk bahasa sansekerta diterjemahkan oleh Yideng
    • Yideng memberi pengarahan intisari ilmu silat selama 2 jam kepada Guo Jing, Huang Rong, dan 4 muridnya sesaat sebelum mereka berangkat pergi
    lain-lain:
    • Meniru ilmu jari matahari (hanya luarnya)
    • ilmu meringankan tubuh Tangga ke Surga atau naik tangga ke surga (Stairs to Heaven/上天梯) 
    • Teknik Jari Peluru / Menjentik Jari dari huang yaoshi, saat di LOCH masih cuma meniru, di ROCH sudah diajarin.
    • Pengetahuan Formasi Tujuh Bintang Utara atau formasi bintang biduk Quanzhen
    • diberi tips ringan tipu muslihat oleh Qiu Chuji 
    • meminum darah ular khusus, edisi 1 dan 2 meningkatkan tenaga dalam dan anti racun, sedangkan edisi 3 jadi cuma anti racun
    • jurus Menyangga Balok Atap Mengganti Pilar
    • jurus Dengan Mudah Mendorong Perahu
    • pernah menciptakan 3 jurus tapak palsu, ciptaan sendiri saat melengkapi 18 tapak
    • menekan ribuan kilogram
    Jurus-jurus yang tidak jelas dari ilmu apa (semua di loch):
    • jurus Burung feng terbang naga naik (pedang) *
    • jurus Membalik badan memetik buah
    • jurus Melangkah maju menjinjing keranjang
    • jurus Menggeser awan melihat matahari (tongkat)
    • jurus tapak Membariskan Awan Mendorong Bulan (jurus tapak, tapi bukan dari 18 tapak, karena GJ menggunakannya sebelum belajar 18 tapak naga)

    Keahlian lain:

    • Taktik perang dari kitab Wumu yang dibuat jendral Yue fei
    • Mahir Berkuda
    • Anti Racun
    • Berenang dan mengatur pernafasan di air oleh Huang Rong
    • menulis oleh Zhu Cong
    • bahasa Mongol
    • cara menjinakkan kuda dari Hao Baoju

    Sabtu, 24 Februari 2018

    Ilmu 9 Yin


    Kitab 9 Yin diciptakan oleh seorang ahli silat bernama Huang Shang, ahli silat ini diangkat oleh Kaisar Huizong menjadi pejabat pemerintahan tingkat tinggi yang tugasnya mencari dan mengkompilasi semua kitab yang berhubungan dengan Taoisme yang ada dibumi, ya boleh dibilang Kaisar itu agak maniak taoisme sampai mengumpulkan semua kitab gitu. Kitab taoisme itu didalamnya ada tentang ajaran Tao, Filosofi, ilmu penyembuhan, ilmu silat, dll . Setelah Huang Shang mengkompilasi-nya dan mengukir ke dalam kitab kayu , didapatlah total 5.481 jilid , yang disebut dengan nama Kitab Tao Abadi.  
    Seperti yang disebutkan diatas, kitab-kitab Tao tersebut ada yang menyangkut ilmu silat, Huang Shang kemudian mempelajari berbagai ilmu silat itu, kemudian dia menjadi ahli silat yang hebat biarpun tanpa guru (alias belajar sendiri), jadi boleh dibilang dia adalah seseorang dengan bakat langka.

    Suatu waktu, Huang Shang diperintah oleh kaisar Huizong untuk menghancurkan sebuah sekte sesat dari Persia yang disebut sekte Mani (atau juga disebut sekte Ming) , Sekte Ming ini tidak mengakui ajaran Tao sedangkan kaisar Huizong cuma percaya Taoisme, sehingga kaisar menganggapnya sesat. Pasukan pemerintahan menyerang salah satu markas benteng sekte Ming tapi gagal,  dalam pertempuran itu Huang Shang berhasil membunuh beberapa anggota sekte Ming, tapi ternyata anggota-anggota sekte Ming yang mati itu berasal dari berbagai partai, perguruan, atau aliran lain, sehingga saudara seperguruannya ingin membalas dendam terhadap Huang Shang. Mereka berkumpul bersama dan kemudian mencari Huang Shang. Huang Shang berhasil membunuh beberapa orang ahli silat dari berbagai aliran, sayangnya jumlah mereka yang kuat terlalu banyak dan karena kalah jumlah , tenaga Huang Shang terkuras dan tidak mampu mengalahkan semuanya. Huang Shang kemudian melarikan diri dan bersembunyi selama 40 tahun dan meneliti berbagai ilmu silat yang digunakan oleh para ahli silat itu dan menciptakan penangkalnya (counter-nya) . Setelah Huang Shang kemudian berhasil mempelajari dan meneliti hampir semua ilmu silat musuh-musuhnya dan menciptakan ilmu-ilmu untuk men-counter-nya, kemudian bersiap untuk melawan kembali musuh-musuh lamanya. Ternyata semua musuh-musuhnya telah meninggal dunia, 40 tahun berlalu begitu cepat, musuh-musuhnya ada yang meninggal alami, karena sakit, ataupun sebab lain. Ada satu yang masih hidup, tapi sudah menjadi nenek-nenek umur 60an yang kurus dan terbaring di ranjang. 

    Huang Shang merasa kecewa karena dia telah bersusah payah memikirkan segala ilmu silat bermacam perguruan tetapi akhirnya tidak digunakan, kemudian dia menuliskan semua ilmu silat yang dia ketahui dan pelajari selama hidup kedalam 2 jilid kitab, yang disebut kitab 9-Yin. Beberapa ilmu musuh itu di modif sendiri oleh Huang Shang saat dirasakan terlalu sesat, ditambahi unsur filosofi Taoisme. Beberapa bagian pada buku kitab 9 Yin menggunakan bahasa Sansekerta, tujuannya agar jika buku kitab 9 Yin ini jatuh ke tangan orang jahat, maka dia tidak akan berhasil mempelajari semuanya, karena dianggap orang yang mengerti Sansekerta harusnya memiliki dharma tinggi.
    Kitab 9 Yin volume 1 isinya tentang ilmu Tenaga Dalam, ilmu Tinju, pedang, teori formasi , ilmu penyembuhan. Sedangkan volume 2 berisi ilmu cambuk , ilmu tapak , ilmu cakar. Juga terdapat ilmu hipnotis, penyusutan tubuh, teknik pernafasan, ilmu totok nadi dan melepaskannya, tetapi tidak dijelaskan terdapat di volume berapa.

    Beberapa ahli silat atau orang yang pernah mempelajari , hanya membaca sekilas, ataupun yang berhubungan/terkait dengan ilmu 9-Yin adalah:
    • Guo Jing
    • Huang Rong
    • Hong Qi Gong
    • Huang Yaoshi
      biarpun dia berjanji untuk tidak mempelajarinya setelah meninggalnya sang istri, tetapi pada akhirnya dia juga ada melihat lihat isi, ini dibuktikan dengan cerita bahwa 9 Yin Bone Claw yang dipelajari oleh Zhou Zhiruo , telah di modif oleh Huang Yaoshi , sehingga lebih mudah dan ringkas untuk dipelajari, tidak membutuhkan waktu lama/singkat, dan tidak menimbulkan banyak efek negatif seperti yang terjadi pada Mei Chaofeng.
    • Yi Deng
    • Wang Chongyang
      Biarpun Wang Chongyang melarang semua murid perguruannya untuk tidak mempelajari 9-Yin, tetapi pada akhirnya Wang Chongyang sendiri melihatnya, itu dibuktikan dari tulisan gua  yang dialamatkan kepada Lin Chaoying, Wang Chongyang menggunakan bagian-bagian dari ilmu 9-Yin untuk counter Jade Maiden (ilmu gadis Giok/Kumala/Suci). 
    • Yang Guo
    • Xiao Long Nu
    • Zhang Wuji
      Zhang Wuji mendapat kitab ini dari Zhao Min, yang dicuri dari Zhou Zhiruo, biarpun di novel tidak dibilang wuji mempelajarinya, tapi dia ada 2x melihat isinya, yang pertama saat zhao min menyerahkan kepadanya, yang kedua saat penyerangan Mongol ke Shaolin, saat yang kedua kali dia melihat cukup lama sampai beberapa halaman , sebelum pindah buku ke buku strategy perang Wumu. Dia tidak mempelajarinya, tetapi memiliki kitab itu, sehingga namanya patut disebut.
    • Zhou Zhiruo
    • Guo Xiang
      edisi 1 dan edisi 2 dibilang Guo Xiang pernah mendengar teori 9-Yin dari ayahnya Guo Jing, ini dibuktikan saat biksu Jue Yuan melafalkannya, Guo Xiang heran kenapa yang dilafalkan semuanya bertolak belakang dengan yang dibilang ayahnya. pada edisi ke-3 , kalimat ini dihapus. Bahkan Zhou Zhiruo bilang kepada Wuji jika ilmu 9 yin tidak ada diwariskan ke guru miejue, bahkan Guo Xiang sendiri tidak berhasil mempelajarinya.
    • Mei Chaofeng
    • Cheng Xuanfeng
    • Huang Shang
    • Zhou Botong
    • Yellow Dress Maiden / Gadis berjubah kuning / Nona Yang
    • musuh HuangShang (pemilik ilmu cakar tulang putih original)
      musuh utama Huang Shang menggunakan  White Bone Claw untuk membunuh adik Huang Shang dan juga anggota keluarga lain, jurus cakar ini merupakan versi original yang lebih jahat, kemudian Huang Shang mempelajari jurus ini kemudian memodifikasi nya dengan menaruh filosofi Taoisme untuk mengurangi aura kejam, juga membuatnya lebih menggunakan banyak unsur tenaga dalam. Kemudian Huang Shang menaruhnya dalam buku 9 Yin jilid 2.
    • orang sekte ming yang menggunakan white bone claw versi unorthodox
      tidak disebutkan siapa namanya, dan cuma minor role dalam flashback, dia menggunakan versi yang lebih sederhana dan lemah dan tidak original
    • Ou Yangfeng
      mempelajari versi salah yang telah di ubah-ubah oleh Huang Rong dan Guo Jing, banyak yang menamai nya 9-Yin Reverse, biarpun huang rong tidak mengubah isi 9-Yin dengan merubahnya secara reverse (terbalik), tapi mungkin karena saat bertarung, Ou Yangfeng sering balik dimana tangan ke tanah, kaki keatas.
    • Biksu wilayah barat yang melukai Chang Yuchun
      Biksu itu menggunakan Tapak Penghancur Jantung, biarpun tidak dibilang berasal darimana dia belajar, bisa saja dari ilmu 9-yin ataupun dari original ilmu tapak sebelum dimasukkan ke 9-yin, tapi karena ada kemungkinan itu, maka dimasukin juga kedalam list.
    • Song Qingshu
    • Biksu pencipta ilmu 9-Yang
      pada novel edisi terbaru, Jin Yong merevisi cerita tentang asal-usul ilmu 9-Yang. Biksu yang tidak dibilang namanya ini adalah mantan Konfusias, kemudian Taoisme, kemudian beralih ke ajaran Buddha, setelah mengalahkan Wang Chongyang di adu minum arak, dia diperbolehkan untuk mengintip isi kitab 9-Yin, dari disitu dia merasa ilmu ini terlalu dominan unsur 9-Yin, kemudian menciptakan ilmu 9-Yang.
    • Ouyang Ke
      pada ujian mencari menantu di pulau bunga persi, Ouyang Ke di suruh menghafal isi beberapa halaman daripada kitab 9-Yin.
    • Nyonya Huang, A Heng , istri dari Huang Yaoshi
      menghafal diluar kepala isi kitab 9-yin, terus menyalinnya (copy 2x, yang ke-2 tidak lengkap)
    • mungkin pada novel edisi lama, adik seperguruan Yi Deng, biksu dari India, yang menerjemahkan 9-Yin bagian sankrit, tetapi pada edisi baru, Yi Deng mengerti sankrit.
    • Pencipta 9-Yin di novel edisi lama adalah Dharma/Damo, pendiri Shaolin

    Di dalam kitab 9 Yin terdapat beberapa ilmu silat yang diantaranya adalah:
    • Cakar Tulang Putih
    • Cambuk Ular Putih
    • Tapak Penghancur Jantung
    • Mengganti Otot Menempah Tulang
    • Metode Kontraksi dan Penyusutan Perut
    • Teknik Hipnotis Mengubah Jiwa
    • Metode Pernafasan tingkat tinggi
    • Tenaga Dalam 9-Yin
    • Tenaga Dalam buatan Huang Shang
    • Tinju Maha Iblis 
    • berbagai ilmu silat dari musuh Huang Shan
    • counter2 ilmu silat musuh Huang Shang yang dibuatnya sendiri
    • Teknik melepaskan totokan
    • Teknik Penutupan udara
    • ilmu bertahan Gelombang Tangan 5 Senar
    • Kungfu Henglian
    • dan masih banyak lagi....